Unforgiven (Tak Termaafkan)

Unforgiven (Tak Termaafkan)
18


__ADS_3

Ken memasuki kawasan sekolah dan memarkirkan motornya di tempat khusus untuk geng sparta. Sedangkan di parkiran khusus geng sparta teman teman Ken sudah menunggunya termasuk dengan Clara and the geng.


Semua siswa yang melihat Ken membonceng seorang perempuan menjadi gosip hangat pasalnya Ken itu orang yang sangat susah untuk di dekati oleh kaum hawa dan sekarang Ken membonceng seorang perempuan.


"Ga salah itu Ken membonceng perempuan"


"Iya, mata gue bermasalah juga nih kayanya"


"Bener ege itu perempuan, tapi siapa perempuan itu?"


"Clara bukan sih?"


"Bukan Clara itu ada disana lagi nunggu Ken"


"Trus siapa"


"Mana gue tau"


"Angel bukan sih?"


"Bukan, lo lupa? Angel sudah lama di singkirkan Clara"


"Wah beruntung banget sih itu ceweknya"


"Iya, cantik ga ya"


"Entahlah"


begitulah gosip gosip yang para murid gosipkan sekarang setelah melihat Ken membonceng perempuan.


Sedangkan teman teman Ken dan Clara and the geng tidak kalah terkejutnya dengan mereka melihat Ken memasuk area sekolah membonceng seorang perempuan mereka menjadi penasaran siapa perempuan itu?


Ken memarkirkan motornya di dekat motor teman temannya, Amora turun lalu melepaskan helm nya dan membuka ikatan jaket Ken di pinggangnya.


Setelah mereka semua tau siapa perempuan yang di bonceng oleh Ken para murid kembali bergosip


"Lah itu bukannya murid baru ya"


"Iya bener, gila sih baru beberapa hari sekolah udah dapetin pangeran sekolah"


"Tapi emang cantik banget"


"Gimana nasib Clara ya"


"Tapi gue seneng sih Ken sama murid baru itu dia lebih cantik dari Clara maupun Angel"


"Iya bener"


Amora yang mendengar dirinya di gosipkan dia tidak menghiraukan nya. Tapi dia tersenyum miring ketika dirinya di bandingkan dengan Clara.


David, Rasya, Nathan dan Dion menghampiri Ken dan Amora disusul dengan Clara dkk


Amora yang melihat teman teman Ken datang menghampirinya dia berniat akan pergi duluan ke kelas tapi Ken menahan tangannya.


"Apa lagi?" tanya Amora


"Gue anterin ke kelas" Ken


"Memangnya aku anak tk yang harus diantarkan sampai kelas?" Amora kesal


"Iya emang lo bocil" ucap Ken


"Keeeeen!" geram amora


Sedangkan Ken hanya terkekeh


Ekheeeem ...


"Pagi pagi udah ada yang pacaran aja nih" ucap Nathan


"Iya nih, bau bau bentar lagi ada yang bucin" Dion


"Jangan lupa ya pak bos traktirannya" David

__ADS_1


"Ketua kita sudah tidak jomblo guys" tambah Rasya


Mereka mengangguk membenarkan ucapan Rasya


Clara yang melihat interaksi Ken dan Amora ditambah dengan teman temannya yang ikut senang antara hubungan mereka merasa hatinya sangat panas, ken tidak pernah menunjukan senyum seperti itu kepada dirinya atau teman temannya tapi jika dengan Amora dengan mudahnya dia tersenyum dan bercanda.


"Tidak bisa di biarkan" batin Clara dengan tangan terkepal kuat


Meta dan Lusi mencoba menenangkan Clara untuk bisa menahan emosi dengan mengusap tangan Clara yang terkepal kuat.


Sedangkan Ken tidak menanggapi candaan teman temannya seakan membenarkan ucapan teman temannya kalo dia dan Amora benar berpacaran


Amora yang hendak berbicara ingin membantah ucapan teman teman Ken langsung saja Ken menarik tangan Amora menjauhi teman temannya.


"Wah liat liat kulkas berjalan mulai posesif guys" ucap David heboh


"Ayo kita susul Ken" ucap Nathan pergi lebih dulu


Rasya, David dan Dion ikut menyusul Nathan yang pergi lebih dulu.


Clara juga pergi dari sana di susul teman temannya. Tujuan Clara saat ini toilet


Sesampainya di toilet teman teman Clara mengusir murid yang ada disana.


"Aaaaaaaargh" teriak Clara histeris dan menangis


"Tenang Cla tenang oke" ucap Meta mencoba menenangkan Clara


"Bagaimana gue bisa tenang, Ken gue diambil oleh j***** sialan itu!" amuk Clara lalu melanjutkan ucapannya "gue gabakal biarin cewe mana pun mendapatkan Ken, gue ga rela" Clara sambil menangis


"Cla kenapa ga lo berusaha lupain Ken aja sih lo cantik, tajir kurang apa lagi coba" Lusi


Meta menatap tajam Lusi, sedangkan Lusi tidak mengerti mengapa dirinya di tatap mengerikan begitu oleh Meta toh yang dia omongin benar adanya.


"Gue gabisa lupain Ken, asal lo tau dia cinta pertama gue lus gue harus bisa miliki Ken harus!!" tekad Clara penuh percaya diri


"Kalo begitu terserah lo aja deh Cla, gue cuman kasian sama lo ngejar ngejar cowo yang ga cinta sama lo" ucap Lusi menusuk lalu pergi meninggalkan Clara dan Meta.


"Tenang Cla gue bakal bantuin lo" Meta


setelah Meta mengatakan itu kepada Clara, Clara langsung membenarkan penampilannya yang berantakan. Lalu pergi dari sana bersama Meta.


...***************...


Kriing ..


Kriiiiing ..


Bel istirahat berbunyi


Ken keluar kelas di ikuti oleh teman temannya tapi bukannya Ken berjalan lurus tapi Ken malah berbelok, mereka heran perasaan jalan ke kantin lurus kenapa jadi belok.


Setelah tau jawabannya mereka hanya menggelengkan kepala, ternyata Ken menjemput sang pujaan hati untuk ke kantin bersama.


Ken memasuki kelas Amora untuk mengajak makan bersama di kantin.


"Ayo" ajak Ken tiba tiba ada di hadapan Amora


Amora terkejut dengan kedatangan Ken yang tiba tiba


"Kemana?" Amora


"Ck kantin" Ken


"Oh" jawab Amor


Ken tanpa ba bi bu lagi menarik lembut tangan Amora.


Teman sekelas Amora yang melihat interaksi mereka di buat gemas oleh si kulkas berjalan dan si cewe cuek.


Pasalnya gosip tentang Amora dan Ken berpacaran sudah menyebar seantero sekolah membuat para kaum hawa patah hati dan tidak sedikit juga kaum adam merasakan sakit hati mendengar gosip Amora sudah memiliki kekasih.


Padahal baik Ken ataupun Amora tidak pernah mengumumkan bahwa mereka berpacaran itu hanya gosip.

__ADS_1


* Kantin Sekolah


Ken, Amora dan teman temannya memasuki area kantin yang membuat kantin hening seketika padahal Ken tidak pernah meminta para siswa siswi untuk diam ketika dia datang ke kantin.


Ken tidak mau ambil pusing dia berjalan menuju meja yang suka di tempati oleh Ken dkk


"Makan apa?" tanya Ken


"Rawon, air mineral dan susu coklat" ucap Amora


Ken hanya mengangguk lalu pergi ke stan makanan untuk memesan makanan. Setelah itu Ken berbalik menuju meja makannya kembali.


Ken akhir akhir ini selalu membuat teman temannya geleng geleng kepala, salah satu contohnya saja saat ini melihat perlakuan manis Ken kepada Amora membuat mereka merasa tak di anggap dihadapan mereka.


"Serasa dunia milik berdua ye" sindir David


"Nyamuk nih kita" sindir Dion tidak mau kalah dari David


Sedangkan yang di sindir hanya acuh saja membuat Dion dan David mendengus


"Sudah sudah lebih baik kita pesan makanan, Dion David lo yang pesan deh" ucap Nathan


"Ye elo nyuruh nyuruh, gamau gue kalo gada pajak jalannya" ucap David


Nathan hanya memutar bola matanya malas lalu memberikan uang 3 lembar berwarna merah


"Nah gini dong semangat gue, yo vid makan gratis kita" ucap Dion mengajak David memesan makanan


Tak urung juga David mengikuti langkah Dion


Padahal Nathan belum mengatakan ingin makan apa dasar Don mata duitan. Padahal Dion sendiri sudah kaya tapi masih suka dengan yang gratisan.


Setelah selesai memesan, beberapa menit menunggu akhirnya pesanan mereka semua datang.


Di meja Ken seketika hening karena mereka sedang menikmati makanan mereka.


Di ujung kantin seorang gadis cantik tengah tersenyum miring memikirkan rencananya yang sebentar lagi akan berhasil.


Ken telah menyelesaikan makanannya begitu pula dengan yang lain. setelah selesai makan Amora merasa ada yang aneh pada tubuhnya.


Ken melihat gelagat aneh dari Amora langsung bertanya


"Kenapa?" tanya Ken khawatir


"Ken kau memesan makanan apa untukku? Tanya Amora sambil menggaruk lehernya dan tangannya yang terasa gatal dan dada merasa sesak


"Gue memesan apa yang lo pesan tadi" Ken semakin khawatir


"Ke...n" Amora mulai merasakan dadanya semakin sesak dan mual serta timbul bintik bintik merah di sekitar wajah, tangan dan kaki.


Ken semakin panik, apa ada yang salah pikirnya


Mora sungguh sudah tidak kuat, dia menggenggam tangan Ken dengan begitu kuat untuk mengeluarkan isi dalam perutnya tapi nihil tidak ada yang keluar serta sesak yang membuatnya semakin sulit bernafas.


"Ken Mora kenapa Ken?" tanya panik Dion


Ken tidak menjawab dia sangat panik dan khawatir saat ini


"Mor lo jangan bikin kita panik Mor lo kenapa Mor" ucap panik David


Sedangkan Amora dia sudah tidak tahan menahan rasa sakit, gatal, dan sesak untuk bernafas matanya merasa kunang kunang.


"Kita bawa dia kerumah sakit sekarang Ken!" Nathan tidak kalah panik


Belum sempat Ken mengendong Amora, Amora sudah terkulai lemas tidak sadarkan diri.


"Amoraaaaa!" ucap panik Ken dkk ketika Amora tidak sadarkan diri


Seluruh penghuni kantin dibuat penasaran dengan keributan yang ada di meja Ken. Ada apa pikir mereka.


Sedangkan di ujung kantin seseorang sedang tertawa bahagia melihat Amora yang sedang sekarat. Siapa lagi kalo bukan Clara dan teman temannya. Sedangkan Lusi hanya menatap datar Meta dan Clara.


Lusi pikir Clara dan Meta sungguh sangat keterlaluan.

__ADS_1


#bersambung


__ADS_2