
Episode sebelumnya
"Jangan pernah kau menyentuh barang ku" ucap Amora tertahan dan langsung memelintir tangannya lalu menendang belakang lututnya membuat preman itu mengerang kesakitan
"Aaaaaarghh!" teriak preman kesakitan
Preman lain yang melihat temannya di hajar langsung melepaskan wanita tersebut dan menghampiri Amora.
Wanita itu panik sampai lengannya terluka pun tidak di rasa dia juga bingung mau nelpon pun hp nya sudah diambil oleh para preman, wanita itu hanya bisa mendoakan gadis itu semoga baik baik saja.
...****************...
Amora yang melihat para preman itu datang menghampirinya dia hanya menatapnya datar.
"Sialan!! seharusnya lo tidak perlu ikut campur" ucap salah satu preman
Amora hanya diam tidak menjawab
Bos dari para preman itu mengode anak buahnya untuk menghajar Amora. Melihat bosnya menyuruh untuk menyerang Amora langsung saja dia melayangkan tinjunya.
Belum sempat mengenai wajah Amora, dia menahan tangan preman itu
Kreek ...
Bugh ..
Bugh ..
Bugh ..
Amora memutar tangan preman itu lalu menendang perutnya beberapa kali membuat preman itu mundur beberapa langkah dan terbatuk mengeluarkan darah.
Bos preman yang melihat anak buahnya langsung tidak sadarkan diri dia menggeram marah
"Maju!" titah bos preman itu kepada anak buahnya yang tinggal seorang
Preman itu meninju Amora tapi Amora berhasil menangkisnya
Bugh ..
Bugh ..
Bugh ..
Bugh ..
Amora memegang tangan preman itu ketika hendak melayangkan tinju ke wajahnya beberapa kali lalu memutarkan ke samping dan Amora meninju balik wajahnya berkali kali lalu Amora memutar tubuhnya dan menendang wajah preman itu hingga terkapar. Tinggal satu preman lagi pikirnya yaitu bosnya.
Bos preman yang melihat anak buahnya sudah terkapar semua dia menelan salivanya kasar
Sebelum bos preman itu menyerang Amora, Amora sudah berlari ke arahnya untuk menghajarnya
Bugh ..
Bugh ..
Bugh ..
Kreek ..
"Aaaaargh!!!" teriak bos preman itu kesakitan
Bugh..
Amora melompat dan menendang perut preman itu hingga mundur beberapa langkah, Amora meninju wajahnya dan perutnya beberapa kali lalu memelintir tangannya hingga terdengar bunyi tulang patah membuat sang empu berteriak kesakitan lalu menendang wajahnya hingga preman itu tidak sadarkan diri.
Melihat para preman yang sudah terkapar semua Amora menghela nafas kasar lalu merapikan pakaiannya.
__ADS_1
Amora mengambil dompet dan handphone yang mereka ambil lalu berbalik menghampiri wanita yang mereka rampok.
Sedangkan wanita yang dirampok itu melongo di tempat menutup mulutnya dengan kedua tangannya dia terkejut dengan aksi yang Amora lakukan yaitu menghajar 4 preman sampai membuat mereka pingsan.
"Ini dompet tante dan handphone tante" ucap Amora dengan mengulurkan tangannya menyerahkan barang berharga milik wanita tersebut
Sedangkan wanita itu belum sadar dari rasa terkejutnya kalau Amora sudah ada di hadapannya dan memberikan harta bendanya yang sempat mereka ambil
"Tan" ucap Amora lagi dengan menyentuh lengan wanita itu yang luka akibat goresan pisau
Wanita itu tersadar dari rasa terkejutnya karena Amora menyentuh lukanya yang baru di rasa sakit.
"Ah..iya, terimakasih telah menolong tante" ucap wanita itu tersenyum lalu mengambil dompet dan handphone nya.
Amora hanya mengangguk lalu meninggalkan wanita itu sebentar hanya untuk mengambil kotak p3k yang ada di mobilnya.
Sedangkan wanita itu hanya mengerutkan dahinya melihat Amora dengan buru buru berbalik menuju mobilnya
Amora kembali menghampiri wanita itu dengan membawa kotak p3k yang berukuran kecil
"Berikan tangan tante, biar ku obati" pinta Amora
Wanita itu mengulurkan tangannya tanpa menjawab ucapan Amora dia hanya memperhatikan wajah Amora yang cantik dan cara dia mengobati lukanya.
Wanita itu tersenyum ketika memperhatikan cara Amora mengobatinya dengan hati hati.
"Selesai" ucap Amora setelah selesai melakukan pertolongan pertamanya
"Terimakasih nak kalo tidak ada kamu mungkin tante sudah kehilangan barang barang tante semuanya" ucap wanita itu
"Sama sama saya hanya kebetulan lewat" ucap Amora
"Kalo boleh tau siapa namamu nak?" ucap wanita itu tersenyum
"Zamora" Amora membalas senyum wanita itu kaku
"Tante pulang kemana biar saya antar" Amora
"Tidak usah nak, tante takut merepotkan kamu" ucap wanita itu
"Tidak apa apa, dari pada terjadi lagi hal yang tidak di inginkan" saran Amora
Wanita itu berpikir benar juga lagian ini sudah jam enam sore dari pada dirinya dirampok lagi membayangkan hal itu membuat dia bergidik ngeri
"Terimakasih nak maaf merepotkan kamu", ucap wanita itu
"Iya tan, kalo begitu tante jalan duluan biar saya mengikuti dari belakang" saran Amora
Wanita itu mengangguk lalu memasuki mobilnya disusul oleh Amora yang memasuki mobilnya lalu mengikutinya dari belakang meninggalkan para preman yang sudah pada pingsan.
15 menit perjalanan menuju rumah wanita itu akhirnya sampai juga. Amora melihat dari balik kaca mobilnya mansion wanita itu yang besar bahkan lebih besar dari mansion daddy nya.
Wanita itu turun dari mobil lalu mengetuk kaca jendela mobil amora, lalu amora menurunkannya
"Ayo mampir dulu ke rumah tante" ajak wanita itu
"Tidak tante terimakasih, mommy sudah menungguku" tolak halus Amora
Wanita itu hanya menganggukkan kepala tidak bisa memaksanya.
"Baiklah kalo begitu, hati hati dijalan dan terimakasih atas pertolongannya nak" ucap wanita itu tersenyum tulus
Amora hanya mengangguk dan membalas senyum wanita itu. Amora mulai menjalankan mobilnya kembali meninggalkan area mansion wanita tersebut.
Wanita itu menghela nafas setelah kepergian Amora, dia memasuki mobilnya kembali untuk menuju mansion nya karena jarak dari pagar utama ke depan pintu mansion lumayan jauh.
...****************...
__ADS_1
Wanita itu memarkirkan mobilnya lalu memasuki mansion nya disana sudah ada suami dan anaknya yang terlihat khawatir karena di jam segini momy sekaligus istrinya belum pulang.
Mendengar pintu terbuka suami dan anak itu langsung menghampirinya
"Honey" Rayyan
"Mom" Ken
Rayyan dan Ken yang melihat di lengan kirinya terdapat perban mengernyitkan dahinya
"Honey apa terjadi sesuatu?" tanya Rayyan khawatir lalu mengikuti langkah Kayla menuju sofa di ikuti oleh Ken dibelakangnya
Ya wanita yang Amora tolong itu mommy nya Ken Kayla.
"Aku tadi hampir dirampok" jawab Kayla yang sudah duduk di sofa
"Dan mereka melukai mommy?" Ken dengan wajah khawatir
Kayla hanya mengangguk.
"Sebelum gadis itu menolong mommy, mommy berusaha mempertahankan dompet dan handphone mommy yang akhirnya mendapat luka di lengan mommy, dan gadis itu pula yang sudah mengobati luka mommy ini" Kayla menjelaskan
"Gadis?" tanya Ken dan Rayyan barengan
"Iya gadis yang sudah menolong mommy, bahkan dia juga menghajar para preman yang menyeramkan itu sampai tidak sadarkan diri" Kayla antusias menceritakannya
"Yang benar saja" ucap Rayyan tidak percaya
"Ini buktinya kalo kau tidak percaya" sewot Kayla menunjukan lengan yang sudah diperban lalu dompet dan handphone yang masih utuh.
"Bahkan gadis itu pun mengantarkan mommy pulang" ucap Kayla lagi
"Kenapa kamu tidak membawanya masuk dan memberikan hadiah sebagai tanda terimakasih" Rayyan
"Ya ampun aku lupa memberikannya hadiah honey, lagian dia sudah di tunggu mommy nya tadi aku sempat menawarkannya untuk mampir tapi dia menolak" Kayla
"Kamu sempat menanyakan namanya? Tanya Rayyan
"Tentu saja, dia namanya Zamora orangnya cantik seperti namanya" jawab Kayla tersenyum membayangkan wajah Amora yang cantik
"Zamora?" tanya Ken yang sedari tadi hanya mendengarkan mommy nya bercerita
"Iya Zamora Ken, kenapa? tanya Kayla
Ken tidak menjawab dia menyalakan handphonenya lalu menunjukan foto gadis pujaannya kepada Kayla
Dalam galeri hp Ken hanya ada foto Amora saja yang dia ambil secara diam diam sedangkan foto dirinya hanya beberapa.
"Apa Zamora ini yang menolong mommy? Tanya Ken dengan menyodorkan hp nya ke Kayla
"Iya iya itu Ken Zamora yang menolong mommy" ucap Kayla antusias.
Ken hanya tersenyum setelah mendengar ucapan Kayla. Kayla yang melihat Ken tersenyum langsung terbelalak setelah menyadari sesuatu
"Ken Zamora yang kamu sukai dan Zamora yang menolong mommy itu orang yang sama?" tanya Kayla terkejut
Ken mengangguk dan tersenyum
"Ya tuhan pantas saja aku tadi saat mendengar namanya terasa familiar" ucap Kayla
Kayla menatap Ken serius
"Ken kau harus cepat mendapatkan hatinya dan bawa dia kemari" ucap Kayla memberinya semangat dengan gerakan fighting
Ken mengangguk
Sedangkan Rayyan hanya memperhatikan obrolan anak dan istri nya.
__ADS_1
#bersambung