
Eps sebelumnya ..
"Bukan. Orang tua Amora Frederic Liston dan Ane Anastasya Liston dadd" Ken
Praaaaang .....
Setelah Ken mengatakan hal tersebut terdengar suara pecahan gelas pecah dari arah pintu ruang kerja Rayyan.
......................
Mereka langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu yang sudah terbuka dan di sana terdapat Kayla yang terlihat syok
"Mom" Ken
"Honey" Rayyan
Mereka berdua menghampiri Kayla yang terlihat syok lalu membawanya untuk duduk
"Honey ada apa sayang?" ucap Rayyan khawatir
"Ken apa yang kau katakan barusan benar bahwa orangtua Amora yang sekarang bukan orangtua kandungnya? Kayla menghiraukan pertanyaan dari Rayyan dia malah terlihat menuntut penjelasan dari Ken
"Iya mom, orang tua kandung Amora telah di bunuh oleh Iblis yang bernama Bramana Listanto!" ucap Ken mengepalkan tangannya.
Deg ..
Jantung Kayla berasa di tikam oleh benda tajam.
"Honey ada apa? Jangan membuatku panik" ucap Rayyan
"Kau tau Ane Anastasya Liston itu sahabat aku Ray" ucap Kayla menatap Rayyan dengan air mata yang sudah membanjiri kedua pipi nya.
"Aku mencari keberadaannya dan setelah aku mendapatkan kabarnya malah kabar buruk yang aku terima, berita itu mengatakan bahwa rumahnya mengalami kebakaran dan tidak ada yang selamat" ucap Kayla menangis
Rayyan hanya bisa menenangkannya dengan cara mengelus punggung dan tangan Kayla yang duduk disampingnya sedangkan Ken menatap mommy nya dengan tatapan yang rumit.
"Itu juga cerita yang aku dengar dari daddy Arshan mom, mereka membakar mansion kedua orang tua Amora lalu menghabisi orangtuanya di depan mata Amora sendiri, bukan hanya itu dia juga mengambil alih perusahaan orangtua Amora" Ken mengepalkan kedua tangannya
Kayla sudah tidak sanggup mendengar cerita tragis tentang sahabatnya. Pipi Kayla sudah banjir dengan air matanya.
"Dan sekarang mereka sedang mengincar nyawa Amora, Ken tidak akan membiarkan dia menyakitinya mom dad" ucap Ken menatap kedua orang tuanya.
"Lalu apa yang bisa daddy bantu?" tanya Rayyan menatap Ken
"Aku ingin daddy menarik semua saham di perusahaan mereka dan membuatnya bangkrut" Ken menatap mata Rayyan
"Aku mohon turuti permintaan Ken, itu juga permintaan aku kepada mu" ucap Kayla memegang tangan suaminya
"Akan aku lakukan" Rayyan
Ken hanya mengangguk dan tersenyum kepada daddy nya sedangkan Kayla langsung memeluk erat suaminya.
__ADS_1
"Terimakasih honey terimakasih" Kayla memeluk Rayyan
Rayyan hanya mengangguk lalu tersenyum yang hanya bisa di lihat oleh Ken.
...****************...
Di sisi lain
Seorang gadis cantik dengan pakaian yang cukup sexy sedang menikmati asyiknya musik yang di mainkan oleh seorang Dj.
Dengan keadaan yang sudah sedikit mabuk gadis itu terus melenggak lenggokan tubuhnya mengikuti irama musik bahkan dia membiarkan pria yang tidak di kenalnya merangkul pinggangnya.
Tentu saja pria itu sangat senang ketika tidak ada penolakan, bagaikan kucing di kasih ikan bukan?. Pria itu langsung menyentuh paha mulusnya dengan sentuhan yang membuat gadis tersebut meremang dan pria itu mulai mencium gadis di depannya.
Sedangkan perempuan itu tidak menolak malah menikmatinya dan membalas ciuman dari pria asing tersebut.
Kejadian itu tidak luput dari tatapan mata pemuda tampan yang akhir akhir ini selalu memantaunya "menjijikan" dalam batinnya.
Setelah mendapat bukti tambahan dia langsung bergegas meninggalkan bar tersebut, kalaupun bukan suruhan sahabatnya dia tidak mau menginjakan kaki di tempat seperti ini
Apa lagi tadi dia melihat hal yang membuat matanya tidak suci lagi.
"Aaaargh mata gue" teriaknya ketika sudah berada jauh dari bar tersebut
"Kenapa mata lo?" tanya seorang gadis yang tiba tiba di depan pria tersebut
Mendengar pertanyaan yang tiba tiba tentu saja diri nya sangat terkejut
"Yaak! Lo ngagetin gue" ucap pria tersebut
"Lo juga ngapain malam malam begini masih keluyuran di luar rumah?" tanya pria tersebut
"Lo ga liat gue bawa kantong belanjaan minimarket?" sewot gadis itu
Pria itu tidak menjawabnya lagi, karena tidak ada jawaban dari pria yang ada di depannya gadis itu meninggalkan pria tersebut.
Melihat gadis itu sudah pergi dia langsung menyusulnya
"Tunggu! Biar gue anter pulang"
"Gak usah, rumah gue deket tuh udah keliatan dari sini juga" ucapnya sambil menunjuk ke arah rumahnya
Pria itu hanya mengangguk lalu membiarkan dia berjalan ke arah rumahnya sedangkan dirinya hanya melihat gadis itu mulai menjauh dan memasuki gerbang rumahnya.
Setelah melihat gadis itu memasuki rumahnya pria itu langsung berbalik dan meninggalkan tempat tersebut.
...----------------...
Tok ..
Tok ..
__ADS_1
Tok ..
"Sayang kau sudah bangun?" ucap wanita paruh baya dari luar pintu kamar anaknya
Tok ..
Tok ..
Karena tidak ada panggilan dari dalam wanita itu langsung masuk kedalam kamar anaknya yang kebetulan tidak di kunci.
Melihat anaknya yang masih tertidur dengan pakaian terbuka wanita itu hanya menggelengkan kepalanya saja lantas membangunkannya.
"Cla bangun ada paket untuk mu" Sintia membangunkan anaknya dengan sedikit menggoncangkan lengannya
"Ma aku masih ngantuk, simpan saja paketnya di meja belajarku" ucap Clara dengan mata yang masih terpejam
Sintia menghela nafas, melihat pemandangan seperti ini setiap weekend sudah tidak aneh baginya.
Sintia tau anaknya suka pergi ke club malam, pulang dalam keadaan mabuk, tapi Sintia membiarkannya tidak melarangnya. Selagi anaknya bahagia tidak masalah menurut Sintia
"Yasudah mama taruh disana, kamu cepat bangun dan sarapan jangan lupa" Sintia
Sedangkan Clara tidak menjawab dia masih melanjutkan tidurnya.
"Ish dasar anak ini" ucap Sintia melihat kelakuan anaknya.
Karena tidak ada yang perlu di bicarakan lagi Sintia pergi dari kamar Clara.
Beberapa jam Sintia keluar dari kamarnya, Clara terbangun dengan memegang kepalanya yang pusing dan sedikit sakit.
Dia langsung berlari menuju kamar mandi untuk mengeluarkan isi dalam perutnya.
Setelah selesai Clara keluar dengan memegang kepalanya yang masih sedikit pusing, Melihat ada kotak di meja belajarnya Clara mengerutkan keningnya.
Clara mengingat ingat sepertinya dirinya tidak memesan paket, mungkin ini dari sugar baby nya pikir Clara.
Clara membawa kotak itu ke ranjangnya lalu mulai membukanya
"Aaaaaaaaargghhh" Teriak Clara ketika melihat apa yang ada di dalam isi kotak tersebut, Clara langsung melemparkannya ke bawah kasur
Mendengar teriakan dari anaknya Bram dan Sintia langsung naik ke atas takut terjadi sesuatu kepada anaknya.
"Ada apa sayang?" tanya Bram
"Itu pah i..itu" Clara menunjuk kotak yang di lemparkan olehnya
Bram mengikuti telunjuk Clara lalu mengambilnya, Bram yang melihat isi dalam kotak tersebut wajahnya langsung memerah rahangnya mengeras dan tangannya terkepal.
Sintia yang penasaran langsung menghampiri suaminya dan melihat apa yang ada di dalam kotak tersebut
Sintia sama terkejutnya dengan Clara dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya lalu dia berlari ke kamar mandi Clara dan memuntahkan isi dalam perutnya.
__ADS_1
Pagi yang menggemparkan untuk keluarga Bramana Listanto.
#bersambung