TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 54


__ADS_3

Setelah permainan itu, mereka langsung mandi bersama sama di dalam ruangan leon, bahkan leon masih menggunakan sedikit tenaganya untuk menyerang mentari di dalam kamar mandi. Setelah puas mereka berdua lanhsung menggunakan baju mereka masing masing, dan bertingkah seperti tidak pernah terjadi apa apa, dan mereka juga langsung membereskan ruangan yang berantakan itu, dan tak lupa mereka juga membersihkan cairan yang keluar dan berantakan.


...****************...


Bu melinda langsung pergi ke bank untuk mengaturkan karu kredit dan juga kartu ATM untuk menantunya itu, karena memang kartu identitas mentari masih ada di bu melinda jadi sekalian saja bu melinda mengurus kartu kredit untuk mentari. karena bu melinda adalah tamu VVIP di bank tersebut jadi dia langsung bisa mengurus itu dengan sangat mudah, dan tidak perlu untuk mengantri seperti orang orang pada umumnya.


bu melinda juga tidak ragu ragu memasukan uang dengan jumlah yang sangat banyak untuk di masukan ke dalam ATM tersebut, dan juga bu melinda juga memberikan limit yang tak terhingga, sehingga mentari bisa membelanjakan kartu itu dengan sesuka hatinya.


Setelah selesai dari bank, bu meljnda ingin langsung pergi ke rumah anak anak nya itu, karena dia sangat penasaran ingin mengetahui sampai mana keberhasilan mentari untuk merebut hati leon, dan apakah leon juga sudah memiliki perasaan untuk mentari.


Bu melinda juga ingin ngasih tahu tentang hubungan dion sama marisa, agar leon bisa benar benar melepaskan marisa dan mereka tidak ada hubungan lagi, karena bu melinda ingin menyuruh leon fokus sama mentari, karena bu melinda ingin sekali memiliki cucu dari mereka berdua.


Sesampainya bu melinda di kediaman putranya itu, bu melinda langsung mencari info pada asisten rumah tangga leon, apa mereka sering berantem atau tidak, dan apa leon masih kejam sama mentari atau sama mereka semua.


"tidak kok nyonya, tuan dan nona sangat akur, walaupun mereka tidak pernah melakukan hubungan romantis di depan kota, tapi kita yakin mereka tidak pernah berantem" ucap kepala pelayan di rumah leon dan mentari


"trus apa ada perempuan lain yang yang di bawa leon untuk keluar masuk rumah ini?"


"tidak ada nyonya, sementara ini tidak ada siapa pun tamu di rumah ini, bahkan saya lihat tuan leon sendiri sangat menjaga perasaan dari nona mentari, jadi tuan leon banyak mengalah pada nona, tapi yah terkadang mereka sedikit berbeda pendapat, namun berantem mereka adalah berantem lucu, trus tidak lama, mereka akan baik kembali"

__ADS_1


"yah baguslah kalau begitu, saya mewajibkan kalian semua untuk terus mengawasi merka berdua, dan jika ada perempuan lain yang masuk rumah ini dan dia terlihat menggoda leon, kalian sudah tahukan apa yang harus kalian lakukan"


"iya nyonya, kami tahu kok, bahkan kami juga sudah menyiapkan semua itu, tapi untuk sampai sekarang masih aman terkendali"


Bu melinda langsung masuk ke dalam kamar tamu untuk beristirahat sambil menungu mereka pulang ke rumah, bu melinda juga menghubungi suaminya untuk menyusulnya nanti malam ke rumah leon.


...****************...


Leon dan mentari langsung makan bersama, mereka makan dengan sangat lahap, karena tenaga mereka berdua sudah banyak keluar saat tadi, kini canda tawa sudah menghiasi kebersamaan mereka, dan leon sendiri sudah tidak canggung untuk berprilaku romantis sama istrinya itu.


Mentari juga sangat senang karena prilaku leon yang sudah banyak berubah, walaupun leon belum mengutarakan perasaan nya, tapi mentari sudah bisa merasakan kalau kini sudah ada nama mentari di dalam hati leon.


Sayangnya kebahagiaan mereka tidak bertahan lamah, karena tiba tiba pintu kantor leon di ketuk sama orang dengan sangat keras, dengan cepat leon pergi membuka pintu itu dan melihat siapa orang yang berani mengetuk pintu sekeras itu.


"leon... Kamu itu kenapa sih... Kamu dari dulu tidak pernah membentak aku, tapi kenapa kini kami berani membentak aku" jawab orang yanga da di depan leon


Mentari yang masih duduk di sofa, hanya bisa mendengar karena dia tidak bisa melihat orang itu, mentari samar samar mengingat kembali masa di mana dia diculik waktu itu, karena suaranya bagi mentari tidak asing.


Mentari yang di bawah penasarannya akhirnya memberanikan diri melihat siapa orang itu, dia diam diam melihat dengan mengintip dari belakang badan leon, saat melihat wajah orang itu mentari langsung histeris dan dia langsung jatuh sambil teriak.

__ADS_1


"KAMU...... Ngapain kamu di sini.... Pergi kamu sekarang.... Jangan sakutin aku...."


Mendengar itu leon langsung terkejut dan langsung menghampiri mentafi yang sangat ketakutan


"kamu kenapa tari... Kamu kenapa"


"dia jahat... Dia jahat... Dia sudah siksa aku... Dia mau bunuh aku.... Aku takut sama dia.... pergi kamu dari sini"


"kak leon tolong aku.... Aku takut.... Hahhh pergi kamu dari sini.... Hahhhh jangan sakiyin aku"


Mentari terus saja berteriak teriak sampai beberapa orang yang mendengarnya langsung berkumpul melihat apa yang terjadi, leon berusaha menenangkan mentari dengan mengusir orang yang membuat mentari takut.


"marisa kamu pergi saja dari sini, sebelum saya holang kesabaran sama kamu, lebih baik kamu enuah dati hadapan ku saat ini juga"


marisa juga sangat ketakutan dan dia bingung mau berbuat apa, jadi satu satunya cara adalah dengan pergi dari kantor leon sekarang juga, karena sebentar lagi pasti leon akan mengetahui segalanya, jadi dia tidak mau jadi bulan bulanan kemarahan leon.


Mentari masih sangat ketakutan, dan akhirnya membuat dia pingsan, leon sangat khawatir melihat keadaan mentari yang seperti itu, jadi tanpa pikir panjang leon langsung menggendong mentari untuk di bawah ke rumah sakit, leon menyuruh kiki untuk menggantikan dia selama dia tidak ada di kantor, jika sudah tidak ada pekerjaan yang harus di selesaikan hari ini juga, maka semua karyawan bisa pulang cepat.


Leon menggendong mentari melewati semua karyawan yang sedang berjejer melihat kejadian itu, banyak yang bertanya tanya mentari kenapa, dan ada juga yang sangat iri dengan mentri karena mentari bisa merasakan di gendong sama orang setampan tuan leon, yah walaulun mentari sedang pingsan tidak bisa merasakan, tapi sama saja itu blmembuat beberapa karyawan iri.

__ADS_1


(dasar caper... dia fikir dengan cara begiti tuan leon bis.jatuh cinta sama kamu, lihat saja kamu, besok aku akan melakukan berbagai macam cara untuk menarik perhatian dari tuan leon, bahkan semua orang di sini juga harus melihat aku saat di gendong sama tuan leon) suara hati lisa yang sangat iri melihat mentari


Kiki langsung mengatur semua karyawan, mereka semua di suruh kembaki ke ruangan mereka masing masing, mereka di suruh mengerjakan berkas mereka yang harus selesai hari ini, jika memang tidak ada maka mereka bisa pulang, karena hari ini jam kerja di percepat sama tuan leon, jadi mereka semua juga bisa pulang cepat jika pekerjaan mereka sudah selesai.


__ADS_2