
"Pokoknya aku mau Vero ma,tidak ada yang bisa memiliki Vero,jika aku tidak bisa mendapatkannya maka orang lain juga tidak boleh." Kata Zoya pada Ambar ketika mereka dalam perjalanan pulang kerumah
"Zoya kamu jangan nekat,ini memang sudah perjanjian mama sama Clarisa jadi sekarang kita tidak bisa apa-apa lagi." Ambar mencoba menasehati Zoya berharap Zoya tidak gegabah dan melakukan hal bodoh yang akan merugikan dirinya
"Aku tidak mau tau ma,kalau mama tidak bisa membantuku,aku sendiri yang akan mendapatkan Vero dengan caraku " Kata Ambar tetap keras kepala
"Jangan menyesal suatu saat nanti kalau kamu tidak mendengarkan mama." Kata Ambar mulai kesal pada sang anak
Zoya sangat tergila-gila sama Vero makanya dia rela melakukan apapun supaya Vero jadi miliknya,tetapi dia tidak memikirkan konsekuensinya jika tetap melakukan hal yang bahaya.
"Apa yang kak Vero mau katakan?" tanya Adel
"Bagaimana kalau kita pura-pura pacaran saja,karena sekarang keluarga kita tahu kalau kita pacaran,jika aku mengatakan yang sebenarnya pasti semua akan marah,kita lakukan ini tidak perlu lama,1 bulan sudah cukup kok jadi setelah 1 bulan kita akhiri ini dan pura-pura putus." Kata Vero berharap jika Adel mau
"Lalu bagaimana kalau mereka tahu kita pacaran bohongan,pasti mereka akan lebih marah lagi." Kata Adel
"Itu tidak akan terjadi kalau tidak ada yang membocorkannya jadi masalah ini hanya kita yang tahu berdua."
"Baiklah kak aku mau jadi pacar bohongan kakak." Jawab adel
"Jadi kita sekarang bertindak layaknya orang pacaran." kata Vero
"Ok. Ayo kita kembali kak,aku mau pulang,pasti mami dan papi sudah menungguku."
"Iya,aku juga mau pulang." Mereka berdua kembali ke tempat Marvin dan Clarisa
"Om,Tante,Adel pulang dulu ya,mami sama papi pasti sudah menunggu." Pamit Adel
"Iya sayang kamu hati-hati ya,tapi kamu pulang sama siapa?" tanya clarisa
"Adel bawa mobil kok Tan." Jawab Adel langsung pergi dari sana
__ADS_1
semuanya sudah pulang semenjak Vero dan Adel ngobrol ya jadi sekarang tinggal orang tua vero dan Vero,Lili juga sudah pulang dan langsung menuju rumah adit.
Kini semua sudah berada dirumah Adit,karena besok mereka akan berangkat ke kota M untuk bersama-sama mengunjungi Hasna dan makan Wira.
Faris dan Widya tidak hadir di acara wisuda Adel karena mereka lagi berkunjung ke negara S dimana tempat Claudia,sekaligus memantau perusahaan disana,ya walaupun sekarang bukan Faris lagi yang memimpin ataupun Reza tetapi Faris masih sering memantau anak-anaknya,apalagi Claudia baru pertama terjun langsung di perusahaan.
Suami Claudia juga sedang mempersiapkan pembukaan galerinya di sana,sambil membantu Claudia di perusahaan. Faris dan Widya akan menyusul Reza ke kota M bersama Claudia,Leon dan kedua anak Claudia 2 hari lagi. Mereka semua berkumpul disana karena ingin mengadakan syukuran atas wisudanya Arsen dan Adel,juga sekalian doa untuk Wira.
"Lili kamu ikut aku ya,sekalian kita liburan juga,kan kamu belum pernah kesana." Ajak Adel
"Apa tidak masalah del,aku kan orang lain." kata Lili tidak enak
"Aku sudah anggap kamu keluarga jadi kamu juga harus ikut." kata Adel tegas
"baiklah aku akan ikut."
" Nah gitu dong kan enak,tidak usa bawa baju." Adel tersenyum puas
Butuh waktu yang lama mereka sampai di kota M,saat mereka sampai Hasna sudah tidur tetapi Chika, Yanti,dan Malik belum karena mereka sengaja menunggu Reza sampai. Jam 11 Malam beberapa mobil memasuki pekarangan rumah Wira dan ternyata itu adalah Reza beserta keluarganya
"Om,Tante,kayaknya kak suci sudah sampai." Kata Chika menghampiri Malik dan Yanti yang duduk di ruang tengah sambil nonton
"Iya,itu mereka." Kata Yanti
"Assalamualaikum ibu,Ayah." Salam suci saat memasuki rumah dan diikuti semuanya
"Waalaikum salam,Kalian sudah sampai ternyata." Yanti lalu memeluk suci bergantian dengan yang lain
"Kak suci!" Chika langsung datang memeluk suci,mereka memang seperti perangko yang sangat lengket bahkan melebihi suci ke Priska yang adik kandung sendiri
"Kamu masih sama kayak dulu,ingat kamu sudah punya anak jadi ubah tu sifat manjanya." Kata suci sambil memeluk balik adik sepupunya
__ADS_1
"Ih kak suci,aku kangen sama kakak."
"Kangen atau ada maunya lagi?"
"Gak lah kak,aku malah berterima kasih sama kakak karena sudah Banyak membantuku." Kata Chika
"Sudah kangen-kangennya,biarkan mereka istirahat dulu,besok baru lanjut." kata Malik
"Eyang sudah tidur ya?" tanya Adel pada Yanti
"Iya sayang,biasa lah kan eyang sering tidak enak badan jadi harus banyak istirahat dan tidak begadang,besok pagi saat sarapan baru kalian bertemu." Jawab Yanti memberi pengertian pada cucunya
"Ah iya Oma,opa,Tante chika Kenalin ini sahabat Adel di negara A dan dia juga tinggal dengan Adel di apartemen." Kata Adel memperkenalkan lili pada keluarganya
"Saya Lili Oma,opa,Tante." Lili menyalami satu persatu penghuni rumah disana
"Selamat datang di kota M ya sayang." Kata Yanti
"Iya Oma."
"Ya sudah Adel lebih baik kamu ke kamar sama lili untuk istirahat." Kata Yanti
"Iya Oma. Kalau gitu kami ke kamar dulu." Adel dan Lili langsung menuju lantai 3 dimana kamar para cucu Wira tersedia. Dirumah itu lantai dasar kamar Wira dan Yanti serta anak-anaknya,lantai 2 kamar cucunya seperti suci,Chika dan yang lainnya sedangkan lantai 3 kamar cicitnya seperti Arsen dan yang lain.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
__ADS_1
♈Like