TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU

TUAN MUDA KEJAM ITU JODOH KU
BAB 39


__ADS_3

Saat mentari bersih tegang dengan perempuan itu, tiba tiba datang seorang pria yang dari tadi di sebutnya dengan sebutan paman, dan perempuan itu langsung sok manis di depan HRD sambil merangkul tangannya, dan itu membuat mentari sanagt mual melihat kejadian itu. Semua orang di ruangan itu, hanya bisa menahan senyumnya saat mengetahui ada seorang yang mengemis pekerjaan dengan merendahkan harga dirinya.


...****************...


Pak deny dan bu melinda sedang sarapan berdua, mereka sedang membicarakan tentang kedua anaknya yang sifatnya sangat berbeda, leon yang suka membantu orang tapi tidak ingin di ketahui banyak orang, sehingga dia meniciptakan image jelek pada dirinya sendiri, sementara dion sangat susah dia atur, bahkan suka sekali membangkang dan membuat malu keluarga.


Namun mereka sadar mau bagaimanapun leon dan dion itu sama sama anak mereka, jadi mereka ingin sekali menjodohkan dion dengan perempuan yang baik baik seperti leon, tapi mereka tidak yakin kalau dion mau menerima itu.


Bahkan sudah beberapa bulan dion tidak pernah pulang ke rumah mereka, dion lebih memilih jalan bersama teman temannya ketimbang kumpul bersama dengan keluarganya.


"pa... Dion bagaimana yah... Kenapa dia tidak bisa seperti adiknya, mama itu kepingin bisa kumpul bersama dengan anak anak mama, tapi dion selalu saja banyak alasan dan dia lebih asik bersama perempuan perempuan nakal"


"iya ma... Papa juga ingin sebenarnya merubah prilaku dion, tapi sepertinya susah, karena dion itu tipe pembangkang, dan dia tidak bisa seperti leon yang bisa mengutamakan keluarganya"


"atau kita paksa dia menikah sama mantan kekasihnya dulu yah pa...mereka kan dulu saling cinta, dan mantan dion sekarang sudah jauh lebih baik pa, mama diam diam menyuruh orang untuk memata matai dia, dan memang benar, setelah putus dari dion dan dia menggugurkan kandungannya, kini dia menjadi lebih aktif di greja, dan dia juga menjadi dosen di salah satu kampus ternama"


"papa sih mau mau aja yah ma... Tapi mereka nya itu loh, mau atau tidak... Papa tidak memaksa perempuannya untuk bisa menerima dion lagi, karena memang dion sendiri bukan orang yang baik"


"iya pa... Papa serahin aja sama mama, biar nanti mama yang akan ngomong empat mata sama dia, mama juga tidak mau memaksa dia, mama tahua untuk bisa membuka hati ke dion lagi itu bukanlah hal yang mudah"


Setalah berbicara serius kini pak deny berpamitan untuk pergi bekerja, pak deny akan mengecek ke kantor leon, karena di sana ada mentari juga, pak deny ingin memastikan kalau mentari baik baik saja di sana. Namun bu melinda ingin ikut karena dia juga ingin melihat mentari baik baik saja atau tidak, dan dia tidak segan segan memarahi orang yang berani menindas putri perempuannya itu.

__ADS_1


...****************...


HRD ingin memanggil satu persatu anak anak yang akan melamar pekerjaan untuk melakukan interview awal, sebelum melakukan interview bersama presdir utama. Tapi sebelum itu, HRD menyuruh orang untuk mengumpulkan CV yang di bawa anak anak itu.


HRD memanggilsatu persatu, hingga giliran mentari yang di panggil, saat di dalam ruangan HRD mentari sangat deg deg an, walaupun dia sudah pasti ke terima, namun mentari cukup nerves saat berhadapan lanhsung dengan HRD


"kamu tidak salah memasukan ijazah kan?"


"tidak pak, saya memang lulusan SD"


"apa kamu mau mempermainkan kantor ini, semua orang di sini itu minimal S1, bahkan OB saja itu minimal SMA, ini kamu lulusan SD emang bisa apa kamu"


"saya yakin pak saya bisa untuk berkerja sama dengan teman teman di sini, walaupun saya hanya lulusan SD namun saya bisa memastikan kalau saya pantas buat bekerja di kantor ini"


"tapi kan belum tentu pak, saya dengar dengar kalu yang menentukan itu adalah presdir dari perusahaan ini, jadi anda tidak berhak menolak saya apa lagi mengusir saya di kantor ini"


"kamu lihat saja yah... Saya akan pastikan kalau kamu tidak akan di terima, dan kamu akan di permalukan saat interview bersama presdir"


"baik pak kita lihat saja nanti, saya permisi dulu, terima kasih"


Mentari langsung keluar dari ruangan itu, dan dia melihat teman temannya yang tadi ingin melamar pekerjaan, kini jadi lesu dan tidak bersemangat sama sekali

__ADS_1


"kalian kenapa jadi lesu seperti itu"


"sudahlah lebih baik kita pergi aja, kita tidak akan di terima di kantor ini, karena mau sebagus apapun kita, kita akan tetap kalah sama jalur orang dalam, apa lagi orang dalamnya itu HRD di kantor ini"


"kalian mengakui kalau kalian kalah, ini baru tahap awal kalian mau menyerah, apa kalian tidak ingat keluarga kalian di rumah yang sangat berharap kalian bisa mendapatkan pekerjaan ini, tapi di sini kalian sudah putus asa"


"heii perempuan, lebih baik loe diam aja, atau loe ikut tuh teman teman loh buat cabut dari kantor sini, gak usah sok jadi pahlawan"


Mentari tidak ingin mengajak ribut, karena dia juga ingin menjaga nama baik suaminya sebagai pemilik perusahaan , karena tidak ada yang tahu kalau mentari itu istri presdir, membuat mentari lebih leluasa bisa mengawasi karyawan yang nakal di kantor.


Tak lama akhirnya leon datang di kantor dan dia memasuki ruangannya dengan di ikuti albert di belakangnya, semua mata kini memandang leon dengan sangat kagum bahkan para perempuan juga banyak yang terpesona.


Bahkan yang katanya keponakan HRD itu seperti sangat terpesona melihat leon, bahkan dia dengan sangat pede ingin menyapa leon terlebih dahulu.


"selamat pagi pak leon, saya calon karyawan di kantor anda, kalau anda tidak keberatan mohon bimbingannya" ucap perempuan yang katanya keponakan HRD


Namun leon hanya memandangnya aneh dan leon lanhsung meninggalkan perempuan itu dengan masuk ke dalam ruangan interview, dan semua orang diam diam menertawakan peremouan itu termasuk mentari


"albert ambil semua VC mereka, dan bawa masuk, lalu suruh mereka masuk semua nya ke ruangan rapat, karena saya ingin melihat kemampuannya secara bersama sama" ucap leon pada albert


"baik tuan..." albert lanhsung memanggil HRD dan menyuruhnya untuk mengatur para calon perkerja baru

__ADS_1


"kaliam semua ikut masuk ke dalam ruangan rapat itu, dan kalian harus menjaga sikap kalian di depan presdir, kalau tidak di tanya jangan bicara apapun" ucap HRD


Semuanya mengikuti HRD di belakang , mereka memasuki ruangan rapay, dan mulai duduk di kursi masing masing sambil menghadap ke arah leon, sementara HRD dan albert duduk di samping leon dengan membantu mengecek CV yang di bawa semua kandidat.


__ADS_2