TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 69


__ADS_3

"kak tari.... Aku berharap besok bisa bertemu kakak di kantor itu, aku ingin sekali minta maaf sama kakak, dan aku ingin cerita tentang semua hal sama kakak. Aku harap kakak bisa memaafkan aku, dan kita bisa hidup seperti kakak adik seperti dulu lagi"


...****************...


Sulis memilih jalan jalan keluar, dia tidak betah kalau harus diam di rumah sambil mendengarkan orang tuanya cek cok, atau ibunya marah marah sendiri tanpa tahu sebabnya apa. Dia memilih menenangkan diri dengan pergi ke pantai, sambil melihat deburan ombak dia berangan angan saat bertemu kakaknya nanti.


Walaupun dulu mereka tidak pernah akur dan sikap sulis sendiri terkesan kurang ajar sama kakaknya, tapi kini dia benar benar bertekat untuk berubah agar kehidupannya bisa sedikit berubah dan bisa mengembalikan keluarganya seperti dulu lagi.


Dia sadar kalau orang tuanya sering berantem itu pasti di karenakan ekonomi mereka yang semakin merosot, apa lagi hobi orang tunya kini hanya hutang dan judi, sulis ingin bekerja keras untuk sedikit membantu orang tuanya membayarkan hutang tersebut.


Sulis melihat deburan ombak dengan sesekali menatap rumah besar yang ada di pesisir pantai dekat dia duduk, dia sangat senang saat melihat rumah itu, karena terkesan hangat dan tidak pernah sepi, lampu selalu menyala, dan dengar dengar orang yang tinggal di rumah itu sangat baik dan sering membantu orang orang di pasar dengan memborong dagangan mereka.


"siapa yah kira kira pemilik rumah itu, dari rumah itu ada sampai sekarang, aku tidak pernah melihat pemilik rumah itu, bahkan pembantu di rumah itu saja aku tidak pernah tahu, kira kira kalau aku kerja di sana bisa tidak yah..."


"ahhh apalah kamu itu sulis, sudah deh... Jangan berfikiran yang tidak tidak, lebih baik kamu fokus sama kerjaan kamu sekarang, jangan menghayal hal yang tidak pasti"


Sulis langsung bergegas pergi dari laut itu, dia ibgin mencari keramaian agar ada yang bisa dia ajak ngobrol, sambil menunggu orang tuanya tidak berantem lagi, agar dia bisa tidur nyenyak malam ini.


...****************...

__ADS_1


Bu melinda dan pak joko selalu memikirkan nasib anak anak nya, mereka ingin sekali anak anak nya hidup dengan nyaman dan tidak berantakan. Terutaman anak nya yang pertama yaitu dion, mereka ingin mengubah sifat dion agar bisa lebih baik lagi, dan tidak suka menghambur hamburkan uang, mereka juga ingin melihat dion menikah dengan perempuan yang baik, agar mereka sendiri segera memiliki cucu dari kedua anak nya.


Pak deny selalu mengawasi putranya itu, dia sengaja menyewa orang untuk selalu mengikuti dion, agar dia tahu hal apa saja yang di lakukan dion saat jauh dari orang tuanya. Bahlan saat dion selalu membantu marisa dan berkerja sama sama marisa waktu itu dia tahu, dan sengaja diam agar keluarganya tetap baik baik saja.


Sedikit demi sedikit pak deny selalu mendekati dion dan mengajaknya berbicara empat mata, untuk menyadarkan dion kalau sikapnya selama ini tidak benar, dan kalau dia masih berhububgan dengan marisa, maka dengan terpaksa semua hal yang dia miliki selama ini akan di cabut.


walaupun sekarang dion menjauhi marisa, tapi tidak menutup kemungkinan mereka bisa dekat kembali, jadi pak deny selalu mengawasi dion dan menjaganya agar tidak pergi menemui marisa lagi.


Bu melinda dan pak deny sebenarnya ingin sekali segera memiliki cucu dari anak anaknya, tapi mereka juga tahu, hal itu masih susah untuk di wujudkan, karena anak ank nya sendiri masih ingin bersenang senang saja, jangan kan dion, leon sendiri yang sudah jelas sudah menikah saja belum ada tanda tanda kalau mentari hamil.


"pah... Sebenarnya mentari sama leon itu selalu tidur bareng tidak sih pah... Kok sampai sekarang mentari tidak hamil hamil"


"tapi walaupun mereka tidur satu kamar, tapi kalau leon tidak pernah menyentuh mentari trus bagaimana caranya mentari bisa hamil kalau begitu, yah kalau cuma gandengan saja trus bisa hamil yah lumayan, tapi ini kan tidak bisa, jadi kita harus cari cara agar leon mau menyentuh mentari"


"apa kita buat rencana bulan madu lagi aja ma, agar leon dan mentaru bisa memiliki waktu berdua saja, trus nanti kita kasih leon obat perangs*ng agar mau menyentuh mentari"


"hahhh ide yang bagus itu pah... Yah sudah mama akan mengatur rencana bulan madu mereka, kita suruh mereka ke luar negeri saja, biar agak jauh sedikit. Dan mereka tidak boleh pulang kalau mentari belum hamil"


"yah tidak begitu juga ma... Hamil tidaknya kan kita tidak bisa rencanakan, itu tergantung tuhan yang ngasih, kita cuma bisa membuat prosesnya saja, setelah itu kita serahkan ke tuhan. Kalau mereka tidak boleh pulang, trus bagaimana dengan pekerjaan leon, pasti akan berantakan semua, jadi sewajarnya saja, meeka pergi 2 atau 3 bukan aja jangan lama lama"

__ADS_1


"iya ya pa... Mama kan cuma pingin segera punya cucu, mama juga tahu kalau hamil itu urusan tuhan, pokoknya mama akan bawakan beberapa rempah untuk leon dan mentari agar mereka bisa segera di beri momongan"


"itu terserah mama saja deh, papa serahkan sama mama, jadi mama atur semua, dan kita tinggal kasih ke mereka saja"


"oke pa... Yah sudah ayo kita tidur saja dulu, biar besok mama bisa mengatur keberangkatan mereka dari pagi, karena mama ingin juga membelikan beberapa baju dingin untuk mereka, mama yakin mereka pasti tidak punya waktu untuk memebeli baju"


Pak deny dan bu meljnda memilih untuk segerah tidur, dan melanjutkan aktifitas mereka besok pagi.


...****************...


Leon dan mentari juga sudah sampai di rumah, mereka langsung masuk ke dalam kamar mereka, dan mentari juga langsung memilih segera mandi agar dia bisa tidur duluan. Jika dia tidak tidur duluan pasti kejadian di ruang ganti tadi akan terulang kembali.


Leon hanya bisa menahan senyumnya karena dia melihat mentari yang sangt yergesa gesa masuk ke dalam kamar mandi.


"istriku..... Kita mandi bersama yuk... Biar cepat, dan bisa selesai bareng" goda leon sambil mengetuk pintu kamar mandi


mentari yang terkejut karena ini pertama kali nya leon memanggil dia dengan sebutan istriku, jadi dia hanya diam saja sambil senyum senyum sendiri dan mencerna kata kata leon barusan


"istriku sayang.... Aku masuk yah.... Aku sudah siap kok buat mandi bareng sama kami, aku lepas semua baju aku di sini saja yah... Jika kamu masih diam, berarti kamu setuju" ucap leon sambil membuka semua kain yang menutupi tubuhnya

__ADS_1


Karena tidak segera mendengar jawaban dari mentari, leon langsung menggunakan kartu kunci yang dia punya untuk membuka pintu kamar mandi itu. Dan setelah terbuka, leon langsung masuk ke dalam kamar mandi dan berdiri di depan mentari yang sedang mandi dengan mengguyur tubuhnya dengan shower.


__ADS_2