TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 71


__ADS_3

Saat mentari mau tiurun ke bawah, leon tiba tiba bilang kalau dia nanti nyusul sarapannya, kalau mentati mau berangkat dulu tidak apa apa, karena dia masih mau mandi sedikit lebih lama, karena perasaannya sedang kacau dan tidak karu karuan.


...****************...


Mentari dan bu melinda sedang ngobrol di lantai bawah sambil sarapan, mereka berbicara sedikit serius, karena bu melinda sangat penasaran dengan perkembangan hubungannya bersama leon.


" mentari.... Maaf yah mama bertanya seperti ini, karena mama ingin tahu sekali bagaimana perkembangan hubungan kalian berdua, apa sudah ada cinta di antara kalian dan apa kamu sudah pernah di sentuh sama leon"


Mentari yang mendengar itu langsung terkejut dan sampai tersedak nasi goreng yang sedang dia makan, bu melinda juga reflrk langsung menuangkan air minum untuk mentari yang masih batuk batuk.


"maaf... Maaf tari... Pertanyaan mama ngejutkan kamu yah..."


"uhukc... Uhukc... Tidak apa apa ma... Mentari sedikit terlalu cepat saja makannya mangkanya sampai tersedak, mama kenapa tiba tiba bertanya seperti itu"


"tidak mama hanya penasaran saja, mama tahu untuk menaklukan hati leon itu sangat susah jadi mama dan papa ingin membantu kamu agar lebih dekat sama leon"


"ma.... Walaupun kak leon tidak pernah bilang kalau dia suka sama aku, tapi mentari rasa kak leon sedikit demi sedikit mulai punya perasaan ke mentari"


"ohhh iya... Syukurlah... Akhirnya mama bisa lega... Karena kalau sampai leon tidak juga suka sama kamu, mama khawatir leon akan pergi mencari perempuan lain di belakang kita, tapi kalau emang benar dia sudah punya perasaan ke kamu, mama yakin leon akan terus berusaha menjaga kamu, dan ingin selalu di dekat kamu, agar kamhmu tidak kenapa napa"


"iya ma... Mangkanya akhir akhir ini kak leon selalu belain aku, bahkan dia juga selalu cari cara agar bisa dekat dengan aku di kantor"


"uuhhhhhcccc mama ikut senang dengar nya. Oh iya ini ada tiket bulan madu buat kamu dan leon, kalian kana dulu belum pernah jalan jalan ke luar negimeri cuma berdua"


"hahhh tiket bulan madu ma... Mama tidak salah kasih kan, aku dan leon kan sudah menikah lama, ngapain masih harus ulan madu"


"iya mama tahu.... Tapi bulan madu itukan bisa kapan saja dan di mana saja, walaupun kamu menikahnya sudah lama tapi apa salahbya kalau kalian mama aturkan bulan mudu"


"kalau mentari mau saja ma, tapi nanti terserah kak leon, kalau kak leon setuju mentari juga setuju."


"yah sudah berarti mama tinggal bilang ke leon kalau begitu. Yah sudah kamu habiskan makannya itu"


Mentari langsung menghabiskan makanan dan minumannya, lalu dia pamit untuk berangkat kerja, karena ini sudah mau telat untuk berangkat ke kantor.

__ADS_1


...****************...


Leon berganti baju sambil bergumam sendiri karena aktifitas pagi nya terganggu karena mamanya yang tiba tiba memanggil dan mengetuk pintu.


"kalau mama tafi tidak gedor gedor, pasti sih juniorku gak bakalan kesepian pagi ini. Dia pasti juga akan sarapan"


"pokoknya nanti di kantor aku harus mengajak mentari buat menggantikan aktifitas pagi ini"


Leon langsung bergegas merapikan dirinya dan menyiapkan semua berkas yang harus dia bawa hari ini, albert sendiri sudah menunggu leon di bawah untuk membawakan beberapa berkas yang di bawa leon.


"leon... Kamu ngapain aja sih di atas, mama dan albert dari tadi menunggu kamu, ini malah kamu gaj turun turun" teriak bu melinda pada leon


"iya ma... Ini leon turun kok" ucap leon sambil menurunin tanggal


Leon langsung memberikan tas dan berkasnya ke albert dan sementara leon dan bu melinda pergi ke ruang makan untuk ngobrol sebentar


"mama kenapa datang ke sini pagi pagi"


"kenapa emang, kamu keberatan kalau mama ke sini, ini kan rumah mentari ngapain kamu yang keberatan, mentari saja tidak keberatan sama sekali"


"leon kamu ada waktu kosong kapan?"


"leon sibuk ma... leon tidak ada waktu kosong"


"yah sudah kalau begitu, ada atau tidaknya waktu kosong kamu pokoknya bulan depan kamu harus pergi sama mentari bukan madu ke china"


"hahh apa ma.... Ngapain sih pakai bulan madu segala, mentari dan leon itu sudah menikah lama, dan bulan madu itu hanya untuk orang yang baru menikah"


"kata siapa bulan madu hanya untuk orang yang baru menikah, mama dan papa saja sampai sekarang masih sering bulan madu, jadi kamu tidak ada alasan lagi buat menolak bulan madu ini. Masalah kerjaan kamu bisa bwrikan sama papa, dan papa sudah siap dengan hal itu"


"yah kalau begitu ngapain mama tanya waktu kosong ke aku, kalau akhir akhir nya harus nurut apa kata mama"


"yah sudah kamu sudah setuju yah buat bulan madu di china, oh iya kalau kamu masih ingin bekerja , kamu bisa memantau perkembangan kantor kita yang ada di sana"

__ADS_1


"terserah mama saja, atur saja semuanya, aku dan mentari nanti tinggal berangkat saja"


"oke kalau begitu, kamu harus berangkat saat mama kasih kamu semua persiapannya"


leon langsung pamit untuk berangkat kerja, karena sudah waktunya dia berangkat, dia ingin segera bertemu dengan mentari saat di kantor untuk membicarakan masalah ini.


...****************...


Di kantor mentari sudah masuk ke dalam ruangannya untuk mempersiapkan segala hal buat acara peresmian, jadi mentari dan yang lainnya sangat sibuk.


Dari kejauhan sulis melihat ke arah kakaknya itu sambil meneteskan air matanya, dia sangat ingin mendekat ke arah mentari tapi dia takut untuk bertemu sama mentari.


Berkali kali dia mencoba mengatur omongan tapi masih saja ragu, akhirnya dia memutuskan untuk mengurungkan niat nya biat bertemu mentari.


"kamu ngapain di sini, kamu dari tadi melihat ke arah mentari terus, apa kamu punya masalah sama dia" tanya seseorang yang tiba tiba menghampiri sulis


"ohh tidak mbak... Saya cuma senang lihat mbak itu, karena dia kelihatan sangat cantik dan sangat rajin dalam bekerja"


"iya... Mentari itu sangat serius dalam bekerja, devisi ini bisa berkembang itu juga berkat ide ide dari dia, bahkan dia sangat bisa di andalkan untuk membantu semua rekan kerja nya"


"yah sudah mbak, saya titip salam aja yah buat mbak mentari, saya ingin bertemu sama dia tapi saya takut malah mengganggu pekerjaan nya"


"ohh iya... Nanti aku sampaikan"


Setelah itu sulis berpamitan, dan dia pergi ke pantry untuk mengambil peralatannya, dan mulai bekerja buat membersihkan kantor.


"eh nita kamu kemana aja lama banget"


"iya iya maaf, tadi ada OG yang tanya tanya tentang kamu, dia kayaknya ngefans deh sama kamu tar, dia lihatin kamu sampai nangis aku lihat tadi"


"hahh nangis... Kenapa begitu, kok bisa sih lihatin aku aja sampai nangis, apa aku se menyedihkan itu, siapa nama OG nya"


"tau tuh siapa, aku lupa tanya namanya, kayaknya sih OG baru, soalnya baru pertama kali aku melihat dia di kantor ini. Yah sudah kita kerjakan ini dulu nanti kita bahas dia lagi"

__ADS_1


Mereka akhirnya bekerja sangat serius untuk menyelesaikan semuanya, mereka mulai memproduksi parfum dengan jumlah banyak, dan mereka juga mengemas parfum dengan sangat rapi, dan sangat elegan.


__ADS_2