
Kepergian Adel membuat para sahabatnya sedih terlebih untuk Vero yang ternyata sangat mencintai Adel namun perasaan itu harus ia kubur dalam-dalam.
"Vero!" Panggil Clarisa saat melihat putranya masuk kedalam rumah
"Iya mom." Kata Vero sedikit tidak bersemangat
"Kamu kenapa? Apa Adel sudah pergi?" tanya Clarisa
"Iya mom,ini aku baru sja pulang mengantarnya." Kata Vero
"Ya sudah sana ke kamar." Kata Clarisa yang melihat anaknya sepertinya bersedih
"Kenapa kamu bengong seperti itu?" Tanya Marvin yang datang dari ruang kerjanya
"Aku kasian sama Vero,dia sangat mencintai Adel tapi hubungan mereka harus berakhir karena Adel pergi ke negara S untuk melanjutkan S2 nya." Kata Clarisa
"Ya mau bagaimana lagi,kita sebagai orang tua tidak bisa berbuat banyak,biarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. Lagipula Adel memang harus melanjutkan sekolahnya keluar negeri karena cepat atau lambat dia akan menggantikan salah satu orang tuanya memimpin perusahaan." Kata Marvin
"Iya juga sih."
Setelah menempuh perjalanan yang jauh dan sangat melelahkan,Arsen dan Adel akhirnya sampai di negara S,disana sudah ada Claudia yang menjemputnya dibandara,mereka lama sampai karena menggunakan pesawat umum bukannya jet pribadi keluarga. Dari kejauhan Claudia melihat Arsen dan Adel yang mendorong barang mereka
"Arsen,Adel!" Panggil Claudia sambil melambaikan tangannya
"Tante Cla!" Adel langsung menghampiri Claudia dan meninggalkan Arsen yang mendorong barang mereka
"Selamat datang ya sayang." Kata Claudia memeluk Adel
"Iya Tante. Tante sendiri aja?" tanya adel melihat ke belakang Claudia seperti mencari
"Iya tante sendiri aja,yang lainnya di rumah menunggu kalian."
"Hai Tan." Kata Arsen
"Hai si manusia es." Kata Claudia mengejek keponakannya itu karena memang keponakannya itu sikapnya dingin
"Ada-ada aja panggilannya." Gerutu Arsen
__ADS_1
"Sudah gak usa ngambek gitu,ayo kita pulang karena Catrin dan Luis sudah menunggu kalian dari tadi." Kata Claudia memegang tangan Adel lalu menuju mobil
30 menit akhirnya mereka sampai juga di kawasan rumah elit yang ada di negara S,kawasan itu sangat dijaga ketat oleh penjaga yang selalu ada 24 jam. Tidak sembarang orang bisa masuk kawasan itu.
"Keren ya Tan perumahan disini,walaupun di negara A dan P juga tidak kalah bagusnya." Kata Adel kagum melihat sepanjang jalan perumahan itu sampai mereka tiba didepan rumah yang pagarnya lumayan tinggi
"Mama!" Teriak Catrin yang melihat mobil Claudia masuk ke pekarangan rumah dan berhenti tepat di depan rumah dan di sana ada Catrin juga Luis yang sedang menunggunya
"Kak Adel,kak Arsen!" Catrin langsung menghampiri kedua sepupunya ketika Adel dan Arsen turun dari mobil
"Eh pelan-pelan sayang,kak Adel capek,biarkan mereka masuk dulu dan istirahat. Kan kita juga akan tinggal sama disni jadi kalian akan selalu bertemu setiap hari." Kata Claudia pada Catrin yang sangat bersemangat dan senang melihat adel datang
Arsen dan Luis hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua wanita itu
"Begini ni kalau cewek sudah ketemu. Luis antar aku masuk ya,aku malas melihat tu cewek yang alay berdua." Kata Arsen yang kesal melihat tingkah Adel dan Catrin
"Ayo kak,sekalian aku antar ke kamar. Biarkan saja mereka disitu." Kata Luis lalu mengantar Arsen masuk ke kamarnya
"Apaan sih kalian,ayo kak kita juga masuk ke kamar kakak."Ajak Catrin
"Dasar anak-anak bisanya hanya berdebat padahal kalau jauh kangen juga." Kata Claudia tersenyum senang melihat anak dan keponakannya akur seperti saudara kandung
Sesampainya dikamar adel langsung membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur yang sangat mewah.
"Lebih baik aku telpon mami dan papi dulu." kata adel lalu mengambil ponselnya dan mencari nama Suci
"Halo sayang." Sapa suci dari seberang sana
"Halo. Aku cuma mau bilang ke mami dan papi Kalau aku sudah sampai dan sekarang berada di rumah Tante cla." kata Adel
"Syukurlah sayang akhirnya kalian sampai juga. Kalau gitu kamu istirahat aja dulu sayang pasti kamu sangat capek." Kata suci
"iya mi ni Adel mau istirahat dulu." setelah mengakhiri telpon Adel langsung membersihkan diri dan istirahat
***
1 tahun berlalu Adel dan Arsen sama sekali tidak pernah pulang,Adel juga tidak pernah berkunjung ke negara A,soal perusahaan dia bisa membahasnya dengan Laura lewat video call. Vero juga kini sedang sibuk-sibuknya melanjutkan S2 dan sekaligus belajar untuk memimpin perusahaan orang tuanya. Semua berjalan dengan lancar, Alana tahun ini masuk kuliah karena dia bisa mengikuti ujian nasional lebih cepat dari perkiraan,dia sangat berusaha supaya bisa segera ke negara A dan kuliah disana tepatnya di kampus Adel dulu karena disana ada Vero. Sampai sekarang Alana masih terobsesi sama Vero sampai-sampai dia rela belajar dengan giat supaya bisa ikut ujian dan segera kuliah. Reza dan suci sebagai orang tua sangat bangga tapi mereka tidak tahu tujuan utama Alana sebenarnya itu apa.
__ADS_1
"Alana kamu benar mau ke negara A?" Tanya suci memastikan lagi
"iya mi aku yakin. Aku juga sudah minta tolong om Adit untuk mendaftarkan ku."
"Disana Kamu akan tinggal di apartemen atau rumah Adit?"
"Tampaknya aku di apartemen aja dengan kak lili mi,kan disana masih ada kamar kosong selain kamar kak suci. Kalau aku di apartemen akan lebih memudahkan ku karena ada kak lili." Alana terus meyakinkan suci berharap suci akan melepaskan anaknya itu
"Baiklah jika itu kemauan kamu. Kapan Kamu akan kesana?"
"Aku tunggu kabar om Adit dulu mi."
"Ya sudah mami ke kantor dulu ya."
"Papi mana mi,tumben gak lengket sama mami?" tanya Alana yang sejak pagi tidak melihat Reza
"Tadi pagi-pagi sekali papi keluar kota ada urusan kerjaan. Kamu hari ini gak kemana-mana kan?" tanya suci
"Aku dirumah aja mi,kan gak lama lagi aku akan ke negara A,aku pasti akan merindukan rumah."
"Kalau gitu mami berangkat ya sayang." Kata suci mencium anaknya
"Hati-hati mi." Setelah kepergian suci,Alana langsung ke kamarnya
"Tidak lama lagi aku akan bertemu kak Vero. Apa aku cerita aja ya ke kak Adel,kan mereka juga sudah lama putus,jadi gak ada salahnya dong kalau aku suka sama kak Vero." Kata alana berbicara sendiri
Alana tidak mengetahui kalau selama ini Vero dan Adel masih sering komunikasi,walaupun Adel berusaha menghindar tetapi Vero tetap berusaha menghubunginya,pada akhirnya Adel menyerah dan komunikasi mereka pun lancar kembali,tetapi Adel tetap pada pendiriannya kalau mereka hanya sahabat walaupun Adel masih cinta sama vero
🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
♈ Like
__ADS_1