TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 76


__ADS_3

Mentari terlihat sangat bahagia sekali karena sebentar lagi dia bisa pergi liburan bersama suami yang dia cintai, dia menyiapkan beberapa barang yang sekiranya di butuhkan di sana, dan leon juga sangat bahagia sekali saat melihat senyum selalu ada di wajah cantik istrinya itu.


...****************...


Hari berlalu begitu cepat, hingga tiba di mana leon dan mentari berangkat ke china untuk bulan madu, yah walaupun mereka juga sedikit di kasih tugas untuk mengontrol kantor yang ada di china, tapi mereka sangat senang sekali, karena di china hanya ada mereka berdua, jadi mereka mau ngapain aja bebas.


Mentari dan leon berpamitan sama mama dan papanya sebelum masuk ke dalam pesawat, mereka saling peluk dan cium. Sebenarnya di hati bu melinda dia masih tidak rela di tinggal sama leon dan mentari, tapi demi kebahagiaan mereka berdua, bu melinda menyuruh mereka untuk pergi ke china dalam waktu yang lama.


Setelah masuk ke dalam pesawat, karena mereka di belikan tiket yang first class, jadi mentari dan leon duduk nya terpisah skat pembatas kursih, akhirnya mereka tidak bisa lagi deh bergandengan tangan dan peluk pelukan.


"kursi ini sangat nyaman, tapi sayangnya kita jadi berasa duduk sendiri sendiri kak" ucap mentari


"yah tidak apa apa, ini tidak akan lama, nani kalau kita beli tiket yang murah, malah tidak nyaman buat duduk, soalnya kita di pesawat juga lumayan lama, jadi kalau seperti ini kita bisa tidur juga" jawab leon yang ada di samping mentari


Selama di perjalanan mentari dan leon selalu menghabiskan waktu dengan ngobrol, sampai mereka merasa lelah dan tertidur. Tapi sebelum mentari tidur duluan leon tidak akan tertidur dia selalu menunggu dan menemani istrinya itu agar tidak merasa sendiri dan tidak ada teman.


Karena mereka berdua terlalu asik, orang sebelah mereka jadi meraa iri dengan kebahagiaan mereka berdua, dia melihat suami di sampingnya yang ada cuma tidur dan tidak memperdulikan istrinya.


(enak banget sih perempuan itu, suaminya ganteng, pengertian , dan sepertinya kaya raya, gak kaya suami ku ini, sudah tiduran, miskin, cuma modal cinta aja bisanya. Aku mau pergi ke china aja harus menunggu dia jual beberapa tanahnya agar bisa berangkat) suara hati perempuan itu


saat mentari akan pergi ke kamar mandi, perempuan itu juga bergegas ingin pergi ke kamar mandi juga, perempuan itu ingin mengambil kesempatan untuk bisa berbicara sama mentari.


saat mentari mau masuk ke dalam kamar mandi tiba tiba perempuan itu langsung menghadang mentari dan mengajaknya berbasa basi.

__ADS_1


"ehhh maaf mbak, yah sudah mbak dulu saja, saya cuma mau cuci tangan saja kok" ucap perempuan itu


"ohhh iya mbak terima kasih yah... Saya mau pipis soalnya" jawab mentari dan dia langsung masuk ke dalam kamar mandi


Dan setelah mentari keluar dari kamar mandi, perempuan itu masih menunggu di depan kamar mandi tersebut.


"saya lia" ucap perempuan itu sambil mengulurkan tangannya


"ohh iya mbak lia, saya mentari..." jawab mentari


"ohhh iya... orang di sebelah kamu itu, suami kamu yah... Kok kalian seperti dekat banget"


"ohhh bukan mbak, dia atasan saya, saya cuma asisten nya saja" jawab mentari, dia sengaja menutupi identitasnya, karena dia juga tidak mau sampai orang orang yang di kantor china tahu kalau atasan mereka sudah memiliki istri.


Mentari tidak mau berlama lama ngobrol sama perempuan itu, karena dari tingkahnya sudah sangat aneh, mentari takut kalau perempuan itu akan merusak acara bulannya, yang sudah lama di impi impikan mentari.


"kamu kenapa lama sekali?" tanya leon


"tidak kak... Tadi ada perempuan aneh yang tanya tanya tentang kamu ke aku, trus aku merasah risih jadi aku tinggal saja. Kayaknya perempuan itu duduk di sebelah kita kak, karena cuma bangku itu saja yang kosong"


"yah sudah kamu diam saja, jangan ngobrol sama orang yang tidak di kenal, kamu fokus saja sama acara kita berdua nanti, jadi kamu bisa membuat jadwal kemana saja kita pergi nanti"


"tapi kak.... Apa bisa kita pergi jalan jalan, sedangkan kita di sini juga setengah kerja, kalau kakak mah bos, jadi gampang mau jalan jalan, sedangkan aku pegawai magang, yang tidak bisa dengan mudah pergi dari kantor begitu saja"

__ADS_1


"kamu tenang saja masalah itu, nanti biar kakak yang akan mengatur semuanya, jadi tugas kita itu tidak akan mengganggu bulan madu kita"


mentari di suruh leon untuk tidur, agar saat sampai di china nanti dia tidak kelelahan. Mentari hanya menurut saja dengan leon, pas dia melihat ke samping kanan nya ternyata perempuan itu terus melihat ke arah mentari.


Melihat itu perasaan mentari jadi campur adul, dan dia lebih memilih untuk tidur saja, dan tidak terlal menghiraukan perempuan itu, kagian nanti pas turun dari pesawat, mereka semua akan berpencar ke tujuan mereka masing masing, dan mereka tidak akan pernah bertemu lagi.


...----------------...


Tak menunggu lama akhirnya pesawat tersebut mulai mendarat dengan selamat di bandara internasional yang ada di china, semua penumpang langsung bergantian turun setelah pramugarinya mengijinkan mereka semua untuk turun.


Leon dan mentari juga ikut turun dan mereka pergi untuk mengambil koper mereka, saat mereka menunggu, tiba tiba perempuan yang bernama lia itu mendekati mereka, dan berusaha untuk kenal dengan mentari dan leon.


"hai mentari.... Tidak di sangka kita bertemu lagi di sini, ohh iya setelah ini kalian mau pergi kemana, ikut kita aja yuk... Kita mau jalan jalan keliling china" ucap lia yang sangat berantusias


"sayang.... Kenapa kamu malah mengajak mereka, kita kan mau bulan madu, jadi seharusnya kita berdua saja" saut suami dari lia


"sudah deh diam saja kamu itu, kamu nurut saja sama omonganku, kalau aku mau ngajak mereka yah berarti aku mau ajak mereka, kamu jangan ikut ikut" jawab lia yang memarahi suaminya


"maaf mbak... Kita mau pergi langsung ke penginapan, kita mau istirahat dulu" jawab mentari


"kakak.... Kenalin nama ku lia, kakak tinggal di mana, kakak nginap di hotel mana, kita kan sudah akrab, jadi kalian pasti tidak keberatan kan kalau kita ikut nginao di hotel kalian" ucap lia sambil menggandeng tangan leon


"ohh iya silahkan... Saya tinggal di hotel sakura, jadi kalau kalain mau tinggal di hotel itu terserah kalian. Kami akan berangkat duluan, karena kami sudah ada yang jemput, kalian nyusul saja, lagian koper kalian juga belum ketemu" jawab leon sambil menunjukan muka yang dingin

__ADS_1


mentari dan leon langsung bergegas meninggalkan mereka berdua, dan leon langsung pergi keluar lalu masuk ke dalam mobil agar tidak di kejar sama pasangan aneh itu, sementara mentari hanya kebingungan dengan respon leon tadi.


__ADS_2