The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 92


__ADS_3

Dalam kamar Alana yang tadi mendengar kalau Adel akan kembali ke negara S merasa seneng karena otomatis gak akan bertemu dengan Vero lagi.


Lain halnya dengan Arsen,dia malah curiga kalau kepulangan adel yang cepat pasti gara-gara menghindari Vero


"Lebih baik aku ke kamar Adel dulu dan bicara dengan dia." Kata Arsen lalu beranjak dari kamarnya ke kamar Adel


"Lebih baik aku bicara di belakang aja karena di kamarnya ada sahabatnya." Arsen lalu mengirim pesan pada Adel


Adel yang sedang asyik ngobrol dengan kedua sahabatnya langsung mengambil ponselnya di meja yang berbunyi


tin (Bunyi pesan masuk diponsel Adel)


*Arsen : Del temui aku di taman belakang sekarang juga,ada yang aku mau bicarakan!" Begitulah isi pesan yang dikirim Arsen,dan tanpa berpikir panjang Adel langsung pamit pada kedua sahabatnya untuk keluar dulu


"Kalian lanjut aja dulu ya,aku mau keluar sebentar." Kata Adel.pada sahabatnya


"Kamu mau kemana del?" Tanya Berlin


"Aku mau ketemu Arsen dulu." Jawab Adel


"Baiklah." Kata Lili


Arsen sudah lebih dulu menunggu di taman belakang sambil memainkan ponselnya

__ADS_1


"Ada apa kamu mengajakku ketemu?" Tanya Adel tiba-tiba membuat Arsen kaget karen dia tidak sadar kalau ternyata Adel sudah ada di sampingnya


"Astaga Adel kirain hantu yang tiba-tiba bicara." Jawab Arsen dengan santainya padahal dia sangat kaget tapi dia gengsi menunjukkan pada Adel


"Sialan kamu pikir aku setan." Kata Adel.sbil memukul pundak kembarannya itu lalu duduk di depan Arsen


"Ada apa?" Tanya Adel menatap Arsen


"Sebenarnya kenapa kamu ingin cepat-cepat pulang ke negara S?" Arsen menatap curiga pada Adel


"Aku hanya ada urusan aja disana." Jawab Adel acuh


"Kamu jangan bohong sama aku Del,pasti ini ada kaitannya dengan Alana kan?" Tanya Arsen kini serius


"Aku tahu Del kalau kamu mau menghindari Vero karena Alana suka kan sama Vero."


"Ah kamu asal bicara aja,aku memang ada urusan penting makanya aku ingin pulang cepat." Adel masih saja mengelak tapi Arsen bukan orang yang bisa di bohongi


"Sudahlah Del gak usa bohong terus,walaupun kamu berusaha menutupi tapi aku tahu."


"Iya aku tahu kamu cerdas dan menang deh,iya aku gak mau disini malah timbul masalah terus,kamu tahu kan Alana gimana ke Vero dan aku malas jika harus berdebat terus menerus dengan Alana,dia pernah memintaku untuk membuat Vero suka sama dia." Kata Adel menjelaskan


"Lalu?" Tanya Arsen

__ADS_1


"Aku hanya bilang kalau kayaknya susah karena aku kan jauh."


"Sebenarnya perasaan kamu ke Vero sebenarnya gimana? aku yakin kalau kamu masih suka sama dia kan?" Tanya Arsen


"Ya kalau bilang suka ya aku memang masih suka dama Vero tapi aku gak tahu harus bagaimana,Alana terus saja ingin dekat dengan Vero makanya aku memilih untuk kali ke negara S dan fokus pada kuliahku,kalaupun aku dan vero jodoh pasti kami akan ada jalan untuk bersatu,yang aku utamakan sekarang adalah menyelesaikan kuliahku dan fokus pada perusahaan,aku gak mau kakek Wira kecewa." Kata Adel menjelaskan pada saudara kembarnya


"Aku mengerti tapi Alana gak bisa memaksakan kehendaknya,Vero sama sekali tidak ada perasaan sama dia dan koka dia terus begini yang ada Vero jadi ilfil sama dia."


"Sudahlah gak perlu dibahas lagi,kamu mau ikut aku pulang atau gimana?" Tanga Adel yang malas membahas masalahnya


"Apa kamu gak mau berkunjung ke perusahaan dulu sebelum pulang,setidaknya walau hanya sehari supaya kamu tahu kondisi secara langsung bukan hanya lewat Video call dan email aja." Saran Arsen karena memang Adel sama sekali belum berkunjung ke perusahaan nya saat dia tiba di negara A


"Ya besok pagi aku akan ke kantor terlebih dahulu lalu ke bandara." Kata Adel


"Baiklah aku akan menemanimu lalu kita kembali ke negara S." Kata Arsen dan dianggukkan oleh Adek lalu beranjak kembali ke kamar


🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Komen

__ADS_1


♈Like


__ADS_2