
Dalam kamar Adel dan kedua sahabatnya kini duduk di atas tempat tidur
"Adel,kamu ada masalah?" tanya Berlin
"Iya del,aku perhatikan kamu kayaknya ada masalah." Lanjut Lili
Iya ini yang aku mau bahas sama kalian berdua." Kata adel yang duduk di depan kedua sahabatnya
"Emangnya ada masalah apa? Cerita sama kita berdua." Kata berlin memegang tangan adel
"Aku gak tau harus mulai dari mana."
"Pelan-pelan saja cerita." Kata Lili
"bagaimana kalau aku menerima kak vero kembali?" Kata Adel perlahan
"Apa!?" Berlin dan Lili tampak kaget sekaligus senang
"Kalian tu kenapa sih,aku tuli tau." Kata Adel
"Kamu sih bikin kami kaget. Tapi kalau aku sih setuju banget kalau kamu kembali saja kak vero." Kata Lili
"Iya aku juga setuju banget." Lanjut Berlin
"Tapi sebenarnya aku bingung tidak tahu harus berbuat apa menghadapi Alana." Jawab Adel dengan wajah lesuh
"Dia kenapa lagi?" Tanya Berlin
__ADS_1
"Biasa lah Alana sangat terobsesi sama kak Vero sedangkan kalian tahu sendiri kan kak Vero gimana ke aku,aku takut Alana akan sakit hati jika kak Vero menolaknya."
"Del jawab jujur apa kamu masih suka sama kak Vero?" tanya Berlin
"Iya del,lebih baik kamu jujur aja sama Alana daripada nanti kalian salah paham dan akan menimbulkan masalah karena aku lihat Alana orangnya sangat nekad bahkan aku takut jika dia berbuat yang bisa merugikan keluarga kamu." Lanjut Lili
"Iya aku memang masih suka sama kak Vero tapi aku tidak mau Kalau Alana jadi marah sama aku karena aku sudah janji akan menjauhi kak Vero." jawab Adel
"Astaga Adel kamu sampai mengorbankan perasaanmu demi anak tidak tahu diri itu,aku heran deh sama kamu." kata Berlin sedikit kesal sama sahabatnya tetapi dia juga kasihan melihat sahabatnya itu
"Lalu aku harus bagaimana?"
"Apa kamu tidak ada niat untuk cerita ke mami kamu? mungkin aja kan mami kamu ada solusinya." Saran Berlin
"Berlin benar Del,lebih baik kamu cerita ke tante Suci aja."
"Kamu benar juga, lalu sekarang rencana kamu apa?"
"Apa lebih baik aku cerita ke kak Vero aja supaya aku tahu bagaimana perasaannya." kata Adel
"Ya sudah pasti kak Vero bilang cintanya sama kamu bukan Alana." Kata Lili
"Menurutku kamu harus pertahankan hubungan kalian ini,apapun resikonya. Lagipula tidak lama lagi kalian selesai S2 dan kalian bisa langsung menikah agar Alana tidak bisa berbuat macam-macam lagi." Lanjut Berlin
"Lalu bagaimana jika Alana berbuat nekad?" kata Adel dengan ragu
"Sudah cukup selama ini kamu mengalah demi dia."
__ADS_1
" Berlin benar del,sekarang saatnya kamu memperjuangkan apa yang kamu inginkan dan yang kamu punya." Kata Lili
Saat mereka sedang asik cerita tiba-tiba ada yang mengetuk pintu
tok tok tok
"Non,ini bibi." Ternyata yang mengetuk pintu adalah asisten rumah tangga Adit yang membawakan mereka cemilan
"Masuk aja bi." Kata Adel
"Ini non cemilannya,silahkan!" Kata sang asisten lalu menaruh cemilan itu di atas meja
"Makasih ya bi. Oya apa kak Arsen sudah pulang bi?" Kata Adel
"Sudah non,mungkin lagi di kamarnya karena tadi bibi sempat melihatnya berbicara dengan non Alana." Katanya menjelaskan
"Baiklah bi,bibi boleh keluar."
🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
♈Like
__ADS_1