
Setelah selesai membersihkan luka memar Amora, Wilona menyuruh Amora untuk membersihkan diri terlebih dulu. Sedangkan Ken dia sudah pamit pulang.
Ken datang ke rumah Amora hanya untuk mengantarkan mobilnya yang kemarin sempat mogok. Padahal Ken bisa menyuruh teman temannya tapi Ken ingin mengantarkannya sendiri. Alasan memang dasarnya Ken ingin bertemu Amor saja.
Tapi tidak sia sia Ken datang kerumah Amora untuk mengantarkan mobilnya karena Ken mendapatkan sesuatu yang menguntungkan nya
Flashback on
"Apa yang kau inginkan?" tanya Amora setelah Wilona membawa bekas air kompresannya ke dapur
"Ternyata lo cukup peka juga" jawab Ken santai
"To the point" Amora sedikit kesal dengan tingkah Ken
"Pulang pergi sekolah gue yang anter mulai sekarang" pinta ken
Amora mengalihkan pandangannya ke arah Ken lalu menatap lurus kembali
"Tidak mau" jawab Amora cepat
"Yaudah gue bakal bilang yang sebenarnya ke tante Wilona. Gimana?" ucap Ken menaik turunkan alisnya
Lama tidak ada jawaban dari Amora Ken berniat memberitahukan Wilona
"Taaa...mmmpt" Ken yang hendak berteriak Amora langsung menutup mulut Ken dengan kedua tangannya dan melotot ke arah Ken
"Oke oke aku mau" jawab Amora
Bisa gawat kalo mommy nya tau pasti dia mendapatkan ceramah belum lagi dia pasti diabaikan beberapa hari Membayangkan itu Amora bergidik ngeri.
"Deal?" Ken
"Hm" Amora
"Deal?" ucap Ken lagi sambil mengulurkan tangannya
"Ck iya iya deal" Amora membalas uluran tangan Ken
Membuat sang empu tersenyum senang.
Flashback off
...****************...
Ken pulang dengan mengendarai motornya karena tadi Ken sempat menghubungi temannya untuk membawakan motornya ke alamat yang Ken kirim yaitu rumah Amora.
Di sepanjang jalan Ken tidak berhenti tersenyum, Ken pikir kalo dirinya sedang berdua bersama Amora menjadi pribadi yang berbeda mudah tersenyum, jail dan bisa mengekspresikan dirinya.
Beda cerita kalo dengan orang lain Ken akan kembali ke setelan pabrik.
* Markas Sparta
Ken tidak langsung pulang kerumah karena dia mendapat pesan dari rasya ada hal penting harus di bicarakan.
Jadi Ken memutuskan untuk mampir dulu ke markasnya sebentar. Ken memarkirkan motornya di halaman rumah yang menjadi markasnya lalu memasuki markas disana sudah ada David, Dion, Rasya dan Nathan hanya anggota inti karena kalo berkumpul semua itu di adakan pada hari hari tertentu.
Ken masuk lalu duduk di sofa yang ada di sebelah Nathan
"Ada hal penting apa?" tanya Ken tangannya terulur mengambil botol aqua yang ada di meja lalu meminumnya
"Biasa Gilang nantang balapan lagi" ucap Dion
Sedangkan Ken hanya mengangguk
"Tapi kita harus hati hati, siapa tau dia sudah masang jebakan kan kita tidak tau" ucap David
"Iya bener Gilang kan orangnya licik" lanjut Dion
"Jam berapa" tanya Ken
"9 malam" ucap Nathan
"Kita akan datang" putus Ken
Mereka semua mengangguk menyetujui apa yang menjadi keputusan Ken.
__ADS_1
"Ada hal lain lagi?" tanya Ken
Mereka semua menggeleng
"Gue cabut" ucap Ken
"Hati hati Ken" ucap Nathan dan Dion bersamaan
Ken hanya mengangkat jempolnya tanpa menjawab.
Sedangkan teman temannya masih asyik berkumpul belum ada niatan untuk pulang
"Gue pengen liat kulkas berjalan itu bucin" ucap Rasya
"Gue lebih pengen tau perempuan mana yang bisa menaklukkan si kulkas berjalan" ucap Nathan
"Padahal si Clara cantik ya?" ucap David
"Iya cantik tapi akhlak minus emang lo mau?" ucap Dion
Bagaimana tidak minus akhlak, Clara itu manja suka ingin menang sendiri apalagi kalo ada cewe yang deketin Ken langsung jadi bahan bullyan Clara.
"Cewe yang ngejar ngejar Ken pada cantik tapi tidak ada satupun yang menarik perhatian Ken?"
ucap David sambil menerawang siapa saja yang sudah mengejar Ken
"Emangnya lo maen embat, tiap ada cewe yang bilang suka sama lo langsung lo pacarin!" sewot Dion
"Gue ga tega buat nolak mereka asal lo tau jadi gue nerima semua cewe yang nyatain perasaannya sama gue. Gue menyelamatkan mereka para kaum hawa yang jomblo" David membela dirinya
Mereka semua memutar bola matanya malas mendengar apa yang di ucapkan oleh David.
...****************...
Sedangkan Ken orang yang sedang digosipkan oleh teman temannya dia sedang bertukar pesan dengan gadis yang menjadi pujaan hatinya
0813xxxxxxx
Lo udah tidur ?
Amor
0813xxxxxxx
Ck. Ken !
Amor
oh
0813xxxxxxx
Cepet tidur, besok gue jemput!
Amora hanya membaca pesan terakhir yang dikirim oleh Ken
"Ck. Nyebelin lo!" kesal Ken kepada handphone nya seakan akan handphone itu adalah Amora.
Sedangkan perempuan cantik yang Ken hubungi kini dia sudah terlelap menuju mimpi.
* Mansion Aberald
Amora menuruni tangga menuju meja makan disana sudah ada mommy dan daddy nya
"Morning mom morning daddy" sapa Amora mencium pipi kedua orangtuanya
"Morning baby" jawab Arshan
"Morning sayang" jawab Wilona
Sebelum mereka memulai sarapannya bel mansion mereka berbunyi.
"Bi tolong bukakan pintunya ya" ucap Wilona
"Baik nyonya" ucap Maid
__ADS_1
Tidak lama membuka pintu Maid itu kembali ke dalam
"Nyonya diluar ada tuan muda Ken" ucap Maid
Wilona yang mendengar ada Ken di depan langsung menyuruh maid untuk membawanya masuk
"Suruh masuk saja Bi" baik nyonya
Tidak lama Ken datang menghampiri Wilona Arshan dan Amora
"Pagi om tante" sapa Ken tersenyum manis
Tapi dimata Amora senyum Ken itu menyebalkan
"Pagi Ken" ucap Wilona menghampiri Ken dengan tersenyum cerah
"Pagi" jawab Arshan seadanya
Arshan belum tau siapa pemuda yang datang pagi pagi ke mansion nya.
"Ken kau sudah sarapan?" tanya Wilona
Ken mengusap tengkuknya gugup, karena di tatap tajam oleh Arshan.
"Belum tan" ucap Ken
"Yasudah kalo begitu kita sarapan bersama" ajak Wilona menyuruh Ken untuk duduk di dekat Amora
"Honey dia adalah Kenzio anak dari tuan Rayyan General Barnett" ucap Wilona memperkenalkan Ken
"Kau dari keluarga Barentt?" ucap Arshan terkejut tapi dia langsung menutupinya dengan raut datarnya
"Iya om" jawab Ken
Arshan hanya mengangguk
"Dan kau tau honey? Ken yang sudah menolong Amor waktu mobilnya mogok" lanjut Wilona
"Oh ya?" Arshan menatap Ken
Arshan menatap Ken tidak seperti pertama tadi dengan tatapan tajam, sekarang tatapan Arshan tatapan yang ramah
Ken hanya mengangguk
"Terimakasih sudah menolong Amor kami" ucap Arshan tulus
Ken kembali mengangguk dan tersenyum.
"Ayo ayo kita mulai sarapannya" ucap Wilona
Yang diangguki oleh semua orang
Setelah selesai sarapan Amora dan Ken pamit untuk berangkat sekolah
"Mom dad Amor dan Ken berangkat ya" pamit Amora
"Hati hati baby girl, Ken om titip Amora" ucap Arshan
"Baik om" jawab Ken
"Hati hati sayang, jangan kebut kebutan ya Ken jagain anak tante" ucap Wilona tersenyum ke arah Ken
"Siap tante" jawab Ken dengan memberikan jempol kepada Wilona
Sedangkan Amora menatap Ken malas.
Ken menyerahkan helm dan jaket kepada Amora, Amora yang mengerti langsung memakai helm dan mengikat jaket Ken di pinggangnya
"Ayo berangkat" ucap Amora setelah menaiki jok belakang Ken
"Hm" Ken
Mereka berangkat bersama dari mansion Amora untuk pergi ke sekolah.
#besambung
__ADS_1