The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 65


__ADS_3

"Ayo lili masuk!" Ajak Adel saat membuka pintu kamar. Lili sangat kagum pada kamar Adel yang seperti kamar putri


"Wah Del kamar kamu bagus bangat dan luas." Kata Lili melihat sekeliling kamar yang berwarna dusty itu


"Biasa aja kok,malahan lebih bagus kamarku di negara P,dirumah mami dan rumah kakek." Kata Adel sedikit sombong


"huft dasar keluar deh sombongnya."


"Kenyataan." Jawab Adel acuh langsung ke kamar mandi


Setelah beberapa menit dikamar mandi,adel keluar lalu menuju ruang pakaian.


"Kamu gak mandi dan tidur dengan pakaian kotor begitu? Sana mandi terus ganti baju." Kata Adel melihat ke arah lili yang masih duduk di sofa dalam kamar Adel


"Ya mandi dong,masa sih aku gak mandi." Lili lalu mengambil handuk dalam tasnya dan beranjak ke kamar mandi


Setelah beberapa menit lili keluar dengan handuk yang dililitkan di badannya.


"Mana bajunya Del,aku kan gak bawa baju." Adel yang lagi menatap ponselnya kaget melihat lili keluar dengan handuk yang sangat pendek


"Astaga Lili! Kamu gak ada apa handuk lain?" Tegur Adel yang melihat lili keluar dari kamar mandi


"Kan aku memang kalau mandi pakai handuk ini,emang kamu lupa di apartemen aku selalu pakai ini?" Jawab Lili dengan wajah polosnya


"Kan kamu dikamar sendiri mana pernah aku perhatikan,lagian waktu kamu dikamar ku,kamu kan selalu ganti baju di kamar mandi."


"Ah iya ya,aku lupa. Mana bajunya dingin tau." kata Lili dengan gaya kedinginan


"Dasar. Tu sebelah sana ada ruangan,masuk ada kesana,disana ada lemari cari yang ada tulisan pakaian tidur lalu cari juga tulisan handuk atau piyama mandi,ambil satu piyama mandi itu lalu pakai besok dan seterusnya!" Kata Adel menunjuk ruangan gantinya


"Oke makasih tuan putri." Lili langsung saja keruangan itu dan matanya tampak sangat berbinar ketika memasuki ruangan itu

__ADS_1


"Wah Adel kayak penjual baju aja,tasnya,sepatunya bahkan perhiasannya semua tertata rapi pada tempatnya dan banyak bangat." Lili bicara pada diri sendiri ketika melihat ruang ganti Adel yang mewah dan serba ada juga rapih


Lili keluar dengan baju tidur yang dia ambil di lemari Adel,menurutnya baju itu sangat bagus tapi bagi Adel biasa aja


"Gimana rasanya sudah mandi dan ganti baju,segar kan? Makanya jangan malas mandi." Ejek Adel yang masih sibuk dengan ponselnya


"Segar dong,apalagi pakai baju bagus seperti ini.Hehehehehhe." Kata lili sambil tertawa


"Dasar..Ya sudah aku tidur duluan." kata Adel langsung menyimpan ponselnya dan berbaring


Keesokan harinya


drrrt drrt drrt


ponsel Lili terus saja berdering padahal waktu baru menunjukkan jam 5. Lili sangat malas mengangkat ponselnya


"Lili..lili..Tu hp mu bunyi terus dari tadi." Kata Adel yang baru selesai sholat menghampiri lili di tempat tidur


"Aku malas del,ini baru jam 5 tapi ada saja orang yang nelpon. Biarin aja,aku mau sholat dulu." Kata Lili langsung ke kamar mandi


"Hallo..Lili kenapa kamu gak bilang kalau ikut ke kota M bersama Adel?" teriak Berlin dari balik telpon. Berlin baru mengetahui jika Lili ke kota M bersama Adel dari Jo. Sebelum ke kota M Jo dan Lili sempat telponan dan disitulah Lili memberitahu jika ingin ke kota M


"Astaga Berlin kamu teriak kayak orang dihutan aja." Kata Adel menjauhkan ponsel dari telinganya


"Adel..Mana lili? Kenapa kalian jahat bangat sama aku? Kalian pergi gak bilang-bilang dan ngajak aku juga." Berlin protes dan terus saja bicara


"Kamu gak pernah nanya." Jawab Adel cuek


"Kumat deh juteknya. Padahal aku pengen bangat ke kota M sekalian liburan." Kata Berlin


"Ya kan bisa nyusul kesini,gitu aja kok repot sih."

__ADS_1


"Ah iya kamu benar juga,aku akan ijin dulu lalu nyusul kalian." Berlin langsung mematikan telponnya


"Kebiasaan langsung main matiin gitu." Gerutu Adel lalu meletakkan ponsel Lili


"Siapa yang nelpon?" tanya lili yang baru selesai sholat


"Biasalah Berlin,siapa lagi si pembuat masalah."


"Kenapa dia?"


"Dia marah sama kamu karena tidak memberitahukannya kalau akan kesini."


"Aku kan sudah kasih tau kak Jo,masa sih kak Jo gak blg ke Berlin."


"Sebenarnya kamu sama kak Jo itu pacaran atau gimana sih?"tanya Adel


"Gak tau juga,kami dekat gitu aja." Kata Lili


"Gitu ya..pacaran juga gak masalah kok jadi kamu sama Berlin bisa jadi ipar tapi siap-siap aja puny ipar yang cerewetnya gitu."


"hmmm..entahlah aku gak memikirkan itu,aku mau fokus kuliah supaya bisa bekerja dan membuat kedua orang tuaku di sana jadi bangga walaupun mereka hanya bisa melihatku dari atas." Kata Lili sedikit sedih ketika mengingat orang tuanya


"Sudah ah jangan melow gitu,sana mandi pasti tadi kamu gak mandi kan sebelum sholat."


"Hehehehe..iya sih. Ya sudah aku mandi dulu."


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman

__ADS_1


♈Komen


♈Like


__ADS_2