
...(tidak mungkin kalau orang yang ada di rumah yang menjadi dalang dari kejadian ini, bisa jadi orang luar yang mengetahui atau mengenal keluarga ku. Tapi seingat ku hanya marisa saja yang aku kasih tahu mengenai pernikahan ku sama mentari, tapi apa mungkin marisa bisa setega itu, bahkan mama juga terluka dalam kejadian ini, jika memang benar marisa adalah dalangnya, dia akan menyesal telah kenal Leon) suara hati leon...
leon menyuruh beberapa pengawalnya dan juga polisi untuk mencari jalan menuju hutan itu, dan mereka di sarankan untuk mengendarai motor saja, biar tidak ada yang curiga, jadi mereka bisa leluasa untuk menemukan keberadaan mentari.
Semua orang yang bertugas di beri HT yang berukuran kecil dan langsung di pasang di telinga mereka masing masing, sehingga tidak menimbulkan suara yang keras seperti HT pada umumnya.
Leon menunggu hasil penelusuran dari yang lain, jika sudah di temukan, maka leon dan yang lainnya juga bergegas menggunakan mobil yang mereka bawa.
...****************...
anak buah marisa banyak yang berjaga jaga di depan gerbang rumah, dan ada juga yang berada di tengah tengah hutan, untuk berjaga dan mengawasi orang orang yang lewat, dan sementara marisa sendiri masih menyiksa mentari dengan caranya. Sampai mentari benar benar kehabisan tenaga untuk teriak dan menangis, kini hanya suarah lirih dari mentari yang masih terdengar minta tolong.
Tiba tiba para anak buah marisa berdatangan untuk memberi kabar, kalo ada beberapa pengendara yang masuk ke dalam hutan dan utu sangat mencurigakan.
Marisa sangat terkejut mendengar itu " apa... kalian kenal tidak dengan mereka" tanya marisa
"tidak bos... Tapi mereka sangat mencurigakan, mereka seperti sedang mencari sesuatu di hutan, " jawaban dari anak buah marisa
"lalu... Siapa itu, jangan jangan itu polisi yang sedang menyamar, atau mereka adalah suruhan dari keluarga wijayanigrat" ucap marisa
"ehhh kamu perempuan sialan.... Awas saja yah... Kalau kamu sampai ngadu ke siapapun, saya akan benar benar menghabisi kamu pada detik itu juga. Jadi kamu jangan berani berani bilang ke leon atau ke keluarganya kalau aku adalah dalang dari semua ini, kalau kamu masih sayang dengan nyawa kamu, dan aku juga bisa menghabisi orang tua leon kalau sampai ini kebongkar" ancaman dari marisa untuk mentari
Karena mentari sangat ketakutan, dan dia juga tidak mau kalau hal ini sampai terjadi lagi, jadi mentari setuju setuju aja dengan omongam marisa tadi.
marisa dan anak buahnya lari mencari tampat persembunyian karena mereka semua juga tidak mau kalau sampai tertangkap, dan marisa sendiri juga tidak mau kalau sampai leon membencinya dan meminta putus dari nya.
...****************...
Anak buah leon dan polisi itu akhirnya sampai di tengah tengah hutan, dan mereka sangat terkejut kalau ada rumah yang cukup besar di sini, walaupun rumah itu seperti sudah lama kosong tapi kemewahan dari rumahnya masih terlihat.
__ADS_1
Mereka mencoba masuk ke dalam rumah dan benar saja, di halaman rumah itu ada mobil yang di gunakan penjahat untuk membawa mentari, dan mereka juga sangat terkejut kalau ternyata di sekitar rumah itu terdapat sinyal, jadi bisa di bilang rumah itu memiliki alat untuk menangkap sinyal yang bisa di gunakan sama orang yang berada di dalam rumah itu.
Beberapa dari mereka langsung menyebar dan ada juga yang menghubungi leon untuk segera masuk hutan dan jalan mengikuti jalan setapak yang ada di hutan itu.
Mendapat kabar seperti itu, alhirnya rombongan leon langsung masuk ke dalam hutan dan mengikuti arahan yang di berikan sama salah seorang anak buahnya.
Mentari yang mendengar beberapa orng yang memanggil nya, dia langsung bersemangat kembali, dan mencoba sekuat tenaga untuk teriak minta tolong.
"TOLONG......." teriak mentari sambil menahan rasa sakit di tubuhnya
"Mentari.... Kamu di mana.... Kamu twriak sekarang .... Agar kami bisa mendengarmu" ucap salah seorang anak buah leon
"TO..... Long.... " teriak mentari lagi sambil tersengal sengal
"tolong.... Mentari dinsini" teriak mentari yang mulai melemah lagi
Setelah mendengar suara mentari, semua orang langsung bergegas mencari sumber suara itu, termasuk leon yangs udah sampai di rumah itu. Dan tak lama akhirnya leon dan yang lainnya menemukan mentarindalam keadaan yang sangat memprihatinkan.
Saat ikatan itu di lepas, tubuh mentari langsung jatuh di pelukan leon, dan leon dengan sigap langsung menggendong mentari untuk di bawa ke rumah sakit.
leon dengan di temani beberapa pengawal, langsung membawa mentari ke rumah sakit, dan pengawal yang lainnya bersama polisi menyisir tempat kejadian penculikan mentari.
...****************...
Melihat keadaan mentari yang seperti itu, leon sangat kasian dan tidak tega, yang biasanya mentari anak yang semangat dan lincah, kini dia dalam keadaan luka parah bahkan tidak sadarkan diri.
Setelah beberapa saat, mobil leon telah sampai di rumah sakit, mentari langsung di bawa ke ruang UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama.
leon menunggu dengan harap harap cemas, diantidak berani ngasih tahu ke mama nya tentang apa yang menimpa mentari saat ini, dia takut kalau sampai mamanya menjadi cemas dan sedih lagi.
__ADS_1
"bapak bayar saja dulu admistrasi nya, karena pasien harus rawat inap" ucap suster yang ikut menangani mentari
"baik sus... Saya akan membayarnya sekarang" jawab leon yang langsung berlari menuju bagian pembayaran
Setelah membayar dan menunggu beberapa saat, mentari yang masih tidak sadarkan diri dan terbaring di ranjang di bawa masuk ke ruang operasi untuk menjalankan tindakan selanjutnya.
"dok... kenapa mentari harus di operasi?" tanya leon
"pasien mengalami patah tulang di bagian tulang rusuk nya, dan terdapat sedikit pendarahan di bagian dadanya, sehingga kita harus segera melakukan operasi, kalau tidak nyawa pasien bisa terancam" penjelasan dokter
Mendengar itu leon seketika lemas dan dia semakin tidak percaya, jika saja dia datang lebih cepat, mungkin mentari tidak akan seperti ini, dan jika saja bukan karena dia mentari tidak akan merasakan seperti ini.
Leon sangat frustasi, dan itu adalah pertama kali leon menangis, hanya karena seorang perempuan,Bahkan untuk mamanya sendiri leon tidak pernah menangis. Leon bingung harus ngasih tahu apa ke mamanya, tapi jika tidak di kasih tahu maka mama nya akan lebih marah sama dia. Jadi pada hari itu juga leon mencoba menghubungi mamanya untuk memberi tahu keadaan mentari.
~tuttttt...... Tuttttttt......~ nada sambung dari telpon genggam leon
Mama melinda : halo le..... bagaimana pencarian kamu.... Mentari bagaimana....
Leon : ma.... Mama sabar yah.... lebih baik mama pergi ke rumah sakit X yang ada di kota Y
Mama melinda : Rumah sakit?.... Ngapain di rumah sakit leon... Mentari kenapa
Leon : lebih baik mama ke sini yah... Nanti leon ceritakan sama mama, mentari kenapaaa
Mendengar itu mama melinda langsung berangkat sama papa deny untuk melihat keadaan mentari, sementara itu leon mengumpulkan semua pengawalnya yang baru saja datang dari tempat mentati di temukan.
"kaliamn menemukan apa di sana?" leon yang bertanya dengan nada yang marah
"maaf tuan, di sana kami tidak menemukan bukti apa apa, karena rumah itu hanya rumah kosong yang tidak ada barang apa apa dinsana, bahkan pemilik rumah itu sudah pindahnke luar negeri, dan semua barang barangnya telah di angkut semua, hanya ada beberapa kayu yang di kumpulkan sama warga" penjelasan dari anak buah leon
__ADS_1
Mendengar itu leon semakin murka lagi, karena dia tidak bisa menemukan siapa dalang dari kejadian ini, jalan satu satunya adalah mentari, jika mentari sadar nanti, leon akan segera menanyakan ke mentari siapa saja orang yang telah menculiknya.