
Hari ini Chika dan Mona janjian bertemu di sebuah Restauran untuk membahas tentang hubungan mereka
"Mbak Mona,maaf saya telat!" Kata Chika yang baru saja datang,ternyata Mona sudah duluan datang. Mona memang belum kembali ke negara P setelah pemakaman Wira,dia memilih menetap sementara di kota M sampai urusannya selesai
"Tidak masalah kok,aku juga baru sampai." Jawab Mona dengan tersenyum
"Jadi bagaimana Chika,apa yang akan kamu lakukan?" tanya Mona
"Aku sudah mengurus gugatan cerai mbak,aku gak bisa terus menerus hidup dengan orang yang penuh kebohongan." Kata Chika dengan santai tetapi sangat jelas di wajahnya kalau dia marah sekaligus sedih
"Aku paham dan ngerti bagaimana perasaan kamu,disini aku juga salah karena membiarkan James dan keluarganya berbuat seperti itu pada kamu dan keluarga kamu."
"Mbak gak perlu merasa bersalah,seandainya saja keluarga James tidak serakah dan tidak banyak menuntut,ini semua tidak akan terjadi,disini mbak juga jadi korban,hampir 6 tahun mbak diduakan bahkan mbak diminta untuk mengalah,aku sangat mengerti bagaimana posisi mbak,sakit pasti sangat sakit berada diposisi mbak,yang harus rela berbagi suami pada wanita lain." Chika mulai memegang tangan Mona karena dia merasa disini yang paling tersakiti adalah Mona
"Aku bisa apa,demi anak aku harus rela walaupun sakit seperti yang kamu katakan tadi,tapi jika aku tidak melakukannya maka anakku akan kehilangan sosok ayah,tapi ternyata pengorbanan ku sia-sia karena anakku akan tetap kehilangan sosok ayah,aku yakin sebentar lagi surat gugatan cerai akan datang karena keluarga itu tidak akan tinggal diam,mereka akan melakukan berbagai macam cara agar keinginannya tercapai bahkan melenyapkan orang pun bisa." Mona mengatakan itu dengan tetesan air mata
"mbak boleh aku bertanya?" Tanya Chika
"Apa?"
__ADS_1
"Keluarga mbak dimana?"
"Huft..aku sudah tidak memiliki keluarga,dulu aku tinggal di sebuah yayasan sampai akhirnya aku kuliah dan bertemu dengan James,disitulah awal mulai kami dekat tetapi keluarganya menentang hubungan kami dengan alasan aku tidak memiliki asal usul yang jelas tetapi James tetap bersikeras mempertahankan hubungan kami,hingga suatu saat dia ingin menikahi ku saat aku sudah wisuda tetapi keluarganya tetap menentang,James nekat akan meninggalkan rumah kalau keluarganya tidak menyetujui hubungan kali dan akhirnya mereka setuju dengan syarat kurang dari 5 tahun aku harus memberikan James 2 orang anak,masalahnya muncul ketika pernikahan kami sudah berjalan 4 tahun karena aku belum juga hamil,James mulai terpengaruh omongan keluarganya dan entah bagaimana kalian bisa menikah,tetapi setelah kalian menikah aku hamil dan itu membuat James senang tetapi keluarganya tidak pernah menganggap itu,apalagi saat mendengar kamu hamil,posisiku semakin terpuruk,kadang jika James ingin menemuiku,harus sembunyi-sembunyi agar tidak ada yang mengetahuinya." Mona menarik nafas karena merasa tidak sanggup lagi
"Sudah mbak gak usa cerita jika tidak sanggup." Chika memegang bahu Mona dan menenangkannya
"Tidak masalah,aku Harus cerita supaya semua jelas. Aku lanjutkan ya."
"Iya mbak."
"Pernah suatu hari saat James berada di rumah bermain bersama anakku,papanya datang dan mencaci maki aku bahkan mengancam akan memisahkan aku dan anakku jika aku tidak menuruti kemauan mereka,akhirnya dengan berat hati aku meminta James untuk pulang kesini dan melarangnya datang jika bukan keperluan yang penting. Lalu bagaimana kamu bisa bertemu dengan James,aku sering bertanya padanya tapi dia sama sekali tidak mau mengatakannya bahkan dia marah jika aku bertanya soal kamu."
"Lalu apa sekarang dia masih menghubungimu?"Tanya Mona
"Iya mbak bahkan tiap hari dia menelpon ku tapi aku tidak menanggapinya. Lalu mbak mona apa yang akan mbak lakukan selanjutnya jika James benar menceraikan mbak?"
"sebelum dia menceraikan ku,aku yang akan duluan menggugatnya,aku juga sudah mengurus semuanya dan sekarang dalam proses. Setelah perceraian ku dan dia,aku akan memulai hidup baru dan anakku,aku akan ke negara A dan membuka usaha disana."
"Ide yang bagus mbak."
__ADS_1
"Aku sangat berterima kasih sama kamu dan keluargamu karena telah mengijinkan aku dan anakku tinggal sementara di apartemenmu."
"Iya mbak,sudah sewajarnya kita saling membantu,Bagaimana pun anakku dan anak mbak kan saudara seayah,suatu saat mereka pasti bisa jadi saudara yang saling mengasihi. Kalau begitu aku duluan ya mbak,aku masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan karena besok akan ada meeting pagi." Pamit Chika
"Ah iya,kamu hati- hati ya."
"Jika mbak ada perlu,hubungi aku aja ya." Chika pergi meninggalkan Mona yang juga ingin pergi dan kembali ke apartemen
Setelah pertemuan itu ada rasa lega di hati Chika dan Mona yang sudah mengeluarkan semua apa yang ada di hati mereka
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
♈ Komen
__ADS_1