
Setelah mentari sedikit tenang, leon langsung mengajaknya pulang ke rumah, karena leon tahu tempat paling nyaman buat mentari saat ini adalah rumah dia sendiri, jadi leon langsung mengajak albert buat pulang, dan menyerahkan semua pekerjaannya pada kiki.
...****************...
Di dalam kamar mentari hanya bisa merenungi kejadian tadi, bahkan mentari sangat tidak menyangka kalau leon sampai berbuat seperti tadi, leon rela membela dia habis habisan bahkan tidak memperdulikan lagi divisi parfum yang akan di rilis.
"mentari... Kamu sudah tenang belum sekarang" ucap leon yang baru saja masuk ke dalam kamar
"iya kak... Mentari sudah tidak apa apa kok, mentari hanya kefikiran saja, kakak tadi memecat semua anak anak, jadi bisa di bilang acara peresmian divisi baru itu gagal"
"sudah kmu jangan memikarkan hal itu, iti hakl yang sangat kecil, aku bisa mengembalikan divisi itu dengan mudah tanpa orang orang biadab itu, bahkan jika sekarang kantor membuka lowongan untuk 4 orang, yang akan masuk mendaftar bisa jadi 4 ribu orang, jadi kamu jangan khawatir, biarkan saja divisi itu di ganti orang yang lebih berpengalaman, jadi tidak usah lagi mengajari orang orang baru itu dari awal lagi"
"Lalu bagaimana pekerjaan ku kak, apa aku juga fi pecat seperti orang orang itu, atau aku masih bisa bekerja di sana"
"kamu tenang saja, kamu itu istri ku, semua orang di kantor sudah tahu semuanya kalau kamu istri ku, jadi kalau kamu masuk lagi ke kantor dan kembali bekerja, kamu akan mendapat perlakuan yang spesial, karena semua karyawan akan jauh lebih menghormati kamu, kalau kamu kembali ke kantor yah silahkan, kalau kamu mau membuka bisnis baru juga silahkan, kalau kamu maunya di rumah saja yah silahkan, kakak akan mendukung semua keputusan kamu"
"iya juga yah kak... Semua sudah berbeda, semua orang juga sudah tahu malau aku istri kakak, bahkan bisa jadi besok di kantor banyak wartawan yang penasaran dengan status kakak"
"tidak, kamu jangan khawatir, kakak akan pastikan kalau masalah ini tidak akan keluar dari dalam kantor, kalaupun wartawan ada yang tahu, mereka tidak akan berani mengangkat berita itu, sebelum kita pulang dari china, kalau sampai sebelum waktunya itu bocor, kantor mereka yang akan bermasalah"
__ADS_1
Mendengar itu mentari menjadi sedikit lega, karena dia masih malu untuk di ekspost sama banyak orang, apa lagi dia bukan dari keluarga yang kaya raya dan hanya mantan ART leon saja.
tak lama bu meljnda datang dengan tergesa gesa masuk ke dalam kamar mentari dan leon, dia langsung memeluk mentari dengan sangat erat, karena bu melinda benar benar khawatir saat di hubungi leon, kalau mentari sedang sedih karena di tindas teman divisinya.
"kak leon kenapa hubungi mama, kan jadi ngerepotin mama, sampai dia harus datang kesini" ucap mentari ke leon
"mentari kamu tidak suka yah, kalau mama datang ke sini" saut bu melinda sambil menunjukan wajah sedihnya
"enggak ma.... Bukan begitu, mentari hanya tidak enak sama mama, mama harus datang ke sini lagi, mama pasti punya kesibukan lain."
"tidak sayang.... Mama tidak pernah merasa di repotkan sama kamu, mama malah akan marah sama leon kalau sampai leon tidak kasih tahu mama tentang masalah ini"
"terima kasih yah ma... Mama sudah sangat sayang sama mentari, mentari sekarang benar benar merasakan punya mama lagi."
...****************...
Di kantor, kiki akan memberi pengumuman buat semua orang yang ada di kantor, jadi kiki menyuruh semua karyawan untuk masuk ke dalam aula kantor, agar mereka semua bisa mendengarkan pengumuman iti dari kiki sendiri, jadi tidak ada yang di lebih lebihkan atau di kurang kurangi.
dengan bergegas semua karyawan kantor, termasuk satpam langsung memasuki ruangan aula, jadi untuk sementara pintu pagar, pintu utama, dan juga semua pintu yang ada di kantor, di kunci sementara, dan di ganti dengan penjagaan otomatis.
__ADS_1
"baik saya kiki, seketaris dan juga tangan kanan dari tuan muda leon, akan memberikan pengumuman untuk kalian semua mengenai masalah tadi. Tuan leon memberika pesan kepada saya kalau kalian di larang membocorkan masalah tuan leon sudah menikan sebelum tuan muda pulang dari china, jadi saya mohon kepada kalian semua jangan pernah membawa masalah kantor ke rumah, apalagi menceritakan kepada banyak orang yang bukan staf kantor atau staf proyek. jika kalian berani menceritakan sama orang luar, maka kalian bersiap siap untuk saya pecat"
Semua orang langsung menunduk dan takut, karena ini baru pertama kali melihat kiki ngomong dengan nada keras dan tegas, ini bukan sekedar ancaman tapi juga peringatan untuk masa depan mereka semua, jadi tidak ada yang berani memandang kiki secara langsung.
"PAHAM KALIAN" ucap kiki lagi
"paham mbak" ucap semua orang dengan bebarengan
"satu lagi, kalau kalian sudah bilang ke teman kalian yang tidak masuk hari ini, lebih baik kalian bilang ke mereka tentang hal kni dari pada mereka tahu tahu sudah di pecat dari kantor ini, kalian boleh bubar "
Semua orang langsung mengambil ponsel masing masing dan menghubungi semua orang yang sudah mereka kabari, agar tidak jadi masalah di kemudian harinya.
Setelah itu, semua orang di kantor tidak berani membicarakan masalah yang ada di kantor itu, mereka menganggap tidak pernah terjadi apa apa sebelum nya. Bahkan mereka hanya diam saja saat melihat Lisa yang sudah di pecat datang kembali ke kantor sambil nangis nangis ke pamannya.
Paman lisa juga sudah enggan untuk membantu keponakannya itu, karena tingkah lisa yang ada hanya mengancam pekerjaan nya saja. Karena lisa hanya mengganggu saja, paman lisa yang menjabat sebagai HRD malah memanggil satpam untuk mengusir lisa dari kantor.
...****************...
Mentari, leon dan mamanya sedang berbicara mengenai bulan madu di china itu, karena ada masalah seperti ini, jadi bulan madu mereka akan di majukan, 2 hari lagi mereka akan berangkat, dan leon juga di beri tugas untuk ngecek perkembangan kantor di sana.
__ADS_1
Untuk masalah peresmian di kantor utama, lron sudah menyerahkan pada papanya dan juga kiki, karena Albert ikut leon pergi juga. Mentari di bantu mamanya untuk menyiapkan beberapa kebutuhan untuk pergi, bahkan nanti malam leon masih harus mengantar mama dan istrinya itu pergi ke mall buat belanja beberapa baju yang akan mereka bawa ke sana.
Mentari terlihat sangat bahagia sekali karena sebentar lagi dia bisa pergi liburan bersama suami yang dia cintai, dia menyiapkan beberapa barang yang sekiranya di butuhkan di sana, dan leon juga sangat bahagia sekali saat melihat senyum selalu ada di wajah cantik istrinya itu.