
Sudah 1 Minggu Wira tidak sadarkan diri,Adel selalu setia menemani Wira di Rumah sakit.
"Kakek kok belum bangun sih,Adel Uda ada disini loh kek. Kakek bangun ya!" Tiada hentinya Adel menangis setiap mengajak Wira untuk bicara. Mungkin karena terlalu lelah akhirnya Adel tertidur di samping Wira dengan posisi duduk dan menggenggam tangannya
"Adel!" Adel yang mendengar namanya di panggil langsung bangun dan betapa senangnya dia melihat Wira sadarkan diri walaupun kondisinya masih sangat lemah
"Kakek buyut! Kakek sudah sadar,Adel panggilkan dokter dulu ya!" Ketika Adel ingin memanggil dokter,Wira menarik tangannya
"Gak usa panggil dokter tapi panggil semua keluarga kesini sekarang." Wira bicara dengan suara yang serak
"Kakek minum dulu ya." Adel mengambilkan air untuk Wira lalu menghubungi satu persatu keluarganya
Tidak butuh waktu lama,semua keluarga sudah berkumpul termasuk orang tua Reza dan orang tua Chika
"Kami senang akhirnya papa bisa sadar juga." Kata Malik
"Iya pa,akhirnya papa kembali ke kami juga,kami sangat khawatir saat papa gak sadarkan diri." lanjut Yanti
"Chika suamimu mana?" Tanya Wira
"Anu kek,dia lagi ada kerjaan jadi tidak bisa datang kesini." Chika tampak gugup tetapi suci menguatkannya
__ADS_1
"Mungkin dia sibuk kek makanya gak sempat datang,yang penting kan kita semua ada disini kek." Kata Suci berusaha mengalihkan pembicaraan karena dia tidak mau Wira tahu tentang suami Chika
"Kalian gak usa menyembunyikan soal pria itu karena Kakek sudah tahu yang sebenarnya,dia mempunyai istri di negaranya kan?" Perkataan Wira membuat semua kaget dan membuat orang tua Chika marah
"Apa maksud papa?" Kata ayah Chika
"Kamu tanyakan saja pada Chika,tapi sebelumnya ada yang ingin aku sampaikan sebelum terlambat. Adel Arsen sini nak!" Panggil Wira pada Adel
"Iya kek ada apa?"
"Kakek mau suatu saat kamu bisa jadi orang sukses melebihi orang tua kamu,Kakek tidak bisa lama lagi menemanimu dan mendengar semua ceritamu jadi mulai sekarang kamu harus bisa menjadi wanita Yang mandiri dan kuat,jangan mudah menyerah dan jangan mudah mempercayai orang disekitarmu karena tidak semua bisa di percaya,ingatlah selalu kalau kalian itu cicit kebanggaan Kakek jadi jangan buat Kakek kecewa."
"Kakek ngomong apa sih,Kakek akan lama bersama aku dan akan menyaksikan aku menjadi wanita sukses sesuai janjiku pada Kakek dulu,Kakek akan terus mendengar setiap ucapanku." Adel tidak bisa membendung air matanya hingga jatuh di pipi
"Kakek tidak bisa nak,Kakek mempunyai sesuatu untuk kalian berdua." Wira menyerahkan berkas yang di bawa oleh pengacaranya,sebelum keluarga datang Wira meminta Adel menghubungi pengacaranya
"Apa itu kek?"Tanya Adel penasaran
"Buka dan bacalah!" Adel membuka amplop yang berisi berkas dan membacanya
"Kek apa maksudnya ini?"
__ADS_1
"Apa isinya sayang?" tanya Suci
"Ini mi!" Adel menyerahkan berkas itu pada Suci
"Kakek ini kan." Kata-kata suci terpotong oleh Wira
"Iya itu adalah milik Adel dan Arsen,Kakek sudah mempersiapkannya sejak mereka lahir karena Kakek yakin kalau mereka akan bisa." Kata Wira
"Apa ini gak berlebihan kek?" kata Suci
"Aku ingin mereka berdua menjadi penerus keluarga kita tetapi bukan perusahaan Wiraguna karena itu sudah Kakek serahkan pada kamu dan Chika,makanya Kakek memberikan itu untuk Adel dan Arsen.
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
__ADS_1
♈ Komen