The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 76


__ADS_3

Jam 7 malam Adel dan sahabatnya serta Arsen juga Adit melakukan BBQ di belakang rumah Adit,mereka memasak aneka daging dan seafood. Terlihat jelas kecanggungan antara Adel dan Vero tetapi yang lain berusaha mencairkan suasana


"Kak Vero sini dong bantuin kita bakar dagingnya!" Panggil Berlin yang sedang asik membakar daging bersama Adel


"Kan sudah ada Adel. Biar aku sama Jo kerjain yang ini saja." Kata Vero merasa tidak enak karena melihat Adel yang hanya diam saja


"Sini aja kak,gak apa-apa kok." Kata Adel yang merasa kalau Vero sedikit canggung


"Sudah sama Ver bantuin tu cewek-cewek,kan kasian mereka bakar daging,biar aku sama Arsen yang ngerjain ini." Kata Jo yang sedang mengangkat barang yang diperlukan


"Baiklah." Vero lalu ke tempat Adel dan Berlin,sedangkan lili sedang merapikan peralatan makan bersama Adit


Setelah semua siap,mereka akhirnya makan bersama dengan penuh canda tawa bahkan tidak ada sedikitpun kecanggungan antara Adel dan Vero,ya mungkin karena mereka banyak dan asik bercanda


@Del bisa bicara sebentar gak berdua? Chat Vero pada Adel yang ingin berbicara berdua


@Oke,kita kebelakang aja.


Mereka akhirnya jalan berdua kebelakang dan yang lainnya sudah mengerti makanya tidak ada satupun yang bertanya malah mereka makin seru makan


"Ada apa kak?" tanya Adel saat sampai di tempat tujuan


"Ini buat kamu,semoga kamu senang dan suka,ya walaupun gak seberapa tapi aku harap bisa jadi kenangan untuk kamu. Walaupun kita tidak ada hubungan tapi kita tetap sahabat dan aku akan menunggu kamu sampai kamu pulang kesini." Kata Vero sambil menyodorkan sebuah kotak yang sudah terbungkus warna ungu muda itu


"Ini apa kak?" tanya Adel menerima kado itu


"Nanti kamu buka saat tiba disana aja ya." Kata Vero


"Iya kak. Kak Vero sekali lagi aku minta maaf ya karena tidak bisa melanjutkan hubungan kita,kakak tidak perlu menungguku karena aku yakin banyak wanita yang suka dengan kakak dan jauh lebih baik dari aku." Kata Adel berusaha tenang dan tidak terlihat kalau dia sebenarnya sedih


"Entahlah Del aku juga gak tahu apa aku bisa atau tidak,jujur setelah kita jalani satu bulan aku merasa cocok sama kamu dan disitulah aku sadar kalau aku suka dan cinta sama kamu ya walaupun aku gak tahu bagaimana perasaan kamu ke aku." Kata Vero


"Semoga kakak bisa membuka hati. Ya sudah kak ayo kita kembali,gak enak sama yang lain." Ajak Adel karena dia tidak mau jika lama bersama Vero malah hatinya makin sakit

__ADS_1


"Baiklah." Vero lalu berjalan di belakang adel


"Kak terima kasih ya jadinya,pasti aku buka jika sampai dinegara S. Ni buat kakak." Adel tiba-tiba saja berhenti jalan dan balik kebelakang membuatnya hampir menabrak Vero yang berjalan. Adel memberikan kalung yang dia gunakan untuk Vero,kalung itu merupakan kalung kesayangannya yang didalam liontin nya ada tulisan namanya


"Ah..Iya sama-sama. Ini buat aku?" tanya Vero memegang kalung itu


"Iya kak,kakak simpan ya.Jika kita berjodoh nanti kakak kembalikan ke aku tapi jika takdir mengatakan lain maka simpan saja atau buang saja kalung itu." Kata Adel


"Aku akan menyimpannya sampai kapanpun." Kata Vero memakai kalung itu dan menutupinya dengan baju


"Ayo kak." Mereka akhirnya kembali ke tempat yang lainnya kumpul dan melanjutkan acara mereka


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam akhirnya mereka mengakhiri acara itu dan ke kamar yang sudah disiapkan oleh Adit karena mereka memang disuruh untuk menginap disana


Keesokan harinya semua bangun pagi dan bersiap-siap mengantar Adel juga Arsen ke bandara.Mereka ke bandara jam 8 pagi


"Om Adit jagain lili ya,jangan sampai ada yang macam-macam sama dia,dan jangan lupa cari Tante buat aku jangan jomblo terus,aku mau nanti kalau aku kembali om Adit harus sudah mendapatkan Tante buat aku." Kata Adel membuat Adit yang sedang makan malah tersedak


Arsen memang jarang banget bicara bahkan dia tidak memperdulikan apapun yang ada disekitarnya kecuali jika itu membahayakan keluarganya maka dia akan langsung bertindak.


Setelah makan mereka semua berangkat ke bandara mengantar Adel dan Arsen


"Berlin,lili,kak Jo dan kak Vero,aku berangkat dulu ya,kalian tetap seperti ini ya sampai aku pulang,jangan pernah ada selisih antara kalian." Kata Adel memeluk Berlin dan lili


"Iya tenang aja,kami akan selalu ingat apa yang kamu katakan. Kamu hati-hati ya disana,kalau ada apa-apa langsung hubungi kami,disini kami menunggu kamu kembali." Kata Berlin


"Iya Del kamu tenang aja,disaat nanti ku pulang kami juga sudah lulus kuliah dan kita bisa mencari pekerjaan sama-sama." Sambung lili


"Kak Vero ingat pesanku ya,dan kak Jo jagain lili jangan sakiti dia. Jangan lama-lama memendam perasaan,nanti lili diambil orang lain loh." Kata Adel


"Om aku pamit ya,aku serahkan semua pada om selama aku di negara S,tolong pantau perkembangannya." Kata Adel sengaja tidak menyebut apa yang dia maksud karena dia tidak mau sahabatnya tahu soal twins Company dan Adit sudah mengerti apa maksud Adel


"Iya kamu tenang aja,ingat pulang dan banggakan om lagi." Kata Adit pada keponakan kesayangannya itu

__ADS_1


"Om Arsen juga pamit ya." Sambung Arsen yang memeluk Adit


"Semuanya kami pamit ya,makasih telah mengantar kami." kata Arsen lalu menarik kopernya dan Adel masuk ke dalam bandara sedangkan setelah Arsen dan Adel hilang dari pandangan mereka,mereka lalu pulang kerumah masing-masing


"Om kalau gitu lili kembali ke apartemen dulu ya,." Pamit Lili


"Kamu sama siapa? Om Anatar aja." Kata Adit


"Gak perlu om biar lili kami yang antar lagipula kan kami searah dan om Adit juga harus kekantor,bukannya kantor om Adit dan apartemen Adel beda arah." Kata Berlin


"Iya om aku sama mereka aja,jadi om ke kantor saja." Kata Lili


"Baiklah kalau gitu saya duluan ya,kalian hati-hati." Adit lalu meninggalkan mereka dan langsung ke kantor


Dalam ruang tunggu Adel dan Arsen sama-sama sibuk dengan urusan masing-masing, tiba-tiba Arsen mulai bicara


"Del kamu dan Vero masih pacaran bohongan?" tanya Arsen


"Gak." Jawab Adel singkat


"Sejak kapan?" Arsen sangat penasaran dengan hubungan saudara kembarnya


"Beberapa hari yang lalu." Adel hanya menjawab singkat karena tidak mau Arsen makin banyak bertanya


🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Komen


♈ Like

__ADS_1


__ADS_2