The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 60


__ADS_3

Hari demi hari berlalu kini tiba saatnya Arsen wisuda. Arsen dan Adel memang wisuda di tahun yang sama tetapi di tanggal yang berbeda kan mereka beda kampus dan hari ini Arsen yang wisuda bersama kedua sahabatnya yaitu Han dan Wisnu. Reza,suci,Adel,dan Alana sudah pasti hadir diacara itu. Selain Reza dan Suci orang tua Arsen tetapi Suci juga pemilik kampus itu. Irfan,Lisa,Leoni dan Serena juga hadir disana. Yang lainnya tidak datang karena setelah Adel wisuda,mereka semua akan mengadakan pesta jadi nanti dipesta itu barulah mereka datang semua


"Mi,Pi,Arsen duluan ya." Kata Arsen pada suci dan Reza saat menuruni anak tangga


"Loh kok gitu,kita kan bisa bareng aja." Ketus Adel yang kini sudah ada disana


"Kamu sama mami dan papi aja,aku ada urusan dulu."


"Loh sen,kamu gak sarapan dulu?" tanya suci


"Nanti aja mi,Arsen harus segera berangkat." Kata Arsen pamit pada kedua orang tuanya


"Kok Arsen buru-buru gitu mi,emangnya dia mau kemana?" Tanya Adel


"Gak tau tu,mami aja pusing melihatnya." Jawab suci sambil menata makanan di atas meja bersama pembantunya


Sebenarnya Arsen tidak ada keperluan tetapi dia tidak mau terlalu mencolok jika datang bersama kedua orang tuanya,makanya dia berangkat duluan.


"Han,Wisnu!" Panggil wanita yang usianya mungkin sudah 50an


"Iya Bu." Jawab mereka bersamaan ketika hendak ke meja makan


Yang memanggil mereka adalah ibu panti,yang telah mengasuh mereka sejak bayi hingga sekarang


"Akhirnya kalian selesai juga,ibu bangga pada kalian berdua,kalian lulus sebelum waktunya. Apa kalian akan pergi dari sini jika sudah mendapatkan pekerjaan?" tanya ibu panti dengan wajah yang sedih


"Bu,walaupun kamu sudah bekerja dan tidak tinggal disini lagi,ibu tidak perlu khawatir karena kami akan selalu kesini mengunjungi ibu dan adik-adik,disini tetap rumah pertama kami Bu,disini kami dibesarkan dan di didik,tidak mungkin Kami melupakannya. Ibu adalah orang tua kami."Kata Han pada ibu panti


"Han benar Bu,kami tidak akan pernah meninggalkan kalian semua ya walaupun suatu saat kami tinggal di tempat yang berbeda tetapi kami tetap selalu kesini." Lanjut Wisnu

__ADS_1


"Ya sudah kalian makan duluan,ibu siap-siap dulu." Han dan Wisnu lalu sarapan sedangkan ibu panti pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap ingin menghadiri acara wisuda kedua pria yang sudah dia anggap anak sendiri


Kini semua sudah hadir di kampus Arsen,harusnya hanya 2 orang perwakilan yang bisa masuk kedalam tetapi karena suci pemilik kampus maka keluarganya di perbolehkan untuk masuk semua. Disana juga ada Serena. Serena kini bersahabat dengan Leoni,bahkan Arsen pun kini dekat dengan Serena walaupun orang tuanya belum mengetahui. Serena merupakan anak dari pengusaha tambang batu bara dan emas yang terkenal dari negara I yaitu Bagaskara Dirgantara dan Sonya Pradipta,mereka 1 negara tapi beda dengan kedua orang tua Arsen. Kedua orang tua Serena meninggal karena kecelakaan saat dia masih SMA,maka dari itu untuk menghilangkan kesedihannya dia memutuskan untuk kuliah keluar negeri yaitu negara P. Di negara I dia tinggal bersama om dan tantenya dimana omnya itu merupakan adik dari ayahnya yang kini mengelola perusahaan ayah Serena. Serena mempunyai Kakak sepupu yang berbeda hanya 1 tahun darinya tetapi hubungan mereka tidak baik karena kakak sepupunya itu sangat berkuasa dirumahnya bahkan dia seolah-olah adalah pemilik rumah itu,padahal mereka hanya numpang dan karena ayahnya yang kini memimpin perusahaan ayah Serena makanya mereka tinggal di rumah itu. Semua harta Bagaskara otomatis jatuh pada Serena sebagai putri tunggal tetapi dengan manipulatif dari omnya sehingga kini omnya yang memimpin perusahaan dengan alasan Serena masih harus kuliah dan fokus.


Waktu sudah menunjukkan jam 8.00 itu tandanya acara akan segera dimulai. Satu persatu mahasiswa/i di panggil ke atas untuk menerima ijazah,setelah semua selesai kini pengumuman mahasiswa berprestasi dan yang akan mendapatkan beasiswa lanjut S2.


Arsen sama sekali tidak perduli jika dia tidak menerima beasiswa karena dia sanggup membayar kuliah,bahkan kuliah di kampus milik orang tuanya saja dia tetap membayar sesuai dengan peraturan.


"Baiklah sekarang kita akan mendengarkan siapa mahasiswa berprestasi tahun ini dan siapa yang akan mendapat beasiswa." Kata MC


Satu persatu nama mahasiswa yang berprestasi di panggil ke atas. Arsen merupakan mahasiswa dengan nilai paling tinggi,disusul Han dan Arsen serta mahasiswa berprestasi lainnya,Suci yang merupakan pemilik kampus maju ke depan memberikan hadiah pada yang berprestasi.


Ibu panti sangat senang hingga meneteskan air mata saat nama Han dan Wisnu di sebut. Dengan bangganya ibu panti itu maju ke depan lalu memeluk anak asuhnya.


"Selamat ya untuk kalian berdua,ibu bangga sama kalian,kalian memang anak-anak yang pintar." kata ibu panti saat selesai memeluk mereka berdua


Acara pun selesai,Semua keluarga menghampiri Arsen mengucapkan selamat


"Selamat sayang,kamu sudah bikin kami semua bangga." Kata suci memeluk sang anak


"Iya kamu memang anak papi yang membanggakan." Gantian kini Reza yang memeluk arsen


"Akhirnya apa yang diidamkan selama ini selesai juga." Kata Adel memeluk sang kakak


dan begitu selanjutnya keluarga yang lain hingga pada akhirnya Serena yang mengucapkan selamat


"Selamat ya,semoga ilmunya bisa bermanfaat untuk semua orang,aku bangga sama kamu." Kata Serena menghampiri Arsen tetapi tidak memeluknya ya


"Makasih ya kamu sudah mau datang." balas Arsen,semua keluarga suci menatap kejadian itu dan bertanya-tanya siapa wanita itu,kecuali Leoni yang memang sudah tahu

__ADS_1


"Ini siapa ya?" Tanya suci menghampiri mereka


"ah..saya Serena Tante teman kelas Arsen dan Leoni tapi itu sebelum Arsen ujian." jawab serena


"Oh..teman Arsen."


"Calon mantu Tante!" Teriak Leoni saat melihat suci menghampiri Serena


"Yang benar itu?" tanya Reza


"Bukan kok om,Kami hanya berteman aja." Jawab Serena sedikit gugup


"Mami,papi, apa-apaan sih nanya kayak gitu. Kamu juga dasar wanita ya selalu aja asal bicara." Kata arsen


"Iya juga tidak masalah kok. Ya kan Ci?" kata Irfan ganggu Arsen


"Sudah gak usa ganggu Serena terus,ayo kita lanjut foto,emang kalian gak mau foto?" Timpal Lisa yang melihat Serena semakin malu akhirnya mengakhiri gangguan mereka


"iya ni,ayo kita foto." Kata Alana yang berada di dekat Lisa


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Komen


♈Like

__ADS_1


__ADS_2