
Ken yang menyusul Zamora menghentikan Zamora yang akan memasang helm nya.
"Ada apa?" tanya Zamora heran perasaan urusannya sudah selesai pikirnya
"Gue anterin lo pulang, sebagai bentuk terimakasih gue" ucap Ken datar
Mungkin teman temannya akan syok jika mendengar kalimat panjang yang diucapkan Ken barusan karena Ken kalo berbicara tidak jauh dari kata "hmm" lalu mengangguk, atau menggeleng.
"Tidak perlu" ucap Zamora lalu memakai helm dan mulai menaiki motornya
Tapi tangannya di tahan oleh Ken. "Mau apalagi pria ini" batin Mora.
"Gue ga nerima penolakan, lo jalan duluan gue ngikutin dari belakang" ucap Ken menatap Amora
"Ck pemaksa" ucap Amora cemberut
Ken melihat perempuan didepannya yang sedang cemberut hanya terkekeh "menggemaskan" pikirnya
Amora mulai menyalakan motornya dan Ken mengikutinya dari belakang.
...****************...
* Kediaman Mansion Aberald
Sesampainya di depan mansion daddy nya, Amora melepaskan helmnya dan menatap mata Ken
"Aku tidak akan berterima kasih karena kau yang memaksaku mengantar pulang bukan kemauanku" ucap Zamora ketus
Karena dia masih kesal kenapa harus dipertemukan dengan pria pemaksa seperti pemuda yang ada di hadapannya ini.
Sedangkan Ken yang mendengar ucapan ketus Amora hanya terkekeh dibalik helm nya.
Karena tidak ada jawaban dari Ken, Amora memasang helm kembali setelah meminta security membukakan gerbang.
"Terima kasih" ucap Ken setelah Mora mulai menaiki motornya kembali
Zamora yang mendengar ucapan dari Ken hanya mengangguk lalu memasuki mansion sang daddy karena jarak dari gerbang ke dalam mansion cukup jauh mungkin 100 meter ada.
Ken yang melihat kepergian Amora hanya tersenyum.
"Kenapa dengan dirinya, kenapa sekarang dirinya jadi mudah tersenyum" batin Ken
Tidak mau terlalu memikirkannya Ken menjalankan motornya meninggal kawasan mansion Amora.
...****************...
Sedikit Tentang Keluarga Barnett
Kenzio Alluca Barnett anak dari pasangan Rayyan General Barnett dan Kayla Angelica Barnett yang sangat berpengaruh di dalam maupun luar negeri. Orang terkaya No 1 di dunia saat ini.
Bagaimana tidak dikatakan no 1 di dunia asetnya dimana mana bisnisnya pun dimana mana jadi bagaimana tidak dikatakan sebagai orang terkaya No 1 didunia.
Walaupun termasuk jajaran orang terkaya di dunia tapi keluarga Barnet tidak pernah memandang seseorang dari status sosial.
Soal pasangan keluarga Barnett tidak terpaku pada perjodohan, karena Rayyan dan Kayla dulunya pun tidak di jodohkan tapi mereka bertemu dengan sendirinya yang akhirnya membawa kebahagiaan bagi mereka berdua.
Biarkan anaknya mencari kebahagiaannya sendiri.
...****************...
* Mansion Barnett
Di sepanjang jalan Ken terus tersenyum, Ken memutuskan tidak kembali ke markas karena hari ini dia merasa lelah.
"Ken kau sudah pulang" tanya Kayla mommy nya Ken
__ADS_1
"Iya mom" jawab Ken seadanya
"Kalau begitu kau mandi dulu setelah itu kita makan malam bersama" ucap Kayla tersenyum lembut
Sedangkan Ken hanya mengangguk sebagai jawaban
* Makan Malam
Ken berjalan menuruni anak tangga, di meja makan sudah ada mommy dan Daddy nya
"Malam semua" sapa Ken
"Malam sayang" balas Kayla
"Malam son" balas Rayan
Mereka menikmati makan malam bersama dengan keheningan, karena keluarga Barnet sangat pantang makan sambil berbicara.
Setelah selesai makan malam Ken langsung menuju kamarnya.
* Kamar Ken
Didalam kamar Ken mencoba memejamkan matanya tapi tidak bisa yang ada hanya ada bayang bayang wajah Amora.
"Ck sialan, sebenernya apa yang telah perempuan itu lakukan?
"Kenapa juga wajahnya selalu terbayang?"
"Ah sial" gerutuan Ken
Sepanjang malam Ken terus menggerutu. Sampai sampai Ken ketiduran karena terus menggerutu karena selalu terbayang wajah Amora.
...****************...
* Mansion Aberald
Tok ..
Tok ..
"Sudah mom, sebentar" ucap Zamora dari dalam kamar
"Momy tunggu di meja makan ya sayang" ucap Wilona
"Iya mom" jawab Amora
Didalam kamar Amora masih bersiap siap, terlihat dari pantulan cermin seorang gadis cantik memakai seragam yang pas di badannya serta make up yang natural hanya menggunakan lips balm dan pelembab wajah.
Amora menuruni anak tangga menuju meja makan.
"Morning mom, morning daddy" sapa Amora
"Morning sayang" Arshan dan Wilona membalas sapaan Amora
"Kau sudah siap baby untuk memulai permainannya?" ucap Arshan
"Of course dad" ucap Zamora tersenyum
Bukannya Arshan meragukan kemampuan Amora tapi Arshan berjaga jaga untuk kedepannya takut akan ada yang merugikan Amora jadi Arshan menempatkan mata mata untuknya disekolah baru Amora.
Setelah sarapan bersama Zamora pamit terlebih dulu kepada Arshan dan Wilona.
Amora tidak diantar oleh Derix tapi Amora mengendarai mobil sendiri itu keinginan Amora untuk memudahkan segala urusannya, lagian kalo ada sesuatu Amora pasti menghubungi Derix.
...****************...
__ADS_1
Perjalanan Amora menuju sekolah di temani dengan musik dan sebungkus permen lolipop rasa cokelat, Amora menyukai dengan yang berbau cokelat.
Di tengah perjalanan Amora melihat seorang pria paru baya yang sedang marah marah siapa lagi kalo buka Bram.
Melihat ada kesempatan Amora tidak akan melewatkannya di tambah jalanan dekat Bram berhenti ada genangan air
"Wah dewi fortuna sedang berada di pihakku" ucap Amora tersenyum misterius
Amora langsung melesatkan mobilnya dengan cepat membuat genangan air kotor bekas hujan itu mengenai baju mahalnya Bram.
Amora yang melihat itu tersenyum puas.
sedangkan Bram menggeram marah
Benar benar hari yang sial untuknya.
Sudah pecah ban, meeting sebentar lagi, dan sekarang baju dia basah terkena cipratan air oleh pengemudi yang tidak bertanggung jawab.
...****************...
* Wiramandala High School
Mobil Amora memasuki kawasan sekolah, lalu mulai memarkirkannya. Setelah selesai parkir Amora tidak langsung turun dari mobil karena di jam segini sekolah sudah mulai ramai.
Setelah melihat sekitar dan menelitinya Amora menemukan targetnya yaitu Clara Listanto yang sedang berjalan menuju gerombolan para pria tampan mungkin mereka most wanted di sekolah ini.
Amora memutuskan untuk turun dari mobil.
Amora membuka pintu mobil dan turun benar saja semua murid yang ada diparkiran memperhatikannya. Amora malas menjadi pusat perhatian.
ini alasannya mengapa Amora menunggu didalam mobil dan keluar ketika sekolah sudah mulai masuk. Kalo bukan karena tujuannya Amora tidak mau menjadi pusat perhatian.
Amora mulai berjalan memasuki sekolah menghiraukan omongan orang orang yang mulai menggosipkan nya sebagai murid baru.
Sebelum Amora sampai di gerbang, seseorang memanggilnya
"Mora!" ucap David
Amora yang dipanggil pun menghentikan langkahnya.
Para gerombolan pria itu menghampiri Amora dan meninggalkan Clara dan 2 temannya.
Clara yang diabaikan mengepalkan kedua tangannya menahan marah.
"Sabar Cla, lagian itu siapa sih murid baru ya?" tanya Meta
"mana gue tau" jawab Lusi
Meta yang mendengar jawaban Lusi hanya mendelik.
Para gerombolan pria itu ternyata Ken dkk mereka berhenti di hadapan Amora.
"Lo sekolah disini juga?" tanya Dion
"Tepatnya pindahan" jawab Mora datar
"Oh murid baru" ucap David
"Yaudah kita antar ke ruang kepala sekolah" ucap Rasya
Amora mengangguk lalu tatapannya tidak sengaja bertubrukan dengan mata Ken yang sedang menatapnya juga. Amora memutuskan pandangan terlebih dahulu
"Thanks" ucap Amora
"Santai, ayo" ucap David
__ADS_1
Mereka mengantar Amora ke ruang kepala sekolah. Lalu mereka berpisah dikarenakan bel masuk sudah berbunyi.
#bersambung