
"2 hari lagi kita akan mengadakan syukuran atas wisudanya Arsen dan Adel." Kata Hasna
"Iya ma,tapi tidak perlu terlalu ramai,cukup keluarga saja dan undang anak panti." Kata Yanti
"Kenapa memangnya,bukannya baik jika kita mengundang wartawan sekaligus memperkenalkan Arsen dan Adel pada dunia bisnis agar tidak ada yang menindas mereka." Kata Hasna
"Gak perlu nek karena Arsen dan Adel tidak akan setuju,mereka akan mulai semua perlahan agar mereka bisa mengetahui mana yang bisa dipercaya dan mana yang harus disingkirkan." Kata Suci yang baru saja dari kamarnya
"Baiklah jika itu memang kemauan mereka." Kata Hasna pasrah dengan keputusan cicitnya
"Hari ini orang tua Reza sampai kan dari negara P?" tanya Hasna
"Iya nek,sudah ada sopir yang menjemput mereka." jawab suci
"Lalu yang lainnya mana?"
"Maksud nenek anak-anak semua?"
"Iya,Arsen,Adel,Alana dan Leoni."
"Mereka di belakang nek,entahlah apa yang mereka kerjakan." kata suci
"Suci ibu dengar kalau Adel mempunyai pacar di negara A dan kalau tidak salah pria itu adalah anak pemilik kampus tempat Adel kuliah?" Tanya Yanti
"Yang suci dengar sih iya Bu,tapi ya kita kan gak tau jodoh biar sajalah mereka menikmati masa mudanya sebelum mereka semua sibuk mengurus perusahaan karena setelah mereka memegang twins company,kedepannya pasti mereka akan mengendalikan perusahaan Reza dan juga perusahaan suci,ibu kan tahu kalau Alana itu tidak mempunyai minat di bisnis apalagi untuk terjun bergabung di perusahaan,dia itu lebih suka jadi model." Jawab suci
"Kamu benar juga,kita sebagai orang tua hanya bisa mendukung mereka jangan sampai mereka tertekan." Kata Hasna
"Iya nek suci tidak pernah melarang mereka selagi itu tidak diluar batas."
Keesokan harinya dinegara A Vero,Berlin dan Jo sedang bersiap-siap untuk berangkat ke bandara,mereka berangkat jam 8 pagi.
"Mom,dad,Vero berangkat dulu ya." Pamit Vero pada kedua orang tuanya
"Iya sayang kamu hati-hati ya disana,salam buat nyonya Hasna." Kata Clarisa
"Siapa itu mom?" tanya Vero karena dia tidak mengetahui siapa itu Hasna,dia hanya tahu nama orang tua Adel
"Dia itu istri dari tuan Wiraguna pemilik dan pendiri arwana grup yang sekarang telah di miliki oleh anak dan cucunya." Kata Clarisa menjelaskan
"Oh iya mom,kalau gitu Vero berangkat ya,pasti Berlin dan Jo sudah ada di bandara. Mereka kan sudah tidak sabar untuk segera sampai disana." Kata Vero
__ADS_1
"Iya sayang." Vero berangkat ke bandara diantar sopir karena dia tidak mau merepotkan orang tuanya,lagipula orang tuanya juga harus ke kantor
Selang beberapa menit Vero akhirnya tiba di bandara dan benar saja kalau disana sudah ada Berlin dan Jo menunggunya
"Lama banget sih kak Vero ini." Kata Berlin Kesal
"Tadi macet terus,lagipula kan masih lama pesawatnya." Kata Vero langsung duduk disamping Jo
"Tau ni Berlin dari tadi tu ngomel terus karena kamu lama,dia sudah tidak sabar segera sampai disana." Kata Jo
"Tapi apa kalian tahu alamat Adel?" tanya Vero
"Gak perlu tau alamatnya,kita hanya perlu mengatakan kerumah tuan Wiraguna,pasti semua sopir taksi disana tahu." Jawab Berlin
"Tapi aku dengar kalau disana itu tidak sembarang bisa masuk,penjagaannya sangat ketat."
"Kan kita tinggal bilang saja teman Adel dari negara A,pasti langsung di kasih masuk." Berlin terlalu percaya diri untuk bisa masuk kesana,padahal yang dikatakan Vero benar kalau mereka akan susah masuk kesana
"Kenapa kita tidak menghubungi Adel aja dulu,jadi nanti penjaga disana tidak menanyakan yang aneh-aneh terus langsung menyuruh kita masuk." Kini Jo yang mengeluarkan pendapatnya
"Ya kan kita mau bikin surprise kak,masa di ksh tau kalau kita akan kesana,itu namanya bukan surprise lagi." Kata Berlin
Setelah lama duduk akhirnya tibalah saatnya mereka naik pesawat dan terbang ke negara I
Butuh waktu lama akhirnya mereka sampai juga di bandara. Disana Berlin mencari taksi yang telah disediakan oleh bandara,dan yang benar saja ketika dia mengatakan kerumah tuan Wiraguna sopir taksi itu langsung tahu dan mengantar mereka bertiga
30 menit mereka akhirnya tiba di depan gerbang yang tinggi dan di depan di penuhi penjaga yang menggunakan pakaian hitam
"Wah gerbangnya aja sudah setinggi ini,bagaimana rumahnya. Sekaya apa sih sebenarnya Adel ini?" Kata Berlin kagum
"kamu kayak gak tau aja bagaimana keluarga Wiraguna,ya walaupun masih ada keluarga yang lebih dari mereka tapi kan kedua keluarga ini hampir setara." Jawab Jo
"Kakak benar juga ya. Ayo kita kesana." ajak Berlin
"Maaf kalian mau kemana?" Tanya salah satu penjaga itu saat melihat mereka berjalan menuju gerbang
"Kami mau masuk pak?" jawab Berlin
"Apa kalian sudah ada janji sama salah satu orang didalam?"Tanya penjaga itu lagi
"belum sih pak tapi kami ini sahabat Adel dari negara A." Jawab Berlin
__ADS_1
"Maaf nona tapi kami tidak bisa membukakan pintu sembarangan sebelum ada persetujuan dari atasan." Kata penjaga itu lagi
"Kan kalian tinggal melapor kedalam,gitu aja kok repot sih." Berlin mulai kesal
"Kan aku sudah bilang kalau tidak mudah masuk kedalam,mendingan kamu telpon Adel aja jadi lebih gampang daripada harus berdebat sama penjaganya." Kata Vero
"Iya iya aku telpon Adel." Kata Berlin langsung mengambil ponselnya dan menghubungi adel tetapi Adel sama sekali tidak mengangkatnya
"Gak diangkat kak." Kata Berlin
"Coba lili." Kata Jo
"iya." setelah beberapa kali berdering akhirnya lili mengangkat telponnya
"Halo." Kata Lili dari balik telpon
"Halo,Li bisa gak kasih tau adel suruh ni penjaga rumahnya bukain kami gerbang." Kata Berlin langsung
"Maksud kamu apa sih ber,aku gak ngerti." Kata Lili yang bingung dengan kata-kata Berlin yang setahu vldia kalau Berlin kan di negara A
"Gini ya,aku,kak Jo dan kak Vero sekarang ada di depan rumah neneknya Adel yaitu tuan Wira jadi cepat suruh dia keluar." Kata Berlin
"Apa!!! Kalian ada diluar? Kenapa tidak kasih kabar sih kalau mau datang?" Kata Lili
"Kan sekarang sudah kasih kabar jadi cepat bukain,kami kepanasan tau disini."
"Iya aku cari Adel dulu." Lili langsung pergi mencari Adel yang entah dimana keberadaannya
"Tante lihat Adel gak?" tanya lili pada suci yang sedang duduk di ruang tengah sambil memainkan laptop,ya apalagi kalau bukan kerjaan
"Kayaknya dibelakang deh,coba aja kesana." Jawab suci
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
♈Like
__ADS_1