
"ALANA!!" Panggil seorang pria pada alana dan betapa kagetnya Alana melihat sosok pria yang mendekatinya
"Kak Arsen!" Kata Alana dan Leoni barengan
"Tidak perlu mengotori tanganmu dengan menyentuh pipi wanita itu!" Kata Arsen datang menghampiri Leoni dan Alana
"Jadi ini kakak kalian,bagus lah jadi aku tidak perlu capek-capek menghubungi orang tua kalian!" Kata pemilik toko itu
"Ada apa dengan adik saya?" Tanya Arsen pura-pura tidak tahu padahal dia sudah melihat semua karena ada salah satu orang yang merekam kejadian itu dan menyiarkannya Live di sosial media
Flashback
Arsen yang lagi dikampus dengan sahabatnya yaitu Han dan Wisnu kaget melihat ada yang melakukan siaran langsung dan yang terlihat adalah sang adik.
"Dasar benalu!" Umpat Arsen membuat kedua sahabatnya langsung menoleh
"Siapa yang benalu?" Tanya Han
"Ini!" Arsen memberikan ponselnya pada kedua sahabatnya membuat Wisnu naik pitam
"Cari mati ni orang. Ayo kita kesana!" Mereka lalu bergegas ke tempat Alana
Saat tiba di tempat tujuan dari jauh mereka melihat dengan jelas bagaimana orang itu memperlakukan Alana dan Leoni,awalnya Mereka hanya ingin memantau tetapi Arsen sangat emosi saat melihat Alana jatuh dan Leoni di tampar
Off
"Mereka tidak mau mengganti rugi atas apa yang mereka lakukan,lihatlah banyak yang rusak bahkan pecah!" Kata pemilik toko itu
"Setahu saya kalau anda yang menyakiti adik saya!" Tatap Arsen
"Tapi mereka telah membuat saya rugi,jika kalian tidak mau mengganti maka saya akan laporkan ke polisi!" ancan orang itu
"Silahkan! Tetapi sebelum itu saya mau bertemu manager Mall ini!" Kata Arsen
"Utuk apa kalian bertemu dengan Manager disini,kalian tidak pantas menemui orang penting seperti beliau." Katanya sombong
"Saya hanya ingin mengetahui siapa manager disini!"
"Baiklah saya akan menyuruh karyawan saya memanggilnya!" Salah satu karyawan disana memanggil manager mall dan selang beberapa waktu sang manager kira-kira berumur 40 tahun datang menghampiri toko itu
"ada apa ini?" Tanya sang manager
"Ini pak mereka telah membuat onar di toko saya dan membuat kerusakan tetapi tidak mau menggantinya!" Sang manager kemudian melihat kearah Arsen
"tu..tuan muda Arsen!" kata sang manager kaget karena ternyata Mall itu adalah punya keluarga Rahardian yaitu Faris yang diwariskan untuk sang cucu Arsen
"Hmmm." jawab Arsen singkat
"bapak mengenal mereka?" tanya pemilik toko
"Jelas saya kenal dia adalah pewaris mall ini cucu dari tuan besar Faris!" Kata sang manager meninggikan suaranya
Semua yang ada disana sangat kaget mengetahui siapa Arsen dan pemilik toko itu sangat takut bahkan dia sampai terduduk lemas dilantai
__ADS_1
"Tuan muda maafkan saya karena saya tidak tahu ada kejadian seperti ini!" Kata manager gugup
"Apa bapak tahu kalau adikku sampai cedera karena di dorong oleh dia!" Tunjuk Arsen pada pemilik toko
"Apa yang kalian lakukan sangat keterlaluan,sekarang minta maaf pada tuan muda!" Bentak sang manager
"Tu..tuan muda maafkan kelakuan saya! Saya sungguh tidak mengetahui jika Mereka adalah adik tuan muda." Kata pemilik toko gugup
"Jika mereka bukan adikku apa kamu akan tetap melakukan hal yang sama?"
"Bu..bukan seperti itu maksud saya!"
"Mana sikap sombongmu yang tadi?" Tanya Arsen sinis. Pemilik toko itu hanya terdiam
"Jadi bagaimana,berapa yang harus saya ganti?" Tamya Arsen
(Tadi pas datang Han dan Wisnu langsung membantu Alana dan Leoni ya jadi sekarang mereka berdiri disamping Arsen)
"Tidak perlu tuan karena saya yang salah!"
"Saya akan tetap menggantinya dan memberikan kompensasi pada Anda." Kata Arsen
"oya pak mulai besok saya tidak mau melihat toko ini lagi!" Kata Arsen pergi meninggalkan pemilik toko itu yang kini hanya bisa meratapi nasibnya
Sang manager mengantarkan Arsen ke parkiran karena merasa sangat bersalah
"Ini semua karena kalian,coba saja kalian tidak mencari masalah pada mereka mungkin aku tidak akan mengalami ini!" Kata pemilik toko memarahi adiknya
"Jika kamu tidak menganggu mereka mungkin ini tidak akan terjadi,sekarang aku rugi besar!" bentak sang kakak
"jadi kita harus bagaimana kak?" Tanya Wanita itu memelankan suaranya
"entahlah semua hancur dalam sekejap!" Teriak pemilik toko itu frustasi tanpa memperdulikan tatapan orang-orang disana yang sedang menatapnya
Setelah mengantar Arsen manager mall itu kembali ke toko yang tadi
"Lebih baik kalian bereskan semua ini karena besok semua sudah harus bersih!"
"Pak tolong saya,katakan pada tuan Arsen supaya mengijinkan saya tetap disini." pemilik toko itu memohon pada manager tpi tetap tidak di perduli
"Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena saya juga disini hanya bekerja dan semua ini terjadi karena kesalahan kalian!" Kata sang manager lalu pergi meninggalkan toko itu
Disisi lain Arsen yang kini telah berada dalam mobil bersama Alana dan Leoni hanya diam sambil menyetir
"Arsen apa kita gak ke rumah sakit dulu? Tangan Alana luka kena pecahan kaca tadi." Arsen baru sadar kalau ternyata adiknya terluka
"Astaga aku sampai lupa,ayo kita ke rumah skit dulu!" Arsen menghubungi Han dan Wisnu menyuruh mereka pulang duluan
***
tuut tuut tuut
"Halo!" Sapa Suci dari balik telepon
__ADS_1
"Halo kak suci! hiks hiks hiks."
"Chika kamu kenapa?" Tanya Suci kaget ketika mendengar suara sepupu yang paling dia sayang menangis
"Kak aku butuh bantuan kakak!"
"Kamu butuh apa?"
"Aku ingin ke tempat kakak menenangkanp diri tetapi aku tidak tahu harus berkata apa sama kakek dan nenek. Kak Suci bisa bantu aku bicara sama mereka?"
"Memang kamu ada masalah apa dan suamimu bagaimana?"
"Masalahnya ada pada suamiku kak nanti aku ceritakan saat kita bertemu."
"Baiklah aku akan membantumu tapi bagaimana perusahaan apa tidak ada masalah?" tanya Suci
"Dikantor tidak ada maslaah kak semua aman,dan aku ingin mengambil cuti beberapa hari."
"Baiklah aku akan bicarakan sama kakek!" Suci lalu menghubungi sang kakek dan sengaja mengatakan jika dia ingin mengajak Chika ke tempat Adel sekalian jalan-jalan dan Wira menyetujuinya walaupun dia agak curiga
Chika yang kini disibukkan dengan urusan perusahaan di kota M dan mengurus buah hati yang kini berusia 5 tahun. Chika menikah dengan salah seorang pengusaha dari luar negeri tetapi tanpa dia ketahui ternyata orang itu sudah mempunyai istri di negaranya. Keluarga Wira tidak ada yang mengetahui itu karena ternyata suami chika dan istri pertamanya memang sempat pisah rumah tetapi tidak bercerai. Masalah ini hanya di ketahui oleh Chika dalam waktu dekat ini dan dia tidak berani memberitahu keluarganya. Chika sangat terpukul mengetahui semua kenyataan itu.
Suci kembali menghubungi Chika dan mengatakan jika kakek mengijinkannya tetapi dia harus tetap minta ijin secara langsung
"Kakek!" Panggil Chika saat melihat sang kakek
"Ada apa sayang?"
"Kek aku mau ke tempat kak suci ya,kami rencana mau mengunjungi Adel di Negara A sekalian Chika mau jalan-jalan kek hilangin stres." Kata Chika memasang wajah imutnya
"Apa ada masalah kok tiba-tiba kamu ingin liburan dan bagaimana dengan suamimu kan dia lagi tidak ada disini?"
"Nanti aku akan menghubunginya kek."
"Kapan kamu pergi?"
"Besok kek. Aku pinjam jet kakek ya supaya cepat sampai dan gak repot buat anakku."
"Iya kamu pakai saja."
Setelah meminta ijin Chika langsung masuk kamar dan mengemasi barangnya,walaupun hatinya sangat hancur tetapi dia harus kuat demi anaknya dan tidak boleh memperlihatkan kesedihannya pada orang rumah
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
♈ Komen
__ADS_1