The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 21


__ADS_3

"Ngapain Angel ada dikampus? Bukannya dia di skors." Kata Berlin melihat Angel ngobrol dengan Jeslin


"Entahlah mungkin dia mau cari gara-gara lagi." Kata salah satu mahasiswa yang sedang duduk bersama dengan Berlin


"Oh ya kalian lihat Adel dan Lili gak?"


"Tadi sih aku lihat di kelas."


"Ok aku ke kelas dulu kalau begitu." Berlin lalu pergi menemui 2 sahabatnya


"Del itu Berlin!" Kata Lili melihat Berlin ke arah pintu yang baru saja masuk


"kalian aku cariin dari tadi ternyata disini."


"Kamu yang dari mana aja,kami emang dari tadi disini." Mereka larut dalam ngobrol sampai dosen masuk


"Aku dari luar trus tadi aku lihat ada Angel,ngapain dia datang bukannya dia di skors."


"Ya apa lagi kalau tidak cari masalah." Kata Lili spontan


"Eh ternyata kamu sudah berani juga ya ngatain mereka?" Ledek Berlin


"Ya kan mereka gak ada juga..hehehehe."


"Gak usa takut lah sama mereka."


"Biarin aja lah mereka mau ngapain,gak usa di pusingin."


"Oya Del kamu punya kembaran ya? Lihat dong fotonya!" Kata Berlin


"Tahu dari mana?"


"Adalah. Ayo dong aku mau lihat! Apa mirip sama kamu atau lebih cantik dia." Rengek Berlin


"Cantik aku lah. Nih fotonya!" Adel memberikan fotonya bersama Arsen kepada Berlin


"Hah..laki-laki! Saudara kembar kamu laki-laki del? Kirain perempuan juga."


"Emang kenapa kalau laki-laki?"


"Gak apa-apa sih. siapa tahu aja kita bisa jadi ipar." Kata Berlin tersenyum


Pletak


"Aduh...sakit tau." Keluh Berlin yang di sentil.keningnya oleh Adel


"Gak usa mimpi,dia tu anti sama cewek apalagi cewek yang centil kayak kamu." Kata Adel


"Jahat bangat sih jadi sahabat,kan siapa tahu aja ada keajaiban."


"Sudah ngobrolnya tu dosen uda masuk!" Kata Lili


Negara P


"Mami,papi,aunty Arsen berangkat dulu ya!" Kata Arsen pamit


"Iya sayang,kamu jemput Leoni kan?" Tanya Suci


"Iya mi,bisa jadi hancur kampus kalau aku gak jemput mak lampir itu."Kata Arsen Berlalu pergi


"Kak tadi Alana pergi jam berapa kok aku gak lihat ya?" Tanya Chika mencari Keponakannya yang satu

__ADS_1


"Tadi dia pamit mau cepat-cepat ke sekolah,3 hari lagi dia mau pergi ke puncak dengan teman sekolah dan gurunya."


"Oh gitu."


"Aku dan Reza berangkat ya,kamu dirumah aja dengan Keyra tapi jika kamu ingin jalan-jalan pakai aja mobil di garasi kuncinya ada di laci dalam kamarku!"


"Iya kak."


"My princes kamu hari ini ada kerjaan apa?" tanya Reza


"Ku hanya ada rapat bulanan setelah itu gak ada lagi."


"Hari ini Cleo mengajakku ketemu katanya ingin membahas soal kerjaan sekaligus memperkenalkan aku dengan sepupu dan omnya yang baru saja sembuh."


"Jadi Lukman itu sudah sembuh?"


"Tampaknya seperti itu."


"Baiklah nanti jemput aku di kantor,aku akan ikut!"


"Kamu yakin ingin ikut my princes?" Tanya Reza


"emang kenapa,apa kamu fikir aku akan diam saja saat tahu kalau suamiku akan bertemu dengan ular berbisa?" Kata Suci tetap tenang walaupun ia kesal dengan pertanyaan Reza


"Iya iya nanti aku jemput,jangan ngambek gitu dong nanti cantiknya luntur." Gombal Reza


"Astaga kak Suci kak Reza aku fikir kalian sudah sampai kantor ternyata masih mesra-mesraan disini!" Chika yang ingin mencari Keyra tidak sengaja melihat Suci dan Reza yang belum berangkat


"Ni mau berangkat." Kata Reza santai lalu pergi menarik Suci


"Dasar tu orang dari dulu sampai sekarang selalu saja bermesraan di depanku,andai saja James seperti itu mungkin hidupku akan bahagia seperti kak Suci" Chika iri melihat betapa bahagianya kaka sepupunya dan iparnya


"Mama kenapa nangis?" Kata Keyra saat melihat Chika


"Key kira mama nangis."


"Ayo sayang kita mandi lalu kita jalan-jalan!" Ajak Chika


***


"Cepat turun! Aku sudah di depan rumahmu." Kata Arsen menelpon Leoni


"Ok."


Leoni menuruni tangga dengan berlari membuat Irfan dan Lisa teriak


"Leoni! Jangan lari sayang nanti kamu jatuh!" Kata Irfan


"Kenapa sih kamu lari begitu?" Tanya Irfan


"Di depan ada kak Arsen ma,mama tahu sendiri kan dia tu kayak gimana kalau orang lambat,bisa-bisa aku di makan." Kata Leoni


"Kenapa dia gak masuk?" Tanya Irfan lalu menuju ke depan menemui Arsen


"Om irfan!"


"Hei anak nakal kenapa kamu tidak masuk? Apa kamu sudah tidak mau memasuki rumah kami yang jauh kecil dari rumah kamu?" Kata irfan bercanda ke sang keponakan


"Astaga om,aku benar gak niat gitu kok cuma aku lagi buru-buru cepat ke kampus karena aku ada kuliah pagi."


"Kirain kamu sudah tidak mau memasuki rumah kami. Oya itu Leoni.!" Tunjuk Irfan pada Leoni

__ADS_1


"Ya sudah kami berangkat dulu kalau gitu." Pamit Leoni dan Arsen


"Tu anak ya gak da berubahnya tetap dingin seperti orang tuanya." kata Lisa


"Iya buah jatuh gak jauh dari pohonnya tetapi walaupun dia begitu tetapi mereka tidak pernah sombong."


"Iya sih. Ya sudah kamu juga mau ke kantor kan,sana pergi nanti es kutub ngamuk!"


"Ya sudah aku pergi ya sayang!" Kata Irfan mencium kening Lisa


Dikantor Grahatama Grup


"Jhon jam berapa Cleo akan ketemu?" Tanya Reza


"Saat makan siang nanti."


"Baiklah nanti kamu duluan saja karena aku akan menjemput Suci dulu."


"Ok pak Bos."


Tidak terasa jam makan siang pun tiba,Reza sudah dalam perjalanan dengan Suci ke tempat mereka bertemu dengan Cleo sedangkan Jhon sudah ada disana bersama Cleo,Lucas dan Lukman


"Cle!" Sapa Jhon saat menghampiri meja Cleo


"Reza mana Jhon?" Tanya Cleo


"Bentar lagi sampai kok."


"Oh ya ini sepupuku Lucas dan ini om ku Lukman yang mempunyai perusahaan tempat aku kerja." Kata Cleo memperkenalkan Lucas dan Lukman


"Senang bertemu dengan tuan Lukman saya dengar kalau tuan Lukman sakit,apa sudah gak apa-apa?" Tanya Jhon


"Ah iya saya sudah sembuh seperti semula." Jawab Lukman


Tidak lama itu muncul Reza menuju tempat mereka


"Selamat siang semua maaf saya telat!" Sapa Reza


"Gak masalah kok,kami juga baru datang." Kata Lucas


"Suci mana?" Bisik Jhon


"Ke toilet. Silahkan duduk kembali!" Cleo langsung memberikan kursi pada Reza tetapi Reza memilih dudu di samping Jhon,Cleo jangan di tanya lagi bagaimana kesalnya


"Lebih baik kita pesan makanan dulu sebelum kita membicarakan kerjaan." Kata Jhon


"Ah iya silahkan." lanjut Lucas


Reza memesan 2 macam makanan membuat Cleo bertanya tetapi Reza tidak menjawab


"Loh Za kamu kok pesan makanan dua?" Tanya Cleo


Dari jauh berjalan seorang wanita yang sangat anggun dan cantik menghampiri meja mereka


BERSAMBUNG


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


♈Vote yang banyak teman-teman

__ADS_1


♈Like


♈ Komen


__ADS_2