
Para warga yang mendengar suara tabrakan langsung menghampirinya, dan menelpon ambulance untuk datang secepatnya.
Seorang pemuda tampan yang berada sedikit jauh dari kerumunan itu hanya menatap mobil Carissa datar, lalu pergi begitu saja.
Atas berita kecelakaan yang di alami oleh Carissa keluarga Barnett langsung datang kerumah sakit dengan wajah yang panik dan khawatir
Kayla dan Rayyan memasuki rumah sakit dengan tergesa gesa karena ingin tau tentang keadaan keponakannya.
"Suster gadis yang kecelakaan lalu lintas ada dimana sekarang?" tanya Kayla dengan wajah yang panik
"Gadis yang bernama Carissa Putri Mahendra sedang berada di ruang operasi Dokter sedang melakukan operasi nyonya" Suster
"O..operasi?" Kayla
"Iya nyonya" ucap Suster
Kayla yang mendengar keponakannya di operasi merasa lemas dan mundur beberapa langkah untung saja ada Rayyan yang menahannya dari belakang.
"Tenang honey semua akan baik baik saja" ucap Rayyan memeluk Kayla lalu mencium pucuk kepala Kayla.
Sedangkan Kayla sudah menangis di pelukan Rayyan.
"Apa kau telah menghubungi Kevin dan Ken?" tanya Rayyan setelah melepaskan pelukannya dan Kayla yang merasa mulai tenang
"Aku sudah menghubungi mereka, Kevin langsung memesan tiket pesawat, dan Ken mungkin nanti dia kesini" ucap Kayla
Rayyan hanya mengangguk.
Di sisi lain
* Mansion Aberald
Amora berjalan dengan tertatih keluar dari kamarnya, dia merasa sangat bosan berada didalam kamar terus jadi dia memutuskan untuk turun kebawah tentu saja menggunakan lift kalo tidak bisa bisa mommy nya menceramahinya.
Amora memasuki lift untuk turun ke bawah
Ting ..
Wilona mendengar suara lift terbuka langsung menoleh dan menghampiri Amora
"Kau kenapa turun sayang? Kaki mu masih sakit" Wilona membantu Amora berjalan lalu mendudukkannya di sofa depan tv
"Aku bosan mom di dalam kamar terus" ucap Amora lalu mulai ikut menonton.
Amora mengernyitkan dahinya
"Mommy tumben sekali menonton berita" Amora
"iya mommy liat berita salah satu murid Wiramandala mengalami kecelakaan parah dan dilarikan kerumah sakit, itu bukannya tempat kamu bersekolah?" tanya Wilona
Deg
Amora tertegun, lalu dia langsung mengecek handphonenya dan membuka group sekolahnya dan benar saja salah satu murid Wiramandala mengalami kecelakaan dan Amora kenal dengan murid tersebut
"Carissa" gumam Amora
__ADS_1
"Kau bicara apa sayang?" Wilona menolehkan kepalanya menatap Amora
"Ti..tidak mom aku tidak bicara apa apa" Amora sedikit gelagapan
"Kau mengenal gadis yang kecelakaan itu?" Wilona
"Tidak mom, hanya pernah bertegur sapa saja sekali" Amora
Wilona hanya menganggukkan kepalanya saja
"Nah jadikan itu contoh jangan kebut kebutan kalo bisa jangan bawa kendaraan sendiri ke sekolah lebih baik pakai supir" Wilona menasehati Amora
"Itukan sudah takdir dia kecelakaan mom" Amora
"Kau itu menjawab saja" ucap Wilona dengan mencubit gemas kedua pipinya.
"Mom hentikan ini sakit" Amora melepaskan cubitan Wilona lalu mengusap usap pipinya dengan cemberut. Sedangkan Wilona hanya terkekeh
"Baru saja aku memikirkan cara bagaimana untuk membalasnya eh ternyata dia sudah mendapatkan karmanya" batin Amora
Ya Amora sudah mengetahui siapa pelaku yang sudah menyabotase motornya dari Derix. Dan dia sedang memikirkan bagaimana caranya untuk membalas kedua perempuan ular tersebut.
Setelah mendengar berita yang dilihatnya Amora sedikit syok, kenapa kebetulan sekali pikirnya.
...****************...
* Rumah Sakit
Pintu ruangan operasi terbuka dan keluarlah pria dengan baju yang sudah menjadi ciri khasnya jika melakukan operasi, dia Dokter yang telah menangani Carissa.
Mendengar pintu terbuka Kayla langsung menghampirinya
Dokter itu tidak langsung menjawab dia menatap dulu Rayyan sang pemilik rumah sakit lalu menganggukkan kepalanya setelah mendapat balasan dari Rayyan Dokter tersebut menjelaskan tentang keadaan Carissa
"Nyonya, akibat kecelakaan yang di alami oleh nona Carissa begitu parah nona Carissa mendapat jahitan di kepala lima belas jahitan dan saat nona Carissa kecelakaan kakinya terjepit membuatnya cedera kemungkinan besar kaki nona Carissa akan mengalami kelumpuhan" Dokter menjelaskan keadaan Carissa
Deg ..
"Tidak mungkin Dok Carissa lumpuh tidak mungkin" ucap Kayla syok
Rayyan langsung memeluk Kayla dan menenangkannya
"Honey Carissa pasti bisa berjalan kan nantinya dia pasti sembuh?" tanya Kayla dengan tatapan kosong
Sedangkan Rayyan dia tidak menjawab dia memeluk Kayla erat yang menangis meraung setelah mengetahui tentang keadaannya.
"Ini salah ku honey aku membiarkan dia pergi dari mansion dan tinggal sendiri di apartemen, ini salahku" racau Kayla
"Ini sudah takdir, jangan menyalahkan dirimu sendiri" ucap Rayyan yang masih memeluk erat Kayla
Beberapa suster mendorong ranjang pasien untuk membawa Carissa ke ruang rawatnya.
Kayla yang melihat keadaan Carissa begitu mengkhawatirkan dia semakin menjadi menangisnya, setelah itu Kayla tidak sadarkan diri.
* Mansion Aberald
__ADS_1
Seorang pria yang masih tampan di umurnya yang sudah terbilang tua berjalan memasuki mansion dan disana sudah ada anak dan istrinya yang sedang menonton tv. Arshan menghampirinya
"Honey, baby girl" sapa Arshan dan mencium pipi istrinya dan pucuk kepala anaknya
"Kau sudah pulang?" Wilona
"Iya honey aku pulang cepat aku merindukan kalian, dan aku juga ingin tau keadaan gadis daddy ini? Ucap Arshan mencubit hidung Amora pelan
"Daddy tidak perlu khawatir aku sudah baikan ko, ini buktinya aku bisa berjalan dari kamar sampai sini" Amora
"Jangan terlalu banyak gerak dulu nanti kaki mu bisa bengkak" Arshan mengelus kepala Amora
"Tidak dadd liat saja ini sudah lebih baik" Amora menggerak sedikit kakinya yang masih diperban
Arshan hanya mengangguk saja, jika sudah berdebat dengan anaknya Arshan akan mengalah.
"Dad?" Amora
"Kenapa sayang?" Arshan
"Derix memberikanku flashdisk yang isinya bukti tentang semua kejahatan Bram" ucap Amora
"Bagus itu, kita bisa menghancurkannya lebih cepat lebih baik bukan?" Arshan
Amora tidak menanggapi perkataan Arshan.
"Dad?" panggil amora
"Kenapa hm?" Arshan
"Kenapa daddy membeli saham milik Bram yang dulunya itu perusahaan milik daddy Amor?" tanya Amora
Arshan terdiam, lalu menatap Wilona sedangkan Wilona mengedikan bahunya.
"Daddy ingin mengembalikan apa yang sudah menjadi hak kamu dan itu juga peninggalan satu satunya mendiang daddy mu" Arshan
"Daddy" Amora lirih dengan air mata yang sudah menetes lalu memeluk Arshan
"Jangan menangis, daddy tidak ingin melihat orang yang daddy sayang bersedih apa lagi menangis" ucap Arshan mengelus ngelus kepala Amora
"Terimakasih daddy dan mommy kalian sangat berjasa untukku" Amora
Wilona mengusap punggung Amora.
"Kami pun berterimakasih padamu karena dengan kedatanganmu mengubah hidup kami" Wilona tersenyum
Amora bergantian memeluk Wilona
"Terimakasih mommy" Amora menangis sesenggukan
"Sudah jangan menangis, kalau kau menangis cantikmu berkurang dan Ken tidak akan menyukaimu lagi" ledek Wilona
"Ish mommy" rengek Amora
Wilona dan Arshan sudah mengetahui tentang status hubungan mereka, Ken memberitahunya ketika Arshan menceritakan tentang hidup amora kepada Ken. Dan kedua pasangan suami istri itu setuju dengan hubungan mereka.
__ADS_1
#bersambung
Mohon dukungannya dan tinggalkan jejak kalian. Karena dukungan kalian membuatku semangat untuk terus up tiap eps nya🤍