The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 42


__ADS_3

Beberapa hari setelah pemakaman Wira,semua berencana untuk kembali kerumah masing-masing,Malik dan Yanti memilih untuk menetap di Kota M menemani Hasna,perusahaan Malik di kota N dipercayakan pada asistennya. Suci,Reza,Arsen dan Alana kembali ke negara P,sedangkan Adel dan Adit kembali ke negara A untuk melanjutkan kuliah dan Adit melanjutkan pekerjaannya . Chika dan Keyra tetap di kota M menemani hasna dan kembali memimpin perusahaan,walaupun masalah rumah tangganya belum selesai,orang tua Chika kembali ke kota N karena usaha mereka disana.


Sehari sebelum mereka pulang Adel dan Arsen memanggil Zico datang ke kediaman Wira,ya tentu saja berkat bantuan Chika yang memberikan nomor ponsel Zico.


Kini semua sudah berkumpul di ruang keluarga,Arsen memegang dokumen yang Wira berikan sedangkan Zico juga membawa dokumen yang tampaknya penting,tak lupa juga Zico datang bersama pengacara keluarga Wiraguna.


"Om Zico sebelumnya saya minta maaf karena meminta untuk datang kesini tetapi da hal penting yang kamu semua harus selesaikan dan pasti om sudah tahu kan apa maksud saya." Kata Arsen sedikit dingin karena memang begitulah sifatnya yang dingin


"Iya say sudah tahu,dan itu juga tujuan saya kembali ke sini." Jawab Zico


"Apa boleh om langsung menjelaskan pada kami?" Lanjut Adel


"Baiklah,sebelumnya saya mau minta maaf pada semuanya terutama pada nenek Karena Selama ini saya tidak pernah datang menjenguk,itu karena saya berusaha mengembangkan perusahaan yang kakek titipkan pada saya sebelum di berikan pada yang punya. Benar kalau selama ini saya mengelola perusahaan yaitu Twins company yang sekarang sudah berada diurutan ketiga perusahaan terbesar,itu semua berkat kerja keras kakek selama ini,beliau ingin agar arsen dan Adel tidak susah payah membangun perusahaan ini menjadi besar bahkan setara dengan perusahaan orang tua mereka,sekarang saatnya saya menyerahkan perusahaan ini pada pemilik aslinya,sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit,awalnya perusahaan ini di bangun di kota M akan tetapi kakek berubah pikiran dan memindahkannya ke negara P,setelah berkembang kakek meminta saya untuk membuat cabang di negara A,dengan demikian Twins company sekarang ada 2 kantor pusat yaitu di negara P dan negara A,dan masing-masing sudah ada nama pemiliknya." Zico terdiam menarik nafas lalu mengambil berkas dari pengacara


"Disini tertulis jika Twins company yang berada di negar P akan di pimpin oleh Arsen dan di negara A akan dipimpin oleh Adel." Lanjut Zico


"Jika Twins company terbagi dua lalu siap yang mengendalikannya? Karena jika hanya om Zico pasti akan kewalahan." Tanya Adel


"Pertanyaan yang bagus. Di negara P tetap saya yang jalankan sedangkan di negara A yaitu asisten yang kakek berikan namanya Laura dan orangnya sebentar lagi akan datang,dia tidak bisa hadir di acara pemakaman kakek karena saat itu perusahaan di negara A sedang ada masalah dan tidak bisa ditinggalkan" Kata Zico menjelaskan


"Perempuan?" Tanya Adel sedikit tidak percaya


"Iya dia seorang wanita,saya tahu pasti kalian semua ragu karena kemampuan dia tapi yakinlah kalau kemampuan Laura tidak bisa diragukan lagi,terbukti selama ini dia bisa mengembangkan twins company di negara A,bahkan sebelum di bagi menjadi 2,Laura yang membantu saya dan kakek mengelolah twins company hingga menjadi besar seperti ini." Zico berusaha meyakinkan semua yang ada disana karena dia tahu kalau keluarga Wira tidak akan mudah percaya pada Laura


"Permisi nyonya,di depan ada yang mencari tuan Zico." Salah seorang asisten rumah tangga datang memberitahu Hasna kalau ada yang mencari Zico


"Suruh langsung kesini aja!" Kata Hasna


"Baik nyonya."

__ADS_1


"Silahkan saya antar ke ruang tengah non." Kata asiste rumah tangga Hasna lalu mengantar tamu itu keruang keluarga


"Terima kasih bi."


"Selamat siang semuanya." Sapa tamu itu membuat semua menoleh kearahnya


"Laura!" Panggil Zico


"Tuan Zico!" Laura langsung menghampiri Zico


"Nenek,Tante,om dan semuanya,kenalkan ini Laura yang saya ceritakan tadi." Zico memperkenalkan Laura pada sua yang ada disana


"Selamat siang nyonya besar dan semuanya!" Laura menyapa semua dengan senyum di wajahnya


"Jadi ini yang namanya Laura?"Tanya Adit


"Silahkan duduk dulu dan kita bisa lanjutkan!" Kata Suci mempersilahkan laura duduk


"Terima kasih nona." Laura duduk disamping Zico lalu mengeluarkan dokumen dari dalam tasnya dan menyerahkannya pada pengacara


"Nenek kalau gitu saya serahkan semua ke pengacara biar beliau yang melanjutkan semuanya." Ijin Zico ke Hasna


"Baiklah,silahkan lanjutkan!"


"Baiklah semua,saya disini telah dipercayakan oleh tuan besar wira untuk mengurus semua berkas perusahaan beliau termasuk dengan twins company. Saya akan membacakan pesan dari tuan besar terlebih dahulu sebelum menandatangani dokumennya. Disini tertulis jika Twins Company resmi di pimpin oleh Adel dan Arsen disaat mereka telah menyelesaikan gelar sarjana mereka,kecuali mereka sudah mampu memimpin perusahaan meskipun masih kuliah tetapi dengan syarat mereka tetap di dampingi oleh Zico dan Laura dinegara masing-masing. Jika suatu saat pengalihan perusahaan sudah pada pemiliknya yang sah maka semua keputusan ada pada mereka termasuk melanjutkan Zico dan Laura,tetapi ada permintaan dari tuan Wira." Pengacara membacakan isi wasiat Wira


"Apa itu?" Tanya Adel


"Zico dan Laura tetap bekerja di perusahaan sebagai asisten pribadi dari Arsen dan Adel." Lanjut pengacara membuat semua terdiam

__ADS_1


"Bagaimana,apa pilihan kalian?" Tanya pengacara melihat kearah Arsen dan Adel


Cukup lama mereka berdua berfikir akhirnya ada keputusan


"Kayaknya aku akan fokus pada kuliahku dulu." Kata Adel


"Kenapa sayang,apa kamu belum mampu?" Tanya suci


"Bukan tidak mampu mi tapi aku hanya ingin fokus dulu,aku juga tidak mau mengecewakan eyang buyut jika aku memimpin perusahaan dan tidak sesuai keinginannya,setidaknya jika aku selesai kuliah maka aku bisa fokus menjalankan amanah dari eyang." Jawab Adel dan di anggukkan oleh semuanya


"Lalu kamu Arsen?" Tanya Reza


"Kalau aku berbeda Pi,aku mau mulai memimpin perusahaan walaupun aku masih kuliah tetapi aku tidak mau di publis dulu,biarlah pemimpinnya dirahasiakan dulu hingga aku benar-benar siap." Jelas Arsen


"Baiklah jika kamu maunya begitu,bagaimana pak?"tanya Reza pada pengacara


"Baik tuan,kalau begitu nona Adel dan tuan muda Arsen silahkan tanda tangani berkas ini!" Sang pengacara menyodorkan masing-masing berkas pada Adel dan Arsen untuk tandatangani


"Sekarang semua sudah selesai,kalau begitu saya pamit dulu nyonya besar dan semuanya,saya akan mengurus semuanya." Sang pengacara pamit pada Hasna dan semua


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Like


♈ Komen

__ADS_1


__ADS_2