
Karena tidak segera mendengar jawaban dari mentari, leon langsung menggunakan kartu kunci yang dia punya untuk membuka pintu kamar mandi itu. Dan setelah terbuka, leon langsung masuk ke dalam kamar mandi dan berdiri di depan mentari yang sedang mandi dengan mengguyur tubuhnya dengan shower.
...****************...
Mentari tidak tahu kalau leon sudah masuk ke dalam kamar mandi, dia masih asik mandi sambil memunggungi leon, sedangkan leon juga sedabg asik memandang tubuh indah istrinya itu tanpa sehelai kain pun.
(gila... Ini sih bahaya banget, sih junior pasti menegang lagi) suara hati leon
Dengan cepat leon langsung memeluk tubuh mentari dari belakang, dan merabah dadanya dengan halus. Mentari sangat terkejut karena tubuhnya di pegang seseorang, refleks mentari langsung teriak karwna terkejut.
Dengan cekatan leon langsung membalikan tubuh istrinya itu dan mendorong ke sudut tempuk sambil menutup mulut mentari agar mentari berhenti teriak.
"ini aku.... Ngapain kamu teriak, apa kamu mau mengundang orang orang untuk maduk ke sini"
"kak leon ngapain masuk sini.... Kak leon juga mau ngapain tiba tiba peluk aku seperti itu"
"habisnya kamu darintadi di menghiraukan aku, aku dari tadi cuma kamu pameri tubuh ini saja, kamu tidak memikirkan keadaan juniorku saat ini"
"ihhh apaan, yang main masuk ke sini kan kak leon sendiri ngapain malah nyalahin aku, aku tadi kan mandi, yah pasti harus telanjang dong, ini kakak sendiri yang main masuk, ini malah kakak yang nyalahin aku"
"gak mau... Pokoknya kamu harus tanggung jawab untuk ini semua, aku gak bisa ngelemesin, dia dari tadi tegang terus"
"yah sudah oke... Sebentar.... Juniornya kak leon... Kamu jangan tegang terus yah... Sudah yah... Tidur saja" ucap mentari sambil mengelus ngekus junior milik leon
"tari.... Kalau kamu pegangi gini terus bukan tidur yang ada ini malah ngejongak berdiri dangan kuat... Ayo dong.... Sebentar saja yah... Jangan membuat dia ngambek"
mentari hanya bisa pasrah tanpa bisa menolak, karena dia juga tidak mau kalau leon sampai marah sama dia. Jadi mau tidak mau dia harus pasrah saja dan mengikuti permainan leon di kamar mandi.
__ADS_1
Mentari sebenarnya juga menikmati permainan demi permainan yang di berikan leon, karena dia sendiri juga suka saat berhubungan dengan leon, walaupun kadang leon sering melakukan kekerasaan saat berhubungan tapi mentari merasa lebih tertantang dengan perlakuan leon itu.
Setelah selesai dan puas akhirnya leon terduduk di lantai dengan kaki yang lemas, bahkan mentari juga masih berpegangan di dinding sambil mengatur nafasnya yang masih terengah engah.
mereka akhirnya memutuskan mandi bersama.dan ganti baju bersama, mereka langsung tidur sambil berhadapan dan berpegangan tangan. mereka menghabiskan malam dengan tidur dengan sangat nyenyak, dan bangun saat matahari mulai menyapa di pagi hari.
Mentari terbangun terlebih dahulu, dan dia memutuskan untuk segera mandi, mentari mandi dengan sangat tergesa gesa agar tidak dinkerjain leon seperti tadi malam. Selesai mandi memtari juga langsung memakai baju kerja nya, dan dia juga langsung bersiap siap dengan menggunakan riasan agar bisa langsung berangkat.
Setelah selesai dengan persiapan kerjanya, menyari berencana ingin sekali kali membangunkan suaminya itu, karena dari awal menikah, dia belum pernah sekalipun membngunkan leon saat tidur.
(ohhh tuhan.... Ternyata aku memiliki suami yang sangat tampan yah... Saat tidur aja, mampu membuat aku jatuh cinta untuk kesekian kalinya, aku tidak akan menyia nyiakan suami tampan seperti kamu kak, tidak akan aku biarkan muka kamu ini di pegang atau di cium sama perempuan lain kecuali mama melinda)
Setelah puas memandang wajah leon saat tidur, mentari mulai membelai lembut wajah leon dan sedikit menggoyangkan tubuhnya agar leon segera bangun dari tudurnya.
"kak.... Bangun yok.... Ini sudah pagi..." ucap mentari sambil membisikan di telibgah leon
leon sebenarnya umsudah bangun tapi dia sengaja menggoda mentari dengan terus memejamkan matanya, dia menunggu mentari berani mencium dia lebih atau tidak, yah minimal mencium bibir leon.
"kak.... Ayo dong bangun.... Kalau kakak tidak bangun... Aku bisa telat masuk kerjanya...." karena leon masih tidak mau membuka matanya akhirnya mentari langsung menggigit pipi leon dengan sedikit keras sampai membuat leon teriak dan meringis kesakitan
"kamu itu, padahal aku berharap kamu mencium bibir ku, ini malah menggigit pipi, sakit tahu...." ucap leon sambil memegang pipinya
"uhhhccc sakit yah kak.... Maaf yah... Habisnya kakak tidak bangun bangun, jadi aku gigit aja pipinya he he he"
"gak mau.... Aku gak mau maafkan kamu... aku marah sama kamu"
"ayo dong kak... Jangan marah yah... Aku akan melaukan apa pun deh agar kamu tidak marah sama aku"
__ADS_1
"beneran...."
"iya.... Kak leon"
"yah sudah... Cium semua area wajah ku" ucap leon sambil manyun dan wajahnya di hadapkan ke arah mentari
"iya iya.... Ummmcccaahh " mentari mencium 2 mata leon, kening leon, hidung leon pipi kanan kiri leon dan terakhir mulut leon
Saat mentari mencium mulut leon, kepalanya langsung di tahan sama kedua tabgan leon san mentari langsung di rebahkan di kasur sambil terus berciuman mulut.
Ciuman itu semakin panas dan semakin panas, saat leon dan mentari akan melanjutkan aksinya, tiba tiba pintu kamar leon di ketuk sama seseorang yaitu bu melinda, yang sengaja datang pagi pagi agar bisa bertemu leon dan mentari
"leon.... Buruan buka pintunya, ini sudah siang, kenapa kamarnya masih di kunci sih... Kamu tidak lagi ngapa ngapainkan di dalam" teriak bu melinda sambil terus mengetuk pintu kamar leon
"ssshhhtttt mama.... Kenapa sih datang pagi pagi begini menghancurkan sarapan pagi ku aja... Kalau begini mana bisa aku lanjut, ini sudah tanggung sekali" ucap leon yang uring uringan
"sudah sabar aja dulu kak... Kita tadi malam kan sudah, kita bisa melakukan hal itu kapan saja, yah sudah sana pergi mandi dulu...." ucap mentari sambil menahan senyum nya
Dengan raut muka yang masih manyun akhirnya leon masuk ke kamar mandi untuk segera mandi, mentari juga merapikan baju nya lagi, agar tidak menimbulkan kecurigaan saat bertemu bu melinda.
Bu melinda yang masih mengetuk pintu kamar sambil teriak teriak memanggil mentari dan leon. Mentari saat melihat penampilannya sudah benar dia juga langsung membuka pintu kamar sambil memasang wajah nya yang sumringah.
"iya mah.... Bentar, mentari tadi masih pakai lipstik, dan kak leon masih mandi, jadi agak lama buka pintunya"
"ohhh kirain kamu sama leon lagi perang di pagi hari, mangkanya mama ketuk pintunya tadi, karena ini bukannya sudah waktunya sarapan, kalau kalian melewatkan waktu sarapan, kamu bisa berangkat dengan perut kosong"
"iya mah... Ini tadi mentari juga mau langsung sarapan, tapi mentari membangunkan kak leon dulu, biar dia sendiri tidak twlat saat ke kantor"
__ADS_1
Saat mentari mau tiurun ke bawah, leon tiba tiba bilang kalau dia nanti nyusul sarapannya, kalau mentati mau berangkat dulu tidak apa apa, karena dia masih mau mandi sedikit lebih lama, karena perasaannya sedang kacau dan tidak karu karuan.