TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 46


__ADS_3

Lisa terus berfikir sambil berjalan menuju ke ruangan dia bekerja, saat di jalan dia tidak sengaja papasan dengan OB yang sedang makan di sudut lorong, dia merasa kalau dia mengenal kotak bekal yang di pakai OB tersebut. Lisa langsung menghampiri sang OB dan bertanya mengenai bekal yang dia makan, saat tahu ternyata bekal itu di kasih sama mentari, lisa semakin memanas dan kebakaran jenggot, dia semakin marah dan kesal pada mentari, karena mentari berani memberikan bekal itu kepada OB.


...****************...


mobil leon akhirnya sampai di depan kantor, dengan sangat gagah dan berkarisma, leon turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam kantor dengan wajah yang dingin dan tanpa senyum apa apa. Semua pegawai yang berpapasan langsung menunduk dan memberikan salam kepada leon.


kadang leon mememberikan senyum tipis ke pegawainya, kadang juga dia acuh tidak membalas apa apa. Semua pegawai sangat terpesona jika melihat leon di kantor, tapi mereka tidak berani mengungkapkan hanya bisa memendam perasaan saja.


Lisa yang sedari tadi memang sengaja diam di depan resepsionis untuk menunggu leon datang ke kantor, karena dia ingin membuat leon sedikit bisa memperhatikannya.


Lisa langsung dengan PD nya dia berhenti di depan leon dan langsung menyodorkan tangannya, seakan dia ingin bersalaman dengan leon, pengawal leon langsung menghalangi tindakan lisa itu, bahkan albert langsung memasang badan di depan leon.


"apa sih kalian itu, saya tidak ada maksut apa apa kok, saya cuma mau mengucapkan terima kasih saja sama tuan leon, karena dia bisa menerima saya bekerja di sini" ucap lisa sambil memasang muka jutek di hadapan albert


"kalau kamu mau berterima kasih, jangan seperti ini caranya, cukup kamu tunjukan potensi kamu untuk perusahaan, itu adalah cara berterima kasih yang paling baik, jadi kamu jangan mengambil kesempatan untuk bisa mendekat ke tuan muda leon"


"memangnya kenapa sih... Tuan leon sja tidak keberatan saya ada di sini, kenapa kalian yang heboh sih... Gak usah begitulah... "


leon semakin tidak sabar dengan perempuan yang ada di depannya itu, dia sudah sangat geram karena dia sudah sangat berani menghadang dia berjalan, bahkan semua pegawai juga sudah melihat ke arah mereka.

__ADS_1


"minggir" ucap leon sambil menatap mata lisa dengan tajam


"tuhh kalian dengar kan, tuan muda menyuruh kalian semua minghir, karena memang benar tuan muda ingin berbicara sama saya"


"maksut saya itu kamu pegawai baru, minggir sekarang, saya sudah telat, saya ingin ke ruangan saya, kalau kamu masih berani seperti ini, jangan harap kamu bisa lama bekerja di kantor saya ini, karena saya bisa memecat orang tanpa sebab apapun, atau karena saya tidak suka dengan orang itu" ucap leon dan dia langsung berjalan meninggalkan lisa sendirian


semua karyawan memandang aneh ke lisa, dan sekarang banyak sekali karyawan yang sedang ngomongin lisa dari belakang. Mendengar kegaduan yang fi buat keponakannya itu, pak oki selaku HRD dan juga sekaligus paman dari lisa, menjadi sangat malu dan tidak enak dengan tuan muda leon.


Pak oki langsung menarik tangan lisa ke arah luar kantor untuk memberikan penjelasan dan juga sedikit memarahi keponakannya itu.


"lis... Paman mohon yah sama kamu, jangan pernah membuat kegaduan seperti itu lagi, paman tidak enak sama tuan muda leon"


"apaan sih paman, apa salahnya sih lisa itu hanya mau berterima kasih saja, lisa tidak ada maksud apa apa, cuma satu maksut lisa itu adalah ingin dekat dengan tuan muda leon, siapa tahu saja lisa juga dia angkat sebagai asisten tuan leon"


"yah mangkanya itu paman, ini itu termasuk rencana lisa, lisa ingin menghancurkan si mentari itu, lisa akan cari cara agar mentari utu bisa di pecat dan tidak lagi berada di kantor ini, dan cuma lisa yang akan menjadi satu satunya kandidat pengganti dia"


"pokonya kamu janga embuat hal yang bisa memicu tuan muda marah, seperti tadi, jika tadi tuan muda sedang banyak fikiran, maka biaa saja kamu tadi langsung di pecat sama dia, untung aja tadi tuan muda masih berbaik hati sama kamu, jadi kamu masih aman. Tapi kalau sampai kamu berbuat kelewatan, paman tidak akan pernah membantu kamu lagi, dan paman tidak akan mau kenal kamu lagi kalau ada di kantor"


"iya baik paman, paman tenang sjaa yahh. Kalau begitu lisa masuk dulu, nanti lisa di marahin sama Atasan lisa di sana"

__ADS_1


Lisa langsung kembali ke ruangan dia bekerja, karena sudah terkenal kalau lisa itu keponakan dari HRD maka dari itu, mereka semua selalu mengutamakan lisa, mereka tidak mau mendapatkan sp cuma gara gara membuat lisa marah atau tidak suka, satu satu nya yang berani dengan lisa itu yah cuma mentari.


Mereka sama sama cantik, kalau masalah umur lisa lebih tua dari pada mentari. tapi yang lisa tidak tahu adalah status dan kedudukan mereka juga tidak bisa di samakan, mentari sudah menjadi istri sah leon secara agama dan juga negara, namun lisa hanya sebuah fans yang terobsesi dengan idolanya.


...****************...


leon masuk ke dalam ruangan dan di dalam nya ada mentari yang sedang merapikan berkas berkas di atas meja, semuanya ada di mal kuning yang ada di almari sebalah kiri yah.


Leon langsung duduk dan menanyakan jadwal mereka apa saja, karena mentari belum mengetahui, jadi mentari di suruh leon menanyakan itu semua pada mbak kiki yang sudah terbiasa mengatur jadwal leon setiap hari.


Saat sudah meminta jadwalnya itu, ternyata hari ini leon pergi ke luar kantor sampai malam, dan mentari juga harus menemani kemana pun leon pergi. Dia sangat senang karena dia tidak harus bertemu lisa di kantor, jujur dia tidak suka kalau leon di dekati perempuan lain, apa lagi lisa sangat terang terangan mau mendekati leon


mentari membereskan berkas berkas leon sambil senyum senyum kesenangan, sehingga membuat leon bertanya tanya mentari kenapa.


" kamu kenapa?" tanya leon sambil mendekatkan wajahnya di wajah mentari


"hahh... Tidak tidak... Tuan, tidak apa apa, saya cuma senang saja karena sekarang saya bisa bekerja kantoran" jawab mentari


"tidak... dari senyuman kamu, sepertinya ada maksud yang lainnya"

__ADS_1


"tidak tuan... Yah sudah ayo kita berangkat, semuanya sudah ada di sini"


Saat leon dan mentari mau keluar ruangan tiba tiba ada seseorang yang membuka pintu ruangan kerja leon, dan tanpa ketuk dulu, dia langsung nyelonong masuk dan langsung memeluk leon dan mencium pipi dan bibir leon. Mentari yang melihat itu di depannya secara langsung, membuat dia mematung untuk sesaat, dia tidak tahu harus berbuat apa.


__ADS_2