
Ken memarkirkan motornya lalu memasuki mansion dengan senyum menghiasi bibirnya
Orang orang yang berada di ruang tamu melihat kedatangan Ken dengan senyum menghiasi bibirnya merasa heran sejak kapan dia menjadi orang yang mudah tersenyum.
"Son kau sudah pulang?" tanya Rayyan kepada Ken yang tidak menyadari ada oranglain selain kedua orangtuanya diruang tamu
"Dadd, ya aku baru pulang" ucap Ken ketika menyadari selain kedua orang tuanya ternyata ada oranglain.
"Ken sini duduk dulu" Kayla
Ken hanya mengangguk lalu duduk di sofa dekat Kayla
"Ken kau sudah besar, semakin tampan saja" sapa pria yang sedikit lebih muda dari daddy nya. Ya dia pamannya Ken suami dari adiknya Kayla tapi sayang adiknya Kayla sudah meninggal.
Ken tidak menjawab dia hanya mengangguk kaku
Sedangkan gadis yang duduk di dekat pria itu tidak mengalihkan pandangannya sejak pertama Ken memasuki mansion.
"Ken kau masih ingat dia pamanmu, dan dia Carissa anaknya paman Kevin dan tante Kania?" tanya Kayla kepada Ken
Tepatnya Carissa hanya anak angkat yang di adopsi oleh Kevin dan Kania sejak bayi, karena Kania divonis mandul oleh dokter.
"Ingat" jawab Ken membuat kedua orang itu tersenyum.
Pasalnya mereka tinggal beda kota dan mereka tidak pernah bertemu lagi setelah 3 tahun yang lalu semenjak kania meninggal.
"Carissa akan tinggal disini sementara sampai paman Kevin selesai menangani masalah perusahaannya di kantor cabang yang ada di kota Y" Kayla
Ken hanya mengangguk. Mereka tidak heran dengan sifat Ken yang sejak dulu sudah seperti itu yaitu dingin, datar dan irit bicara pada oranglain.
"Kau tidak berubah Ken masih sama seperti dulu" ucap Kevin kepada keponakannya sedangkan Ken tidak meresponnya.
"Paman harap kamu mau menjaga Carissa selama paman pergi" ucap Kevin lagi
"Aku tidak janji" ucap Ken datar
"Ken! Jangan seperti itu, Carissa mulai lusa akan sekolah di sekolahan yang sama denganmu" Kayla
Ken menghela nafas
"Ken ke atas" ucap Ken langsung pergi tanpa menunggu jawaban Kayla.
"Sudahlah honey, kau seperti tidak tau sifatnya saja" Rayyan
"Iya sifatnya menurun darimu" Kayla kesal
Kevin hanya terkekeh melihat Kayla merajuk kepada Rayyan, sedangkan Carissa melihat kepergian Ken hanya menatapnya nanar Carissa merasa sakit hati semenjak tadi Ken tidak pernah menatapnya.
...****************...
Weekend telah berlalu, dan semua orang sudah harus melakukan aktifitasnya seperti biasa tidak bedanya dengan Ken yang sekarang sudah siap dengan seragamnya serta jaket yang memperindah tampilannya.
__ADS_1
Ken berjalan menuruni anak tangga, disana sudah ada kedua orangtuanya dan juga paman serta sepupunya.
"Ken, ayo kita sarapan bersama" ucap Kayla yang melihat kedatangan Ken.
Sedangkan Ken tidak merespon hanya menuruti perintahnya Kayla saja untuk sarapan bersama.
"Ken, kau berangkat bersama Carissa ya dia belum hafal jalan daerah sini" Kayla
"Hm" Ken hanya berdehem dia tidak ingin berdebat dengan mommy nya apa lagi ini masih pagi.
Hanya deheman Ken saja semua yang ada di meja tersenyum, batin mereka syukurlah Ken tidak menolaknya.
Apalagi gadis yang duduk di sebelah Ken sekarang dia merasakan hatinya berbunga bunga walaupun hanya berangkat bersama dan dengan terpaksa, tapi dia tidak masalah yang penting bisa dekat dengan Ken pikirnya.
Sebelum Ken berangkat ke sekolah dia sempat mengabari Amora bahwa dia tidak bisa menjemput dan memberikan alasannya.
Dan tentu saja Amora tidak masalah dengan hal itu, toh yang Ken antarkan sepupu nya sendiri.
Setelah mengabari kekasih nya Ken menjalani motornya dengan membonceng Carissa.
Sesampainya Ken di sekolah para murid terkejut melihat Ken membonceng perempuan lain pasalnya yang mereka tau akhir akhir ini Ken dan Amora dekat bahkan sampai mengatakan kalo mereka pacaran.
Dan sekarang mereka melihat Ken datang bersama perempuan lain yang tidak mereka kenali
"Bukannya Ken pacarnya Amora ya kenapa dia datang dengan gadis lain?"
"Ken hanya mainin Amora aja kali"
"Orang ganteng bebas say"
"Apa Ken sebenarnya playboy ya"
"Ganteng tapi cewe nya sana sini ga dulu deh"
"Tapi Ken ganteng banget beb"
Itulah obrolan para murid yang Ken dengar setelah memasuki kawasan sekolah, tapi Ken tetap Ken orang yang tidak peduli.
Sedangkan gadis yang datang bersamanya dia masih berdiri disamping Ken, dia bingung mau masuk ke dalam pun dia tidak tau ruangan kepala sekolah.
Teman teman Ken yang melihat kedatangannya langsung menghampirinya, mereka heran siapa perempuan yang Ken bawa.
"Tumben ga bareng Amora" tanya Nathan yang menghampiri Ken bersama teman temannya
Sedangkan Rasya yang merotasikan matanya kepada Carissa meminta penjelasan siapa perempuan ini. Ken tau apa maksud dari Rasya
"Sepupu gue, Amora bawa motor sendiri" ucap Ken menjawab apa yang ingin di ketahui oleh teman temannya
Mereka semua mengangguk mengerti
"Halo dede gemes namaku David" David memperkenalkan dirinya
__ADS_1
"Dion" Dion memperkenalkan dirinya tersenyum hangat
"Nathan"
"Rasya"
"Namaku Carissa ka" Carissa memperkenalkan dirinya kepada teman teman Ken.
Setelah perkenalan mereka selesai suara motor memasuki kawasan parkiran, mereka mengalihkan pandangannya kepada orang yang baru datang tersebut.
Ken melihat kedatangan Amora tersenyum cerah, dan semua itu tidak luput dari mata Carissa.
Amora menuruni motor dan melepaskan helmnya lalu menyugar rambut bergelombang panjangnya hal itu tentu saja membuat Ken semakin terpikat akan pesona Amora, Ken menghampiri Amora diikuti oleh Carissa dan teman temannya.
Carissa sendiri penasaran sebenarnya siapa gadis itu bahkan sampai bisa membuat Ken tersenyum seperti itu.
"Pagi honey" bisik Ken yang tiba tiba datang
Amora tentu saja kaget
"Ken astaga kau mengagetkanku saja" ucap Amora
Ken hanya tersenyum lalu mengajak Amora untuk masuk karena bel masuk sebentar lagi berbunyi, saat hendak melangkah tangan Ken di tahan.
"Ka Ken bisa tolong anterin aku ke ruangan kepala sekolah, aku tidak tau letaknya dimana?" pinta Carissa dengan suara lembut
Sedangkan Ken menatap Amora terlebih dulu meminta persetujuannya dan Amora meng iyakan nya.
* Ruang Kepala Sekolah
Sekarang mereka sudah berada tepat di depan ruang kepala sekolah.
"Ini ruangan kepala sekolahnya" ucap Dion
Carissa hanya mengangguk, sedangkan matanya hanya menatap Ken yang sedang bergandengan tangan dengan Amora.
"Kalo gitu kita ke kelas dulu ya" David
"Makasih ka" Carissa
"Tidak perlu sungkan kalo lo butuh apa apa panggil kita aja" ucap Dion
Carissa hanya tersenyum menanggapinya.
Mereka pergi meninggalkan Carissa sendiri didepan pintu ruangan kepala sekolah. Carissa melihat kepergiannya Ken dan Amora yang tidak melepaskan gandengannya dari tadi merasakan dadanya sesak lalu mengepalkan tangan.
"Sejak kapan seorang Kenzio Alluca Barnett bisa tersenyum seperti itu dan sejak kapan dia berbicara lembut kepada perempuan selain ibunya sendiri" batin Carissa mengingat hal itu dada Carissa semakin sesak.
#bersambung
Mohon dukungannya ya guys dan tinggalkan jejak kalian. Terimakasih🤍
__ADS_1