
Mendengar itu mentari hanya bisa pasrah dan memejamkan matanya, dia merasakan sentuhan demi sentuhan dari leon, yang membuatnya meraskan panas juga, dan mentari mulai membalas sentuhan yang di berikan leon.
Kini mereka melakukan hubungan selayaknya suami istri, leon pun sangat senang karena baru kali ini dia berhubungan dengan perempuan yang masih gadis, dan ternyata mentari pun bisa mengimbangi semua permainan leon, dia juga bisa membuat leon merasakan puas.
Dengan terengah engah, leon mengatakan kalau baru kali ini dia bisa merasakan ejakulasi dengan begitu cepat bahkan leon di buat tak berdaya sama mentari.
Selesai melakukan hubungan, leon langsung terbaring di samping mentari, dan mentari sendiri juga berbaring sambil mengatur nafasnya, walaupun merasakan sakit yang teramat di daerah sensitif nya, mentari sangat senang sekali karena kini dia bisa merasakan perasaan selayaknya istri yang sesungguhnya.
Setelah agak tenang, mentari langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi dan membersihkan tubuhnya dengan berendam di air hangat, agar rasa sakit itu sedikit berkurang.
^^^sementara leon yang masih berbaring, dia terus menerus membayangkan kejadian tafi, dan bisa bisa nya dia kalah dengan seorang perempuan, biasanya dia paling jago, tapi kali ini dia luluh sama istrinya sendiri.^^^
Agar tidak tegang lagi, akhirnya leon memutuskan untuk masuk juga ke kamar mandi, dengan telanjang bulat, dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu kamar mandi terlebih sahulu, sehingga membuat mentari terkejut dan berteriak lalu menutuoi dadanya.
"tidak usah di tutup, kamu lupa kita tadi ngapain, saya sudah melihat setiap inchi tubuh kamu" ucap leon sambil membuka kran shower
"kak leon jangan bahas hal itu, saya malu mendengarnya" jawab mentari sambil menunduk
"ngapain kamu malu, saya kan suami kamu, dan kamu melakukan itu kan hanya sama saya, jadi kamu tidak usah malu"
__ADS_1
mentari hanya bisa menunduk malu, dan dpipinya juga sudah memerah menahan senyum di bibirnya. Tak bisa di pungkiri suasana hatinya saat ini, memtari seperti di buat mabuk kepayang dan berbunga bunga.
"mentari kamu harus janji sama saya, tolong biarkan saya saja yang bisa menyentuh kamu, tolong kamu jaga diri kamu sendiri, agar tidak di sentuh orang lain, dan biarkan cuma saya saja yang bisa menikmati tubuh kamu" ucap leon sambil jongkok dan menatap mentari
"i.... I... Iya kak.... " jawab mentari
"saya mandinya sudah kak, jadi kakak teruskan mandinya saja yah, saya pergi dulu"
Saat mentari akan pergi dari kamar mandi, tiba tiba leon menarik tangan mentari, sehingga membuat mentari tertarik hingga terlempar di pelukan leon lagi, kini tubuh mereka berpelukan tanpa menggunakan sehelai benang pun
Leon mengucapkan terima kasih pada mentari, dan dia mengangkat dagu mentari lalu mencium bibirnya mentari dengan lembut, dan sedikit memainkan lidah nya.
Leon yang baru saja keluar dari kamar mandi, dia melihat tingkah mentari yang langsung tidur sambil memeluk guling dan memakai selimut hingga menutup habis tubuhnya, dan cuma bersisa setengah kepalanya saja membuat leon tersenyum geli, dia tidak menyangka kalau tubuh kecil istrinya itu bisa mengimbangi nafsunya yang membara.
Setelah menggunakan baju dan mengeringkan rambutnya, leon juga langsung tidur di samping mentari dengan menghadap mentari. Karena jam sudah menunjukan pukul 4 pagi, jadi leon dan mentari memutuskan pergi ke kantor pukul 8 atau 9 pagi.
...****************...
Karena matahari sudah terbit bu melinda dan pak deny bangun lalu mandi dan setelah itu bersiap siap pergi ke kantor, sementara bu melinda pergi arisan bersama teman temannya.
__ADS_1
Saat sarapan bu melinda tidak melihat mentari dan leon di meja makan, bahkan sudah di yunggu 10 menit mereka berdua juga tidak keluar kamar juga, sehingga bu melinda menyusruh asisten rumah tangga untuk menyuruh mentari dan leon segera turun.
Namun sama pak deny di larang, karena tadi malam, saat pak deny haus ingin mengambil air di dapue, dia melihat ruang kerja leon yang masih menyala, dan pak deny juga melihat ada mentari yang mondar mandir menemani leon di ruangan kerja itu.
Jadi pak deny menyuruh albert untuk istirahat dulu, karena biasanya kalau leon tidurnya pagi, dia pasti pergi ke kantor nya siang hari, dan mentari juga akan berangkat siang barenga bersama leon.
Pak deny dan bu melinda membiarkan mereka tidur dulu, dan pak deny juga langsung pergi ke kantor setelah makan, begitu pula bu melinda juga langsung pergi ke rumah tamannya untuk arisan.
...****************...
Di kantor leon, lisa datang di pagi hari sehingga suasana kantor masih sepi, dan hanya ada sedikit karyawan. Lisa langsung masuk ke dalam ruanganya leon, dan dia memberikan 1 rantang makanan yang sudah dia buat sendiri, dan dia juga memberikan minuman herbal hangat, agar leon tetap sehat.
lisa sangat yakin dia bisa merebut hati atasannya itu, dengan bermodalkan wajah cantik, lisa sangat ingin menjadi nyonya leon dan bisa di hormati sama anak anak kantor, dan dia juga bisa belanja ini itu tanpa takut kehabisan uang, jadi lisa akan mengahalalkan segala cara agar leon bisa melirik ke arah dia.
Lisa melihat ke papan pengumuman, nama dia dia taruh di devisi apa dan tempatnya di mana, setelah melihat lisa sangat terkejut karena dia berada di devisi pembangunan, dan dia cuma menjadi karyawan biasa yang setiap hari bisa jadi tidak ada di kantor namun di lapangan untuk survey tempat, bahkan kantornya itu beda tower dengan leon, jadi kesempatan dia untuk mendekati leon itu semakin jauh.
Karena lisa tidak terima dengan penempatannya jadi dia perhi ke ruangan pamannya yang sebagai HRD agar bisa meminda devisi dia ke dalam devisi yang selalu berkerja bersama dengan leon, agar dia bisa mempunyai kesempatan bisa dekat dengan leon.
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pamannya itu darmtang juga, dan lisa langsung mengutarakan kemauan dia ke pamannya, lisa merengek seperti anak kecil agar bisa di pindah devisi, namun pamannya itu ternyata sudah tidak bisa membantu dia lagi, karena pamannya sendiri sudah mendapat SP pertama, karena memvantu dia untuk masuk ke dalam kantor.
__ADS_1
Lisa terus memohon kepada pamannya itu, sampai lisa mengancam kalau tofak di bantu dia akan melapor kepada orang tuannya, agar mereka berantem dan hubungan kekeluargaannya bisa hancur. namu paman nya tetap tidak bis membantu lisa lagi, karena kalau sampai ketahuan mereka.akan langsung di pecat tanpa uang pesangon sama sekali.