
Keesokan harinya Suci memenuhi permintaan Lucas yang ingin bertemu dengannya
"Sayang aku pergi dulu ya,kamu tenang aja dia gak akan bisa macam-macam sama aku!" Kata suci pamit ke Reza
"Iya my princes,aku akan menyuruh pengawal memantau dari jauh."
Suci pergi ke sebuah restauran yang telah di tentukan oleh Lucas
Dari kejauhan Lucas yang sudah duduk menunggu suci begitu sangat gembira melihat Suci akhirnya datang juga,dia beranggapan kalau semua wanita sama saja pasti mau di ajak bertemu oleh Lucas
"Selamat datang Nona Suci!" Sapa Lucas
"Ada apa ya,saya fikir kita tidak mempunyai urusan sama sekali dan anda hanya mempunyai urusan dengan suami saya lalu kenapa ingin bertemu dengan saya,pasti ada hal lain kan?" Tanya suci langsung pada intinya
"Anda ternyata wanita yang cerdas,kita memang tidak mempunyai urusan sama sekali tapi saya mempunyai penawaran dengan anda! Tapi sebelumnya ayo kita pesan makanan dulu!" Mereka pun memesan makanan,setelah makan Lucas melanjutkan tujuannya
Disela-sela makannya,Lucas beranikan diri memegang tangan suci.
"Langsung saja pada intinya sebenarnya apa mau Anda?" Tanya Suci dan melepaskan pegangan tangan Lucas
"Saya sangat suka dengan wanita yang tidak suka basa-basi seperti anda. Baiklah saya ingin tanya apa anda benar mencintai Reza dengan Tulus?"
"Kenapa anda menanyakan hal pribadi?" Suci tampak tidak suka
"Disinilah penawarannya nona,saya bisa memberikan apa yang Reza berikan pada Anda asalkan Anda mau menjadi istri saya!" Lucas dengan pedenya berkata seperti itu tanpa ia ketahui kalau ternyata Suci merekam semua percakapan mereka
"Atas dasar apa anda berani memberikan penawaran seperti itu tanpa Anda tahu saya siapa sebenarnya."
"Saya tahu kalau anda hanya menginginkan harta Reza dan saya juga bisa berikan itu."
"Hahahahahahhaha..Anda sangat percaya diri Tuan Lucas,tapi sayangnya saya bukan wanita seperti itu,saya dan suami saya saling mencintai jadi Anda hanya buang-buang waktu jika ingin menghasut saya untuk menjadi istri Anda." Suci merasa Lucas ini orang paling bodoh yang ia pernah temui,dengan mudahnya ia berkata seperti itu
"Saya yakin akan bisa mendapatkan Anda nona Suci!"
"Saya mau lihat sampai dimana keberanian Anda tuan Lucas." Tantang Suci
"Saya rasa pertemuan kita cukup sampai disini dulu karena saya masih memiliki urusan yang lebih penting." Kata Suci lalu pergi
Ternyata dari jauh ada yang mengambil foto mereka dan itu adalah suruhan Lucas
"Ini tuan fotonya!" Kata orang itu datang menghampiri Lucas saat melihat suci pergi
"Bagus." Lucas puas dengan hasilnya,ia berencana mengirimkan foto itu ke Reza berharap jika Reza cemburu dan menceraikan Suci
Foto itu diambil saat mereka makan dan Lucas memegang tangan Suci.
Suci langsung kekantor Reza dengan hati yang kesal.
Karena kesalnya dia tidak menjawab sapaan para karyawan dikantor
"Bu Suci kenapa ya,kok tumben gak jawab?"
"Mungkin lagi ada masalah makanya gak dengar."
"Sudahlah ayo lanjut kerja!"
Ceklek
"My princes! Loh kamu sudah sampai,emang sudah selesai ketemu Lucas?" Tanya Reza langsung menghampiri sang istri
"Iya sudah."
"Lalu kenapa wajah istriku yang cantik ini malah di tekuk?"
__ADS_1
"Rasanya aku ingin mencolok mata Lucas,dan beraninya dia menyentuhku!"
"Tenang saja my princes,besok kita akan akhiri semuanya!"
Negara A
Lili sampai kapan kamu mau berpenampilan seperti ini?" Tanya Adel
"Entahlah tapi sejak dulu aku memang seperti ini."
"Apa kamu tidak berniat merubahnya?"
"Mau dirubah bagaimana pun wajahku tetap seperti ini." Jawab Lili dengan wajah murung
"Pasti bisa,ayo kita pergi. Hari ini kan libur jadi kita jalan-jalan yuk!" Ajak Adel dan mereka pun segera berangkat
Terlebih dahulu Adel mengajak Lili ke salon
"Del kita mau ngapain disini?" Tanya Lili
"Mau merombakmu!" Jawab Adel asal
"Selamat siang nona,ada yang bisa saya bantu?" Sapa karyawan salon
"Saya mau teman saya di rubah penampilannya menjadi lebih modern!"
"Baik nona,ayo silahkan!" Lili ikut dengan pegawai salon itu
Dari kejauhan Adel melihat Berlin dan juga Jo yang sedang jalan
"Berlin!" Panggil Adel
"Adel! Ngapain kamu disini dan sama siapa?" Tanya Berlin sambil melihat ke belakang Adel mencari tahu adel dengan siapa
"Lalu dia mana?"
"Masih di dalam,tunggu aja." Tidak lama setelah itu Lili pun selesai
"Adel!" Panggil Lili
Adel,Berlin dan Jo tidak mengenali Lili
"Ini benaran Lili?" Tanya Berlin memutari Lili dan melihat perubahannya
"Iya ini aku,kenapa? Jelek ya?"
"Kmu cantik bangat,ya kan del,kak?"
"Iya kamu cantik bangat." Spontan kata-kata itu keluar dari mulut Jo membuat Berlin langsung menatapnya
"Barusan kak Jo memuji cewek?" Ledek Berlin
"Ah siapa bilang,aku hanya mengatakan faktanya kok." Jo tampak gugup
"Sudah ayo kita lanjut lagi,kak Jo,berlin kalian mau ikut kami atau mau kemana?"
"Ikut aja deh." Berlin menarik Jo untuk ikut dengan Lili dan Adel
"Kalian mau kemana?" Tanya Berlin tetapi Adel hanya diam dan masuk ke dalam toko softlens
"Mbak carikan yang pas untuk dia,aku mau dia ganti kaca matanya dengan softlens." Kata Adel langsung pada karyawannya
"Baik nona." Selang beberapa waktu Lili keluar tanpa menggunakan kaca mata
__ADS_1
"Perfek!" Kata Adel tersenyum
"Kamu cantik bangat Li,coba saja dari dulu kamu seperti ini pasti tidak akan ada yang bisa menghinamu."
"Benar kata Berlin." Lanjut Jo
"Kak Jo ikut aja,awas loh jangan sampai nanti kakak naksir sama Lili." Ganggu Berlin
"Adik laknat,aku cuma mengatakan yang jujur." Kata Jo salah tingkah
"Naksir juga gak masalah kok!" Lanjut Adel dengan sikap tenangnya
"Ya kan Li?" Lili tampak malu menatap Jo
"Tu kan Lili jadi malu kak."
"Sudahlah,ayo kita makan aku lapar bangat." Ajak Adel
"Kalau makan sih aku mau." Mereka akhirnya pergi mencari tempat makan
"itu kan kak Vero!" Tunjuk Berlin melihat Vero makan bersama orang tuanya
"Iya,ayo kita samperin!" Ajak Jo
Adel dan Lili hanya ikut saja
"Hai bro!" Sapa Jo
"Selamat siang om tante!" Sapa Adel
"Siang Adel,klian juga ada disini?" Jawab Mama Vero
"Iya tan kami mau makan."
"Sini gabung aja sama kami supaya lebih rame!" Ajak Mama Vero
"Apa gak masalah tan?"
"Gak kok,ayo sini!" Mereka akhirnya duduk dan makan bersama
Vero sesekali melirik ke arah Adel dan Lili. Berlin yang sadar akan itu langsung bicara
"Kak Vero kenal yang bersama Adel?" Tanya Berlin
"Gak." jawabnya singkat
"Dia Lili kak,si culun!"
"Kok berubah?"
"Ya itu kerjaan Adel,tapi cantik kan kak?"
"Cantik."
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
__ADS_1
♈ Komen