
"Aku antar kamu pulang dulu karena aku masih ada urusan." Kata Arsen
"Kakak mau kemana? Aku ke apartemen kak Adel aja deh kak,bosan dirumah." kata Alana beralasan
"Ngapain kamu mau ke apartemen Adel,sepertinya Adel juga Lagi pergi sama Vero." Arsen memang mengetahui kalau Adel lagi jalan sama Vero karena tadi Adel sempat memberitahu nya saat Arsen mau keluar
"ya gak masalah kak,kan disana ada kak lili juga. Aku mau tunggu kak Adel,aku mau ngobrol sama dia." Alana kekeh ingin tetap ke apartemen Adel walaupun Arsen melarangnya
"Nanti kan Adel ke rumah om Adit juga,lagipula arah ke apartemen dan tempat kita sekarang itu berbeda." Arsen tidak memperdulikan permintaan adiknya dan terus saja mengendarai mobil hingga sampai di depan rumah Adit
"Kak Arsen gak seru aja." Kata Alana langsung keluar dan membanting pintu mobil Arsen
"Anak itu kenapa sih."Gumam Arsen lalu meninggalkan rumah Adit dan pergi ke suatu tempat
Disisi lain Adel dan Vero baru saja tiba disebuah tempat makan,mereka langsung memesan makanan dan melahapnya
"Del setelah lulus S2 kamu akan kembali kesini kan?" Tanya Vero pada Adel
"Gak tau kak,emangnya kenapa?" jawab Adel
"Gak kok,kan gak seru kalau kita ngumpul tapi kamu gak ada,lagipula jujur aku masih suka sama kamu." Kata Vero dengan percaya diri
"Lebih baik kakak cari wanita lain saja,lagipula banyak yang mau sama kakak. Aku gak bisa jika harus seperti dulu lagi kak,walaupun itu hanya pura-pura tapi yang aku rasakan kalau itu serius."
"Tapi aku hanya suka sama kamu Del." Kata Vero
"Suatu saat kakak pasti akan lupa dengan perasaan itu,apalagi nanti kalau kakak sudah selesai S2 pasti tambah banyak yang mengincar kakak. Sudahlah kak gak usa di bahas soal ini." Adel berusaha menahan sedihnya dan tetap berusaha senyum dihadapan Vero tetapi dalam hatinya sangat sakit
"Ya sudah kalau memang itu mau kamu. Sekarang kita mau kemana?"
"Kita pulang aja kak,aku juga harus kerumah om Adit karena aku sudah janji sama papi dan mami akan kesana."
"Baiklah aku akan antar kamu."
"Baiklah kak." Mereka berdua meninggalkan restauran itu dan menuju rumah Adit,dalam perjalanan Adel menghubungi lili dan mengatakan jika dia kerah Adit
Tidak lama kemudian Adel dan Vero sampai di depan rumah Adit
"Kak masuk dulu." Kata Adel mengajak Vero
"Baiklah." Mereka berjalan berdampingan masuki rumah
"Assalamualaikum." Salam adel saat masuk keruang tengah yang ternyata disana ada suci dan Reza
"Waalaikum salam. Adel!" Jawab suci langsung memeluk anaknya
"Ada Vero juga,sini duduk." ajak suci
__ADS_1
"Kalian dari jalan-jalan ya?" kata suci
"Kok mami tahu?"
"Kan kalian sama-sama,gak mungkin kan dari apartemen langsung kesini."
"Iya Tan tadi aku ajak Adel jalan-jalan. Maaf Tante om karena tidak ijin ke kalian dulu." Kata Vero merasa tidak enak
"Ah tidak masalah kok,kalian sudah dewasa lagipula kalian kan cuma jalan-jalan aja." jawab suci sedangkan Reza hanya mendengarkan percakapan itu, tiba-tiba Alana datang dan membuat heboh
"Kak Vero!" Teriak Alana senang melihat Vero disana
"Alana apa-apaan kamu teriak seperti itu?" Kata suci
"Maaf mi aku hanya kaget aja melihat ada kak Vero." Jawab Alana sedikit malu
"Emangnya kenapa kamu sampai teriak begitu,lagipula kan kalian tidak terlalu akrab." Kata Adel mulai tidak suka dengan kelakuan Alana tetapi dia masih tidak mau menyakiti sang adik
"Kak Adel kenapa sih,aku kan cuma senang aja. Kak Vero sudah lama datang?" kata Alana pada Adel dan langsung mengarahkan pertanyaan pada Vero tanpa menunggu Adel menjawab pertanyaannya
"Ya lumayan lah,aku hanya mengantar Adel saja dan sekarang mau pulang." Kata Vero
"Kok cepat bangat sih kak pulangnya?"
"Aku masih ada urusan dulu."
"Oya kak aku kan daftar dikampus kakak,kalau aku sudah kuliah disana kakak bantu aku ya." Kata Alana dengan tidak tahu malunya
"Om,Tante,Adel aku pamit ya." Pamit Vero
"Iya Ver, hati-hati ya dijalan. Salam sama orang tua kamu." Kata Suci dan disambung oleh Reza
"Mi,Pi aku antar kak Vero dulu ya." kata Adel
"Aku ikut!" Alana langsung berdiri mau ikut dengan Adel
"Alana,duduk!" Panggil Reza tegas
"Tapi Pi."
"Papi bilang duduk!" kata Reza lagi dengan wajah seriusnya
"Iya iya." Alana langsung duduk ketika melihat tatapan tajam Reza
Adel lalu mengantar Vero ke parkiran
"Kak maaf ya tadi tingkah Alana seperti itu." Kata Adel merasa tidak enak
__ADS_1
"Tidak masalah kok. Sudah sana masuk,antarnya sampai disini saja." Kata Vero dengan senyum manisnya
"Kakak pergi aja dulu baru aku masuk." Balas Adel dengan senyumnya juga
setelah Vero pergi barulah Adel masuk kedalam rumah dan langsung ke tempat dimana orang tua dan Alana berada
"Arsen mana mi?" tanya Adel
"Tadi dia keluar katanya ada keperluan,paling bentar lagi pulang kok." jawab suci
"Alana papi gak suka kamu seperti itu di Depan Vero,jawab jujur pertanyaan papi,apa kamu suka sama Vero?" tanya Reza serius es membuat suci dan Adel menoleh ke arah Reza
"Kok papi nanya gitu sih?" jawab Alana gugup
"Jawab saja!"
" Gak kok Pi,aku gak suka sama kak Vero."
"Lalu kenapa kelakuan kamu sepeti itu?"
"Aku hanya dekat saja dengan kak Vero Pi,bagaimana pun dia akan jadi senior Lana nantinya dan kampus itu kan punya orang tua kak Vero juga." Kata Alana berbohong,dia tidak mau kalau orang tuanya tahu karena dia yakin jika orang tuanya tahu pasti Alana tidak akan diijinkan untuk kuliah disana
"kamu tidak sedang membohongi kami kan?" tanya Reza menatap curiga pada Alana
"Gak kok Pi." Alana berusaha untuk tidak gugup tetapi Adel tahu kalau dia bohong
"ingat lana,papi tidak suka di bohongi jadi jangan membuat papi kecewa sama kamu." Kata Reza langsung meninggalkan yang lainnya dan beranjak ke kamar diikuti oleh suci
Adel yang ingin ke kamar tiba-tiba ditarik oleh Alana
"Kak Adel!"
"apa sih?" jawab Adel melihat ke Alana
"Kakak jangan kasih tahu papi ya." Kata Alana
"Iya." Jawab Adel lalu meninggalkan Alana
"Kalau papi sama mami tahu yang sebenarnya,kacau semua dan pasti mereka tidak mengijinkan aku kuliah disini,apalagi kak Arsen." Kata Alana berbicara sendiri tanpa menyadari ada yang datang
"Tahu apa?"
🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Komen
♈Like