
"Aku aja mi yang kasih tau kak Adel." Kata Alana tidak sabar
"Ada apa sih?"
"Kak aku kan mau kuliah disini."
"ya trus?"
"Aku mau tinggal di apartemen kakak ya." Kata Alana dengan wajah manjanya
"Kenapa di apartemenku,kan disini bisa lagipula lebih baik kamu sama om Adit jadi ada yang jagain dan pantau,kan kamu baru disini." Kata Adel merasa aneh dengan permintaan Alana
"Aku mau tinggal di apartemen kakak aja,supaya bisa mandiri. Lagi pula masa kak lili aja bisa disana sedangkan aku tidak bisa."kata Alana tanpa berfikir panjang dan asal bicara, seolah-olah disana gak ada lili
"Kalau aku gak mau gimana?" Kata Adel
"ih kakak kok gitu sih,aku tetap mau tinggal disana." Jawab Alana dengan wajah cemberutnya
"Tapi aku gak ijinkan." kata Adel dengan wajah serius
"Kenapa kakak gak ijinkan,aku adik kakak bukan orang lain." Kata Alana sedikit teriak
"Alana pelankan suara kamu!" Kata Arsen langsung melerai kedua adiknya
"Tapi aku kesal sama kak Adel kak,masa aku gak boleh tinggal disana." Kata Alana
"Sudahlah Lana sayang gak usa dipaksain,kan kamu bisa tinggal disini,lagian Adel benar kalau kamu baru disini dan masih butuh pengawasan,ingat disini tidak seperti di Negera kita." Kata Suci
"Tapi mi,mami kan sudah janji akan bicara sama kak Adel." Kata Alana masih tetap pada pendiriannya
"Ada apa ini?"kata Reza tiba-tiba datang dari ruang kerja di ikuti oleh Adit
"Arsen,Adel!" Seru Reza sangat kaget melihat kedua anak kembarnya ada disana
"Papi!" Kata Arsen dan Adel lalu Adel memeluk Reza berbeda dengan Arsen yang diam saja di tempat
"Ada apa kalian berdebat?" Tanya Reza
"Ah ini Pi,Alana mau tinggal di apartemenku tapi aku gak izinin." Kata Adel apa adanya
__ADS_1
"Kan disini lebih aman sayang,kenapa mau tinggal di apartemen Adel?" tanya Reza menghampiri Alana
"Tapi aku mau tinggal di apartemen kak Adel Pi."
"Kenapa sih kamu kekeh banget mau tinggal di apartemenku? Pasti ada sesuatu kan,bukan cuma karena mau mandiri." Tanya Adel sedikit curiga
"Aku benar-benar mau mandiri kok kak." Kata Alana sedikit gugup
"Kalau kamu mau mandiri,ya kan gampang bisa beli apartemen yang lain tidak mesti tinggal di apartemenku." Kata Adel
"Kenapa sih kakak pelit sekali,aku adik kakak loh bukan orang lain." Kata Alana melirik ke Lili
"Alana jaga ucapan kamu!" Bentak Arsen
"Loh aku kenapa kak,kan aku berkata jujur." Kata Alana seenaknya tanpa merasa bersalah
"Alana dengar baik-baik,bukannya aku tidak mau tapi aku gak bisa,dan kalau maksud kamu itu lili orang lain,kamu salah karena lili adalah sahabatku dan sudah aku anggap saudara,selama aku di sini dia selalu ada disaat aku susah maupun senang,jadi aku minta kamu jangan sembarang bilang karena aku gak suka! Walaupun kamu adikku tapi aku gak suka kalau kamu berkata seperti itu tentang lili.!" Kata Adel sangat kesal
"Bukan maksud aku seperti itu kak." Jawab Alana sangat gugup dan takut serta gak nyangka kalau Adel bakalan marah
"Sudahlah Del gak apa-apa kok,lagipula apa yang Alana katakan benar." Kata Lili merasa tidak enak
"Sudah lah Li,gak usa seperti itu karena aku tetap gak mau kalau Alana menempati apartemenku,kecuali hanya berkunjung." Kata Adel tegas
"Kalau begitu kenapa kamu tidak minta papi untuk membelikan apartemen yang sama denganku,kan walaupun beda lantai dan kamar tetap aja satu gedung dan kamu bisa bertemu lili." Kata Adel tidak mau kalah
"Benar kata Adel sayang,besok papi akan belikan satu unit apartemen disana tapi sepertinya kalau satu lantai dengan Adel dan fasilitas yang sama tidak bisa karena sekarang tidak ada yang kosong hanya ada di bawahnya saja." Kata Reza
"Tapi Pi."
"Alana kalau kamu tetap mau di apartemen Adel lebih baik kamu tidak usah kuliah disini dan kembali ke negara P lalu kuliah disana,lagipula aku heran sama kamu,kenapa kamu sangat ingin tinggal di apartemen adel."Kata Arsen membentak Alana yang menurutnya Alana mempunyai tujuan kenapa dia ingin sekali tinggal di apartemen itu
"Tapi kak."
"Pokoknya sekarang sudah diputuskan,kamu memiliki apartemen sendiri atau kembali ke negara P!" Kata Arsen tegas
"Baiklah aku nurut saja." Alana langsung meninggalkan semua orang dan pergi ke kamar
"Alana sebenarnya kenapa sih,kenapa dia sangat kekeh mau tinggal di apartemen kamu?" tanya Arsen pada Adel
__ADS_1
"Ya mana aku tahu." Jawab Adel sedikit berbohong,walaupun dia tahu kalau sebenarnya Alana hanya ingin dekat dengan Vero karena setahu dia kalau Jo selalu ke apartemen Adel bersama Berlin dan juga Vero
"Sudah gak usah di bahas lagi,kan sudah selesai. Lili Tante minta maaf ya sayang karena kata-kata Alana tadi." Kata suci merasa tidak enak terhadap lili
"Tante tidak perlu minta maaf karena kan Tante gak salah dan Alana juga gak salah kok." Balas Lili yang merasa sungkan pada suci
"Oya Arsen,Adel kenapa kalian datang tidak bilang-bilang?" Tanya Reza
"Kami mau bikin surprise tapi malah ini yang terjadi." Jawab adel
"Kami liburan Pi sekalian ketemu kalian dan Adel juga ada perlu disini." Lanjut Arsen
"Kalian nginap disini kan?" taunya Adit yang sejak tadi hanya diam saja
"Gak om,malam ini aku ada acara sama sahabatku di apartemen jadi mungkin besok baru kesini." Kata Adel
"Lalu kamu Arsen?"
"Aku juga mau ikut Adel om,tapi tenang saja karena besok kan kami disini." Jawab Arsen
"Baiklah."
"Kak Adel mau bertemu sama sahabatnya,berarti ada kak Vero juga dong. Aku harus bisa ikut ." Tenyata sejak tadi Alana masih menguping pembicaraan yang lainnya
"Kak Adel aku ikut ya ke apartemen kakak." Kata Alana tiba-tiba datang kembali
"Apa-apaan Sih kamu,aku bertemu sama sahabatku dan hanya kami saja tidak ada orang lain." tolak Adel
"Tapi kak Arsen ikut."
"Aku gak ikut acara Adel tetapi aku juga ada acara lain dan mungkin tengah malam baru pulang ke apartemennya." Kata Arsen berbohong
"Aku yakin Alana mempunyai rencana dan pasti Adel sudah tahu soal ini,aku harus bisa bicara dengan Adel nanti." kata Arsen dalam hati
🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Komen
♈ Like