
"Zoya hentikan! ku sudah gila,kamu bisa membahayakan Adel Jika terus begitu." Teriak Vero sedangkan Adel masih saja diam, sebenarnya dari tadi dia ingin bicara tapi dia kaget mendengar kata-kata Vero yang mengatakan kalau dia akan mengajak Adel bertemu orang tuanya
Plak
Satu tamparan mendarat di pipi Zoya membuatnya langsung berhenti
"Adel kamu berani menamparku?" teriak Zoya
"Memangnya kamu siapa sehingga aku takut hah? Selama ini aku diam bukan karena aku takut tapi karena aku malas meladeni kalian semua tapi hari ini kalian keterlaluan dan aku sudah tidak bisa menahannya lagi. Kamu jeslin dari awal aku kuliah disini kamu selalu mencari masalah denganku,apa pelajaran untuk Angel tidak cukup untukmu dan apa kamu juga mau mendapatkannya bahkan lebih? Untuk kamu Zoya kamu selalu sombong bahkan arogan kepada semua mahasiswa dikampus ini,itu karena kamu merasa kamu adalah tunangan dari anak pemilik kampus ini,Kamu terus saja menantangku dan aku akan terima tantangan mu tapi nanti disaat aku dan kak Vero wisuda,jadi stop menggangguku karena aku sangat muak melihat wajah kalian!" Kata Adel panjang bahkan Adel menatap mereka gantian
"Untuk kak Vero setelah ini aku ingin bicara.!"
Jeslin tidak bisa berkata apa-apa lagi setelah mendengar kata-kata Adel karena dia tahu tentang apa yang angel dan pak Sebastian alami,sehingga dia tidak berani berbuat macam-macam lagi dan mengubur mimpinya dalam-dalam,lain halnya dengan Zoya yang tetap menantang Adel
"Kamu fikir aku takut? kita akan lihat apa yang bisa kalian lakukan disaat wisuda nanti,jangan Karena kamu pintar makanya kamu jadi sombong."Kata Zoya tidak takut sama sekali
Adel langsung menarik tangan Vero dan meninggalkan yang lainnya untuk mencari tempat ngobrol yang tenang. Kedua sahabat Adel dan juga Jo mengikuti mereka berdua
"Ada apa?" tanya Vero
"Apa maksud kakak mengatakan hal tadi di depan mereka? Kakak jangan main-main karena aku tidak suka masalah seperti ini dijadikan permainan." kata Adel menatap Vero
"Kamu kan dengar sendiri tadi kalau aku akan membawa bertemu orang tuaku,ya walaupun bukan sebagai pacar tapi setidaknya aku membawamu sebagai penolong keluargaku." Sebenarnya Vero berbohong,dia ingin membawa Adel bertemu orang tuanya sebagai pacar tapi dia malu,dan gengsi mengatakannya bahkan takut jika Adel menolaknya
Flashback On
Beberapa bulan yang lalu Saat Adel,Berlin dan Lili makan dikantin tiba-tiba Jo datang menghampiri mereka dengan wajah yang sulit diartikan
"Kak Jo kenapa?" tanya Lili melihat Jo datang dengan wajah yang aneh
__ADS_1
"Aku ada kabar baru."
"Kabar apa kak?" tanya Berlin
"Ternyata Vero di jodohkan karena om Marvin dan Tante Clarisa mempunyai hutang pada keluarga Zoya sebesar 100 miliar dan jika mereka tidak bisa melunasi maka kampus ini akan diambil alih oleh keluarga Zoya kecuali jika Tante Clarisa mau menjodohkan Vero dan anaknya yaitu Zoya,tetapi Vero sangat menolak hal itu. Hingga suatu saat Tante Clarisa ingi menyerah dan mengikhlaskan kampus yang mereka bangun bersama dari hasil warisan orang tua Tante Clarisa jatuh ke tangan keluarga Zoya tetapi Vero menentangnya dan mengatakan akan mencari jalan keluar bahkan Vero akan mencari kerja untuk bisa melunasi hutang itu." kata Jo
"Tapi bukannya om Marvin mempunyai perusahaan ya?" tanya Adel
"Iya benar tapi jika om Marvin menggunakan uang perusahaan untuk mengganti hutang itu,maka keuangan perusahaan akan goyah karena kan kita tahu sendiri jika perusahaan om Marvin bukan perusahaan besar." Jelas Jo lagi
"Aku bisa membantunya!" Kata Adel membuat semua menatapnya
"Kamu serius Del? tapi bagaimana caranya,tidak mungkin kan kamu minta sama orang tua kamu,ya walaupun mungkin uang segitu bagi pengusaha nomor satu dan dua di 2 benua tidak ada artinya tapi kan itu sangat banyak dan pasti mereka akan bertanya-tanya." Kata Berlin
"iya Del benar Kana Berlin." sambil lili dan Jo
"Aku tidak memakai uang orang tuaku,aku akan minta tolong pada orang lain." kata-kata Adel membuat ketiganya semakin bingung
"Kak Laura. Aku akan minta bantuan sama dia." kata Adel enteng
"Ku jagan gila Del,kak Laura kan bukan pemilik perusahaan itu dan tidak mungkin kak Laura mempunyai uang sebanyak itu." kata Lili
"Ya memang bukan uang kak Laura tapi pemilik asli perusahaan yang kak Laura kelola."
"Kamu tahu siapa orangnya?" tanya Jo
"Iya aku tahu dan belum saatnya kalian tahu,suatu saat nanti aku akan mengajak kalian bertemu dia." Kata Adel karena memang belum ada yang tahu soal siapa pemilik twins Company yang sebenarnya
"Tapi apa kak Vero akan menerimanya? lagipula uang segitu akan lama dikembalikan oleh om Marvin." kata Berlin
__ADS_1
"Aku tidak membuat mereka mengutang tapi aku akan minta untuk mereka menanam modal pada kampus ini atau menanam saham pada perusahaan om Marvin dengan syarat memberikan 20% saja saham disana." kata-kata Adel masuk akal juga
"Bagaimana?" tanya Adel pada ketiganya
"ide yang bagus,kalau begitu aku panggil Vero dulu." Jo langsung berlari memanggil Vero yang kelihatan bingung
Jo sudah menceritakan apa yang Adel katakan tadi jadi dia sedikit sudah paham
"Pasti kak Jo sudah menjelaskannya kan pada kak Vero?" tanya Adel langsung saat Vero sampai dan duduk di depannya
"Iya aku sudah paham tapi aku harus memberitahu dulu pada orang tuaku."
"Baiklah Kaka hubungi mereka aja,setelah mereka setuju aku akan menghubungi kak Laura." Vero menghubungi Marvin dan menceritakan semuanya,ternyata Marvin memilih memberikan 20%Sahan perusahaan pada pemilik Twins company
"Jadi masalahnya sudah selesai kan,aku juga sudah menghubungi kak Laura dan besok kayaknya dia akan ke kantor Daddy kak Vero untuk melakukan tandatangan pengalihan saham atas nama Twins Company."
"Baiklah. Terima kasih banyak karena kamu sudah mau membantuku dan keluargaku." kata Vero menatap Adel
"Om Marvin dan Tante Clarisa adalah teman mami dan papi ku jadi aku tidak mungkin membiarkan teman mereka susah,ya walaupun jika aku memberitahukan pada mereka,sudah pasti mereka akan membantu secara cuma-cuma tetapi aku yakin kalau orang tua kak Vero akan menolaknya,makanya aku minta bantuan orang lain dan kebetulan pemilik Twins Company itu kenal baik dengan eyang buyut ku." Mulai saat itu hubungan Adel dan Vero makin dekat
Flashback off
"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu!" Kata Adel langsung meninggalkan mereka semua membuat semua melongo melihat tingkah Adel yang aneh
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Komen
♈Like