
Sampainya di apotik, pak deny langsung menghampiri mentari untuk menanyakan keadaannya, karena melihat mentari masih sempoyongan jadi pak deny tidak mau menanyakan terlalu banyak, setelah mendapatkan obat, mereka semua memutuskan segera pulang dan pak deny juga ikut ke rumah leon untuk sekalian menjemput istrinya.
...****************...
Bu melinda masih tidak mengetahui keadaan mentari, karena tidak ada seorang pun yang memberi tahu dia, jadi bu melinda masih asik berada di dalam kamar sambil menonton drama cina kesukaan nya.
Tak beberapa lama, mobil milik leon dan pak deny akhirnya sampai, dan leon langsung memapah istrinya itu untuk istirahat di dalam kamar. Karena ada suara berisik dari dalam kamar, jadi bu melinda mengecek apa mereka sudah pulang atau belum.
Saat membuka pintu, bu melinda sangat terkejut karena melihat menantu kesayangannya itu harus di papah untuk naik ke lantai atas, dan mentaripun terlihat sangat lemas.
"ada apa sama mentatri, kenapa sampai seperti ini" tanya bu melinda pada semua orang yang mengantar mentari
"ma... Mama tenang duku yah... Kita antar mentari ke kamr dulu, baru setelah itu kita ceritakan semuanya" jawab pak deny pada istrinya
Bu melinda akhirnya menuruti kemauan suaminya itu, dan mereka semua juga mengantar mentari untuk istkrahat di kamar, sesampainya di kamar mentari langsung istirahat sambil tiduran di kasur, bu melinda juga langsung duduk di samping menantunya itu, dan menagih penjelasan dari mereka semua. Ku
"mentari tadinpingsan ma di kantor" jawab leon
"apa pingsan.... Kenapa bisa pingsan, apa kamu kasih kerjaan yang berat berat yah le di kantor, kamu itu harusnya bedakan amana istrimu mana pegai mu, walaupun kalian merahasiakan status pernikahan, tapi tetap dong leon kamu itu suami mentari, seharusnya kamu jaga dia, jangan malah di sakiti seperti ini"
"ma.... Mama jangan marahin kak loen yah... Kak leon baik kok, bahkan kak leon tidak pernah menyuruh yuruh mentari untuk bekerja, bahkan tugas mentari hanya mengikuti kak leon pergi pergi saja"
__ADS_1
"yah kalau begitu... trus kamu bisa pingsan ini karena apa, apa ada seseorang yang menyakiti kamu selain leon"
"ma... Kita biarkan mentari istirahat aja dulu yah, leon dan papa akan menceritakan semua sama mama, tapi kita ceritanya di luar saja. Kasihan mentari biarkan dia istirahat"
Bu melinda menyetujui apa yang di minta leon, dan mereka semua akhirnya meninggalkan mentari sendiri di kamar, dan mereka berkumpul di ruang keluarga yang ada di lantai bawah.
Saat sudah berkumpul semuanya, leon menceritakan semuanya tanpa terkecuali, bahkan leon tidak menutupi lagi kalau marisalah yang membuat mentari pingsan tadi, bahkan leon juga menceritakan kecurigaan dia pada marisa
Mendengar itu membuat bu melinda semakin emosi, dan membuatnya semakin muak jika mendengar nama marisa lagi.
"kenapa perempuan itu selalu membuat onar di keluarga kita sih, dulu dia yang menculik mentari, trus dia menjalin hubungan sama dion, sekarang dia membuat mentari pingsan. Coba aja yah aku sampai bertemu sama dia, pasti sudah ku cincang abis si marisa itu" ucap bu melinda
"yahh bagaimana kita mau ngadih tahu kamu, kamu aja mama suruh mencari tahu siapa penculiknya gak mai, kalau bukan papa mu yang bertindak, kita sampai sekarang tidak akan tahu kalau marisa dalang dari semua ini"
"jadi benar kalau marisalah yang menculik mentari, pantas aja mentari saat melihat marisa tadi dia sangat ketakutan, trus mama bilang tadi marisa berhubungan sama dion, apa itu benar ma?"
"iya leon, kalau kamu tidak percaya kamu buka sosial media marisa atau dion, di sana banyak sekali foto foto liburan mereka yang sangat romantis"
Mendengar itu, leon langsung ngecek sosial media dia untuk melihat foto foto itu, dan benar saja dia melihat kalau pacarnya itu sudah menjalin hubungan dengan kakak kandung nya, leon terlihat sangat marah, bahkan leon juga langsung melempar vas bunga yang ada di depannya.
"awas kamu marisa, aku akan membuat pelajaran sama kamu dan dion"
__ADS_1
"leon... Kamu yang sabar yah... Tenang saja, kalau kamu marah marah seperti ini, kasian sama mentari, dia akan mengira kalau kamu masih punya hubungan khusus sama marisa, mentari akan sangat sakit sekali"
Mendengar itu, leon jadi terdiam dia juga mulai memikirkan perasaan istrinya itu, dia tidak mau kalau sampai menyakiti hati mentari. Karena leon sudah di hianati sama marisa, jadi leon sekarang akan lebih fokus sama mentari, dan dia akan membalaskan dendamnya dengan cara yang lebih anggun.
Setelah banyak cerita, akhirnya pak deny dan bu melinda berpamitan pulang, tak lupa dia juga memverikan titipannya untuk mentari ke leon, dan bu melinda sendiri juga tidak lupa untuk memarahin leon, karena dia sampai tidak memberikan jatah uang buat mentari.
Setelah orang tua nya pulang leon, lanhsung masuk ke dalam kamar dan dia ingin menemani mentari yang sedang tidur, saat membuka kamarnya, dia sangat terkejut karena melihat mentari tidur dengan memakai kaos putih yang tipis dan celan hitam pendek.
"hehhh... mentari kamu jangan membuat aku jadi tegang lagi yah... Kamu itu masih sakit kenapa pakai baju yang seperti itu, atau kamu memang sengaja cari perhatianku" ucap leon sambil terus melihat ke arah mentari
"maksud kakak apa, aku hanya memakai baju apa yang aku punya saja, ini mama yang belikan buat aku, aku pindah ke sini kan juga tidak bawa baju banyak, jadi aku pakai apa yang ada saja" jawab mentari dengan polosnya
"kami pakai apa kek gitu, yang penting jangan pakai baju yang seperti itu, aku masih tidak mau membuat kamu kerja lembur lagi yah, karena besok aku masih ada rapat, jadi besok harus berangkat pagi. Kamu sementara istirahat saja di rumah, sampai keadaan kamu membaik"
"hahhh tidak tidak aku besok ke kantor saja, aku tidak mau di rumah, lagian aku juga sudah tidak apa apa, kan cuma pingsan saja, aku itu tidak sakit, jadi besok aku tetap masuk"
"ayo dong mentari... Kalau kamu sampai kenapa napa, aku yang akan reot jika di tanya tanya sama mama papa, kamu itu sudah bagaikan emas permata mereka, jadi kamu tidak boleh tergores sedikitpun"
"tidak kak... Aku mau tetap kerja, biar nanti aku yang ngomong sama mama dan papa deh, yah sudah aku mau mandi aja dulu, sekalian ganti baju"
Mentari langsung berdiri dari tempat tidurnya, dia mencari cari baju mana yang sekiranya masih aman untuk di pakai di rumah, agar tidak membangkitkan dedeknya leon, setelah mencari cukup lama akhirnya pilihan mentari jatuh pada baju daster yang sempat di belikan mamanya waktu itu, karena kata mama melinda, jika di rumah itu sangat nyaman jika pakai daster, apalagi di pakai tidur.
__ADS_1