The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 61


__ADS_3

1 Minggu kemudian Reza,suci,Alana,dan Leoni berangkat ke negara A untuk menghadiri acara wisuda Adel. Mereka semua nginap dirumah Adit karena kalau di apartemen tidak cukup.


"Mi apa besok mami akan datang sebagai donatur disana?" tanya Adel


"Ya begitulah,walaupun kami datang sebagai orang tua kamu tapi pasti akan ada tempat khusus untuk donatur." jawab suci


"Oh gitu ya." jawab Adel singkat


Disisi lain


"Ver,besok kamu akan memperkenalkan kami sama wanita yang kamu bilang sudah membantu kita kan?" tanya Clarisa


"Iya Mom,tapi mommy jangan kaget ya karena mommy kenal dengan dia bahkan mommy dan Daddy sangat kenal dengan orang tuanya."


"Baiklah,tapi apa orang tuanya tahu kalau dia membantu kita?" tanya Clarisa


"Gak lah mi karena dia tidak meminta pada orang tuanya tapi pada temannya dan aku pun sampai sekarang belum bertemu dengan temannya itu hanya asistennya saja." Kata Vero


"Mommy penasaran dengan temannya itu apalagi kamu bilang kalau temannya itu pemilik Twins company yang sampai sekarang kita tidak ada yang tahu siapa pemimpinnya."


"Iya mom tapi suatu saat pasti akan muncul juga,tidak mungkin selamanya hanya orang yang menjalankannya." Lanjut Vero


"Tapi bisa saja kan dia hanya bekerja di belakang orang kepercayaannya." Kata Marvin yang baru saja keluar dari ruang kerjanya


"Daddy benar mom." lanjut Vero


"Aku kekamar dulu mom,dad,mau istirahat supaya besok gak kesiangan." Kata Vero lalu meninggalkan kedua.orang tuanya yang masih asik ngobrol di ruang keluarga


"Iya sayang " Kata Clarisa


Hari yang ditunggu-tunggu bagi Adel akhirnya datang juga


"Adel duluan ya mi,Adel mau singgah di apartemen dulu ada yang Adel harus ambil." Kata Adel


"Iya sayang,nanti kita ketemu disana saja." Kata suci


Adel lalu melajukan mobil sport pemberian Wira ke apartemennya. Disana ada Lili karena dia menolak untuk bermalam di rumah Adit dengan alasan dia tidak enak dengan orang tua Adel


"Lili!" Panggil Adel saat masuk ke apartemennya

__ADS_1


"Loh kamu kok disini? Bukannya ke kampus?" Tanya lili melihat Adel datang masih menggunakan pakaian santai


"Baju yang akan aku pakai tertinggal,makanya aku kesini mengambilnya. Oya kamu masak?" tanya Adel


"Iya aku bikin nasi goreng,kamu mau makan?" tanya Lili


"Iya aku lapar banget,tadi tidak sempat sarapan karena takut macet dan tidak sempat."


"Ya sudah ayo kita sarapan sama-sama." Mereka berdua menuju meja makan lalu sarapan berdua,setelah itu Adel menuju kamar dan bersiap-siap untuk pergi ke acara wisudanya


"Kamu sudah siap?" tanya lili melihat Adel keluar dari kamar dengan pakaian yang sangat elegan dan riasan wajah yang natural tapi terlihat sangat cantik


"iya aku Uda siap,ya sudah aku berangkat dulu ya. Nanti aku tunggu di kampus aja." Kata adel langsung menuju parkiran dan melajukan mobilnya kekampus


Sesampainya di kampus ternyata sudah banyak peserta wisuda yang datang,keluarga Vero dan Jo juga sudah datang tetapi Adel sama sekali belum melihat keluarganya


"Adel!" Panggil Jo yang melihat Adel turun dari mobil


Adel satu-satunya peserta wisuda yang bukan seangkatan dengan Vero tetapi karena kepintarannya maka dia bisa melakukan ujian dan bisa mengikuti wisuda bersama seniornya,maka dari itu hanya Jo dan Vero yang dekat dengannya. Dengan senyum yang cantik Adel menuju ke arah Jo.


"Hai kak. Berlin mana kak?" tanya Adel saat tiba di tempat Jo dan orang tuan Jo


"Ke toilet tapi entahlah dari tadi gak balik-balik. Oya ma,pa perkenalkan ini Adel sahabat Berlin tapi karena kepintarannya dia mengikuti ujian untuk bisa mempersingkat kuliahnya dan akhirnya dia berhasil." Puji Jo depan orang tuanya


"Hai Del,sudah datang? Lili mana?" tanya Berlin yang baru kembali dari toilet


"Masih di apartemen,paling bentar lagi muncul kok." Kata Adel


"Oya orang tua kamu mana nak?" tanya papa Berlin


"gak tau ni om,dari tadi aku juga mencari mereka,mungkin saja macet makanya lambat datang." Kata Adel


"Tu Vero sama orang tuanya." Kata Berlin menunjuk Vero lalu mereka semua bergabung disana


Mata Vero terus saja melihat Adel membuatnya tidak berkedip


"Kak Vero! Awas loh bola matanya keluar,cantik kan sahabatku." Kata Berlin membuat Vero langsung memalingkan wajahnya dan melihat lain tetapi sangat jelas jika Vero gugup


"Jangan gitu lah,tu Vero jadi gugup kan."Ganggu Jo

__ADS_1


"Hai." Sapa Lili. Tidak ada yang sadar jika lili sudah sampai


"Astaga lili kamu bikin jantungku hampir copot." Kata Berlin


"Habisnya kalian gak ada yang lihat aku datang,Oya orang tua kamu mana Del?" tanya Lili


"Mungkin masih di jalan,paling bentar lagi sampai." Tidak lama kemudian 2 mobil mewah memasuki halaman kampus dan berhenti di parkiran,banyak mata tertuju pada mobil mewah itu,banyak yang bertanya-tanya siapa mobil itu


"Tu mami sama papi." Semua melihat ke arah dimana mata adel tertuju


Saat semua turun dari mobil banyak yang kagum Dengan penampilan semuanya,bahkan mereka kaget saat orang yang turun dari mobil menghampiri Adel. Dari jauh Jeslin dan teman-temannya melihat Reza sekeluarga menghampiri Adel,jadi semakin penasaran.


"Ada hubungan apa orang itu sama Adel?" tanya salah satu teman jeslin


"Ya mungkin aja bukan Adel tapi pak Marvin dan Bu Clarisa,kan mereka pemilik kampus ini jadi pastilah orang itu menemui pemilik kampus bukan Adel " jawab jeslin ketus dan terus menatap kearah adel,lalu mereka semakin mendekat karena penasaran dengan obrolan Adel dan yang lainnya


"Selamat pagi pak Martin dan Bu Clarisa!" Sapa Reza saat menghampiri Marvin dan Clarisa


"Ah tuan Reza,Bu suci,selamat pagi juga. Senang bisa bertemu lagi." jawab Marvin


"Papi kok lama?" tanya Adel. kini Adel sudah tidak mau lagi menyembunyikan identitasnya karena menurutnya tidak ada gunanya menyembunyikan semuanya


"Tadi dijalan macet,mungkin karena ada beberapa kampus yang wisuda hari ini makanya jalan macet." jawab suci


"Del itu kembaran kamu?" tanya Berlin melihat kearah Arsen


"Iya kenalkan dia kembaran ku namanya Arsen dan yang itu Alana adikku,disampingnya itu Leoni sepupuku. Trus yang ini pasti tau dong om Adit hehehehhe." kata Adel memperkenalkan keluarganya


"APA!! jadi itu orang tua Adel? gak mungkin karena setahuku kalau itu adalah donatur nomor 1 di kampus ini." kata jeslin kaget mendengar percakapan itu


"Untung saja kita tidak lanjut mengganggunya,aku tidak tahu bagaimana nasib kita jika kita masih saja menggangunya." Kata teman jeslin


"Siapa sih orang itu kok akrab banget sama om Marvin dan Tante Clarisa?" Tidak jauh dari sana ternyata ada yang memperhatikan kejadian itu


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman

__ADS_1


♈Komen


♈Like


__ADS_2