TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 57


__ADS_3

Mentari langsung berdiri dari tempat tidurnya, dia mencari cari baju mana yang sekiranya masih aman untuk di pakai di rumah, agar tidak membangkitkan dedeknya leon, setelah mencari cukup lama akhirnya pilihan mentari jatuh pada baju daster yang sempat di belikan mamanya waktu itu, karena kata mama melinda, jika di rumah itu sangat nyaman jika pakai daster, apalagi di pakai tidur.


...****************...


Leon mrnunggu mentari dengan duduk di sofa sambil bermain ponsel, leon sibuk mengangkat telpon dari para rekan kerja, dan kiki juga selalu mengirimkan berkas berkas yang belum selesaj ke leon.


Saat leon mengangkat telpon itu tiba tiba saja mentari keluar dari kamar mandi dengan menggunakan daster bunga bunga dengan potongan yang pendek dan denggan rambut yang di cepol ke belakang.


Leon seketika langsung memandang mentari dengan tatapan yang sangat senang, bahkan leon tidak kagi fokus pada ponselnya, kini matanya hanya memandang mentari yang masih saja membenarkan cepolan rambutnya.


Entah kenapa sekarang apa yang di pakai mentari di badannya bisa membuat leon terpesona hingga lupa segalanya, dan yang ada di fikirannya hanya ingin ngajak mentari tidur saja.


"kak buruan mandinya yah... Abis itu kita makan malam yah... Aku tunggu di bawah aja, kakak nanti langsung kesana saja yah" ucap mentari tanpa melihat ke arah leon


Saat mentari akan keluar dari kamar, tiba tiba leon langsung menyalip langkah mentari, dan dia langsung berhenti di depan mentari, mentari sangat kaget dengan tingkah leon, mereka lalu saling tatap tatapan dan mentari bertanya kenapa leon memotong jalannya


Leon sagat ingin mengajak mentari tidur, dan melarang mentari untuk keluar dari kamar, tapi karena dia tahu kalau mentari masih lemah dan habis sakit, jadi leon ingin mengubur rasa keinginannya itu, sambil menahan hasrat kejantanannya leon hanya memegang pipi mentari sambil mencium keningnya

__ADS_1


"kamu jangan cantik cantik kalau dirumah, aku suka gak kuat kalau melihat kamu secantik ini" bisik leon pada telingah mentari dan setelah itu dia langsung masuk ke kamar mandi


Mentari hanya terbengong dan sedikit malu mendengar apa kata kata leon tadi, dengan pipi yang merah mentari langsung berlari keluar dan memegangi mukanya. Sementara leon juga langsung masuk ke kamar mandi untuk menenangkan diri dan berusaha menghilangkan bayang bayang mentari.


Leon di kamar mandi bukannya lupa sama mentari, ini malah dia sangat terangsang untuk bisa mengajak mentari tidur dan bermain permainan yang hanya mereka berdua yang bisa mainkan di rumah ini.


Karena hawa panas dalam tubuhnya sudah menumpuk dan ingin di salurkan, jadi dengan terpaksa leon bermain sendiri di kamar mamdi, dia memuaskan dirinya sendiri dengan menggunakan tangan dan sabun, setelah keluar, baru dia bisa merasa puas dan sedikit lega karena sudah tidak menumpuk di otaknya lagi.


...****************...


"Nona mentari, kenapa turun, katanya tadi nona sedang sakit, lebih baik nona di kamar saja nanti biar saya yang mengantarkan makanan untuk nona"


"tuan muda leon sangat beruntung yah, karena bisa mendapatkan istri sebaik nona, nona bukan hanya baik, tapi nona cantik dan pintar masak pula"


"ahh bibik bisa aja, saya yang beruntung bisa mendapatkan suami seperti kak leon, dan mertua seperti mama melinda dan papa deny, mereka semua sangat mencintai saya dan mau menerima saya sebagai salah satu dari keluarga mereka, padahal saya dulu itu bukan apa apa, saya hanya gadis miskin yang hidupnya sedikit beruntung. Sudah ahhh bik... Jangan membahas saya lagi, lebih baik ayo sekarang kita masak aja yuk"


mentari dan beberapa asisten rumah tangga memasak di dapur, mentari sangat sibuk dengan menyiapkan beberapa masakan yang di sukai leon, dia mendapat resep dari mamanya kalau masakan itu adalah kesukaan leon.

__ADS_1


Leon setelah mandi, juga langsung pergi ke dapur dia ingin melihat mentari masak, dan baru pertama kali dia mau menginjakan kaki di dapur. Karena sedari kecil leon selalu di siapkan di ruang makan atau di kamarnya saat makan, sangat jarang sekali bahkan hampir tidak pernah leon masuk ke dapur untuk memasak atau mengambil sesuatu.


Setelah menikah dengan mentari, kini memang leon ingin sekali merubah semua kebiasaan dia yang dulu, dan sekarang leon ingin menulis kebiasaan kebiasaan barunya bersama mentari, dan melupakan kebiasaan kebiasaan dulunya yang gelap


Leon sangat senang saat melihat mentari memakai daster, dengan rambut di cepol ke atas dengan memperlihatlan lehernya yang jenjang, bahkan hal itu di mata leon terlihat sangat seksi dan sangat menggairahkan, tapi walaupun semua asisten rumah tangganya juga menggunakan daster saat di rumah tapi leon tidak melihat hal yang sama di mereka.


...****************...


Marisa sangat ketakutan karena semua kejahatannya mulai terbongkar sama leon, dan dia takut jika dia harus menghabiskan umurnya di penjara, walaupun dia punya banyak uang dan mampu menyewa pengacara yang kuat, tali dia sadar kalau dia tidak bisa melawan kekuasaan dari keluarga leon, aoalagi kalau papanya sudah turun tangan, bisa bisa dia tidak akan pernah kembali ke Amerika untuk bertemu orang tuanya di sana.


Sempat kefikiran kalau dia akan kabur sekarang sebelum ada ancaman dari keluarga leon, karena jika ancaman itu sudah ada maka sangat susah dia akan masuk ke bandara, karena pasti anak buah dari keluarga leon selalu memata matai dia.


Bahkan saat dia minta bantuan sama dion, dion malah cuek, dan cenderung mengabaikan dia, dan dion juga tidak ingin terlibat di kasus marisa, karena dion sendiri juga tidak mau kehilangan semua asetnya jika dia membangkang berlebihan apalagi sampai ketahuan membela salah satu musuh keluarga.


Marisa sangat stres dan dia bingung mau ngapain, dia juga tidak mau menghubungi orang tuanya karena dia takut malah di marahin dan di hukum dengan mengambilan semua aset yang dia miliki sekarang.


Akhirnya marisa memutuskan untuk pergi ke luar negeri taoi dia tidak ingin tinggal bersama orang tuanya agar orang tuanya tidak terbawa di kasusnya, jadi dia ingin kabur sendiri ke luar negeri dengan cara berpindah pindah tempat, agar susah di cari.

__ADS_1


Marisa mengganti semua nomer ponsel, email, dan juga media sosialnya, dia menggunakan nama samaran dalam pelarian nya, agar tidak mudah di ketahui, bahakan dia juga mengganti identitas dirinya agar bisa membuat paspor dengan nama yang baru, dan dia bebas berpindah pindah tanpa di curigai siapa pun


Pak deny sendiri tidak ingin memenjarakan marisa, dia hanya mau membuat ancaman atas kesalahannya, karena dengan begitu marisa akan merasa hidupnya tidak pernah aman dan nyaman, setiap harinya dia akan di penuhi rasa ketakutan dan sampai dia sendiri yang akan mengaku dan menyerahkan dirinya ke polisi.


__ADS_2