TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 20


__ADS_3

Sulis sudah sangat sakit hati sama ibunya karena hanya demi menghemat uang, ibunya rela memberhentikan sulis dari sekolahnya dan juga sekarang sulis harus mengerjakan urusan rumah tangga, dan ibunya hanya ongkang ongkang kaki sambil makan dan nonton TV.


"ini semua salah mentari, coba aja mentari gk nurut untuk di jual di rumah itu, kan sekarang aku gak berakhir seperti ini, aku masih bisa sekolah, aku masih bisa main sama teman teman" ucap sulis yang kesal pada keadaan


"bapak juga gitu... Seharusnya dia itu kepala rumah tangga, kenapa malah gk bisa di andalkan sama sekali, gak bisa ngebuat aku bahagia, dan kenapa selalu diam saja saat aku di marahin sama ibu. Sebenarnya aku ini anak kandung atau sama kaya mentari sih anak pungut, sampai mereka bisa setega itu ke aku" gerutu sulis sambil mencuci baju


Bu lastri sangat tidak peduli dengam pendapat dan masukan dari orang lain, dia hanya memikirkan kebahagiaan dia sendiri, bu lastri masih memikirkan cara untuk bisa membawa sulis ke rumah tuan muda leon, untuk di suruh mencuri di sana.


"bagaimana yah caranya agar bisa memaksa sulis untuk di ajak kerja sama yah... Karena kalau sampai ketahuan si bapak, dia tidak akan percaya, dan bisa bisa mereka kabur dari rumah dan akhirnya aku juga yang susah, harus kerja lah, ngurusin rumah lah, dan lain sebagainya" ucap bu lastri pada dirinya sendiri


Saat enak enak berfikir dan membayangkan punya bayak uang dan gak akan pernah habis walaupun di pakai, tiba tiba segerombolan datang ke rumah bu lastri sambil membopong pak joko yang sedang pingsan


"ada apa ini.... Pak... Kenapa bapak pingsan seperti ini, ada yang bisa jelaskan sama saya" tanya bu lastri saat melihat suaminya


"dia tadi waktu ngangkat beras, dan manaruhnya di tumpukan, tiba tiba tangan pak joko tidak sengaja menyenggol tangga hingga pak joko refleks menghindar dari tangga itu dan malah menabrak tumpukan beras lalu pak joko jatuh dan tertimpa beras" penjelasan dari rekan kerja pak joko


"bagaimana kalau kita bawa ke rumah sakit aja bu langsung" ucap salah seorang warga


"ehhh jangan jagan... Sudah taruh saja dia di kursi itu, dan setelah itu kalian boleh pergi, biarin nanti dia juga sembuh sendiri" jawab bu lastri yang seperti tidak peduli


"beneran bu... tidak kita bawa ke rumah sakit aja, nanti kalau kenapan napa bagaimana bu... Soalnya dari tadi pak joko tidak bangun bangun" ucap warga lagi

__ADS_1


"sudah... Biarin... Emang kalian mau bantuin biaya rumah sakit nya, kalau kalian cuma bisa ngasih saran tapi gak keluar uang, lebih baik kalian diam dan pergi dari sini, lagian kalau dia sampai mati yah berarti itu sudah ajal nya, mau di bawa ke rumah sakit pun, kalau mati yah mati aja" jawab bu lastri dengan nada yanh angkuh


Akhirnya semua warga pergi meninggalkan kediaman pak joko dan bu lastri, mereka banyak yang ngomongin bu lastri di belakang, dan merwka juga tidak habis fikir, kok ada orang seperti itu.


...****************...


Marisa dan anak buahnya berhasil lolos dari dalam rumah itu karena mereka bersembunyi di ruang bawah tanah, yang ada di belakang rumah. Mereka sepakat kalau tidak mau bertemu dulu untuk beberapa saat, agar tidak ada yabg curiga kalau mereka adalah orang orang yang menculik mentari.


Marisa belaga tidak tahu apa apa, dan tetap menghubungi leon, sambil menanyakan kabar mentari. Marisa tahu mentari di rumah sakit itu yah karena leon yang menghubungi dan memberitahu nya, mentari pura pura ingin menjenguk mentari, karena dia ingin melihat apa mentari berani ngomong atau tidak.


Namun sayangnya leon tidak mengijinkan marisa untuk bertemu sama mentari, karena dia tidak ingin marisa bertemu sama orang tuanya juga, karena orang tua leon tidak pernah suka dengan marisa, mereka menganggap marisa adalah perempuan nakal dan urakan, jadi dia tidak mau kalau sampai leon memperistri marisa, walaupun merekantahu kalau leon dan marisa memiliki hubungan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mama melinda selalu menunggu mentari di sampingnya sampai mentari sadar, bahkan mama melinda tidak mau makan karena selalu memikirkan mentari yang tak kunjung sadar. karena kelelahan akhirnya bubmelinda tertidur sambilbterus menggenggam tangan mentari.


"haus.... haus....." suarah lirih yang membuat buelinda tersentak kaget


"mentari.... Mentari... Kamu sadar nak.... Mentari.... Ini saya mentari...." ucap bu melinda sambil memegang pipi mentari


"haus.... Haus.... Air.... Air...." suarah mentari lirih

__ADS_1


bu melinda langsung memencet bel yang ada di ruangan itu untuk memanggil dokter dan perawat yang berjaga, tak lama perawat dan dokter akhirnya masuk ke ruangan mentari dan memeriksa keadaan mentari


Setelah di beri air dan di suntik obat, mentari sudah bisa di ajak komunikasih, walaupun masih sering takut kalau bertemu orang baru, dan mentari juga sangat ketakutan kalau di tinggal di rumah sendiri, sehingga bu melinda dan pak deny selalu menjaga dan menemani mentari.


"mentari.... Kamu ingat tidak siapa orang yang sudah menculik dan menyiksa kamu nak" tanya bu melinda pada mentari


Mendengar itu mentari langsung mengingat semua kejadian yang menimpah dia, seketika mentari mulai ketakutan dan menangis karena masih memiliki trauma tentang penculikan, bu melinda dan pak deny lanhsung menenangkan mentari sambil memeluknya, sehingga sedikit demi sedikit memtari bisa tenang lagi.


"kamu kalau masih takut tidak apa apa nak.... Pelan pelan saja.... Kami tidak akan memaksakan kamu untuk mengingat hal itu kok" ucap bu melinda sambil memberikan semangat pada mentari


"mentari sangat takut nyonya... Saat mentari mengingat kejadian itu, mentari sangat bersyukur kalau sekarang mentari sudah bebas dari kejadian itu, mentari tidak mau di pukuli, dan di siram air es lagi bu" jawab mentari sambil clingak clinguk untuk memastikan para pelaku itu tidak ada di ruangannya


"kamu tenang aja... Kamu aman di sini, di luar sudah banyak para pengawal untuk menjaga kamu, dan saya, papanya leon dan leon juga akan bergantian menjaga kamu yah... jadi kamu tidak usah takut lagi, kalau kamu sudah siap untuk cerita, kamu bilang yah... Kapan pun itu, biar mereka bisa di tangkap polisi" ucap bu melinda


"iya mentari.... saya akan mencoba untuk menyelidiki kasus kamu ini tanpa sepengetahuan leon, biar nanti kalau memang pelakunya adalah pacar leon sendiri yang cemburu karena leon akan di jodohkan sama kamu, jadi leon tidak akan bisa melindungi dia lagi." ucap pak deny


"apa pa.... Pacar leon....? Kenapa papa bisa terfikir kalau ini adalah ulah dia" tanya bu melinda


"yah karena mau siapa lagi ma... Yang berani melakukan hal ini kalau bukan pacar leon yang cemburu, sekarang dia sudah balik ke indonesia, kemarin orang kantornya leon bilang ke papa kalau si marisa itu sudah kembali dan langsung menemui leon" jawab pak deny


bu melinda langsung berubah ekspresi mukanya, karena dari dulu dia sangat tidak suka dengan marisa, dan kini wajahnya sangat di penuhi dendam kalau benar otak dalam kejadian ini adalah si marisa, bu melinda tidak akan membiarkan marisa hidup tenang selama dia masih mendekati putra nya leon.

__ADS_1


__ADS_2