
Leon yang mendapat serangan yang tiba tiba itu sampai membulatkan matanya, karena dia juga terkejut dengan sikap mentari yang tiba tiba mencium bibirnya. Leon ingin menggejar mentari namun sayang dia kalah cepat dengan mentari, jadi dia harus merelakan mentari pergi begitu saja tanpa tanggung jawab.
...****************...
Mentari senyum senyum sendiri setelah keluar dari ruangan leon, dia sangat senang karena leon juga menyetujui bulan madu tersebut, karena ini merupakan pertama kalinya mereka keluar berdua dengan adanya cinta di hati merekah masing masing.
"kamu kenapa tar senyum senyum sendiri seperti itu" tanya indra saat melihat mentari masuk ke dalam ruangan dengan muka yang berseri seri
"ohh tidak apa apa kok dra..." jawab mentari singkat
"kamu dari ruangan tuan leon, trus kamu kembali dengan senyum senyum, jangan jangan kamu benar punya hubungan yang spesial yah sama tuan leon" saut nita sambil menyelidik ke mentari
"apaan sih nit... Aku itu tidak ada hubungan apa apa sama tuan leon"
"beneran kan tar kamu tidak ada hubungan apa apa sama tuan leon?" tanya indra dengan sungguh sungguh
"tungguh tungguh kamu kenapa serius banget sih dra sama mentari, jangan jangan kamu suka yah sama mentari? Iya kan dra... Kamu suka sam mentari" ucap nita
Indra mendengar itu jadi senyum senyum sendiri karena malu, dia langsung menyiapkan diri untuk ngomong serius sama mentari, dan dia juga langsung merapikan rambut dan baju nya agar sedikit terlihat rapi.
"mentari.... Aku suka sama kamu, kamu mau tidak jadi pacarku" ucap indra, dan langsung membuat semua orang tercengang
Mentari sendiri sangat terkejut dengan pengakuan indra tersebut, karena selama ini dia berfikir kalau tidak akan pernah ada perasaan di antara mereka, karena sibuknya pekerjaan membuat semua orang melupakan masalah cinta saat di kantor, tapi ternyata fikiran mentari tersebut salah, dan sekarang dia di hadapkan dengan pengakuan cinta dari rekan kerja nya sendiri.
Mentari melihat ke arah teman teman nya dan mereka semua tersenyum sambil menunggu jawaban dari mentari.
__ADS_1
"dra... Apa kamu tidak salah nembak orang, jangan jangan yang mau kamu tembak itu nita atau lisa, tapi karena kamu gugup jadi kamu salah bilangnya ke aku"
"tidak kok tar... Aku memang suka sama kamu, aku suka sama kamu sudah lama tar, kamu juga memiliki perasaan yang sama kan seperti aku"
"haduh.... Bagaimana yah dra...."
"sudah deh tar.... Terima saja, kalian kan sudah saling kenal dan kalian juga sering ketemu, jadi sudah wajar kalau kalaian memiliki perasaan yang sama" saut nita sambil memberikan tepuk tangan
"terima.... Terima.... Terima.... Terima...." uvap semua rekan kerja mentari kecuali lisa, lisa lebih memilih pergi dari ruangan dan dia tidak mau ikut campur dalam urusan merek semua
"cukup.... Semuanya aku mohon berhenti.... Dan buat kamu indra... Maaf aku tidak bisa menerima kamu, karena aku sudah memiliki orang yang aku sayangi, dan aku sudah menganggap kalian semua itu keluarga jadi aku tidak pernah berfikiran tentang hal hal seperti ini"
semua orang menjadi terdiam dan serba salah mau melakukan apa saja, jadi mereka langsung kembali ke pekerjaan mereka masing masing, dan tidak menghiraukan mentari dan indra.
"kamu kenapa tidak mau menerima aku tar... Aku kurang apa sih tar... Kamu selalu membantu ku, kamu juga selalu baik sama aku, apa salah kalau aku punya perasaan ke kamu, aku berani nembak kamu karena aku berfikiran kamu juga punya perasaan yang sama ke aku"
Indra sanagat sesih dan kecewa karena di tolak sama mentari, dia langsung pergi ke pantry untuk mengambil minum dan menenangkan diri, dan suasana kantor menjadi sunyi, mereka mencoba fokus dengan kerjaan mereka masing masing dan tidak ada yang berani memulai pembicaraan terlebih dahulu.
...****************...
Di pantry indra sangat emosional, dia sangat kecewa, bahkan indra ingin sekali melampiaskan amarahnya, dengan seseorang, tapi dia sadar kalau kini dia masih di kantor, kalau dia mau melakukan kekacauan bisa bisa dia di pecat, dan dia takut juga kalau nanti keluarganya sampai terlantar karena indra tidak lagi bekerja.
"awas saja kamu tari... Aku akan membuat kamu jatuh cinta sama aku, dan aku akan membuat kamu sangat tergila gila sama ketampanan aku, trus aku akan membuat kamu menuruti semua keinginan ku" ucap indra dengan dirinya sendiri
Indra langsung menghubungi temannya, dan dia ingin merencanakan sesuatu agar mentari bisa tunduk pada dia.
__ADS_1
Indra : cari tahu tentang perempuan ini, fotonya sudah gue kirim ke loe
? : oke... Gw akan cari tahu tentang dia segera, maksimal besok loe akan yahu segalanya tentang tuh cewek, ngomong ngomong cantik juga tuh cewek
Indra : loe gak usah ikut campur, itu urusan gw, kalau tugas loe sudah beres gw akan kasih bayaran loe
? : oke... Loe tunggu saja
panggilan berakhir
...****************...
Karena suasana ruangan sudah sangat canggung, dan sangat kaku sekali, jadi mentari memilih untuk keluar saja, dan pergi ke ruangan leon, untuk membicarakan masalah ini. Karena kalau sampai leon tahu dari orang lain maka hal itu akan semakin berbahaya, bisa bisa leon marah sama dia.
Saat mentari mau keluar dari ruangan, tiba tiba ada kiki yang hampir menabrak dia, karena kiki ingin masuk ke dalam ruangan devisi parfum.
" mbak kiki.... Kok tumben ke sini, ada apa?" tanya mentari, anak anak yang lain yang mendengar itu seketika langsung memberhentikan aktivitas kerja nya untuk menyapa kiki terlebih dahulu
Indra juga mau masuk ke dalam ruangan, dan mereka berdua akhirnya mencoba bersikap biasa saja, walaupun indra dan mentari sangat canggung untuk bertemu setelah kejadian tadi.
"ini lisa kemana... Saya mau ngasih pengumuman penting, jadi kalian semua harus berada di ruangan" tanya lisa
"bentar mbak biar saya hubungi lisa dulu..." ucap nita dan nita langsung menghubungi lisa. Tak lama akhirnya lisa datang dan masuk ke dalam ruangan.
"oke saya mau ngasih pengumuman buat kalian semua, jadi sebentar lagi tuan muda leon akan melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, untuk mengatur perusahaan di sana, kurang lebih 5 bulan, trus menurut kesepakatan tuan leon, saya, albert, dan pemilik utama perusahaan, yang akan menemani tuan leon di sana itu adalah mentari, jadi mulai besok kamu bersiap sial untuk pergi bersama tuan muda leon"
__ADS_1
"apa... Kenapa harus mentari, saya dan mentari itu lebih cantik saya, jadi seharusnya yang pergi itu saya bukan mentari'
" sudah kalian jangan bergumam sendiri, ini sudah menjadi keputisan bersama karen mentari sudah terbiasa mengikuti tuan leon dalam perjalanan bisnis jadi semuanya sepakat kalau akan mengajaknmentari dalam perjalanan bisnis tahun ini"