Unforgiven (Tak Termaafkan)

Unforgiven (Tak Termaafkan)
26


__ADS_3

* Rumah Sakit


Di tempat lain yaitu di rumah sakit Clara sedang di tangani oleh dokter, Clara tidak mau di bawa ke Uks dia meminta Meta dan Lusi untuk mengantarkannya, terpaksa mereka menuruti kemauan Clara.


Clara juga sudah memberitahukan keadaannya kepada mama dan papa nya.


Bram yang mendengar Clara di lukai oleh teman satu sekolahnya, dia menjadi marah. Tidak akan dia biarkan hidup tenang orang yang sudah melukai putrinya.


Clara sekarang sedang di obati oleh dokter, tangannya melepuh dan memerah. Melihat tangannya menjadi tidak mulus lagi dia sangat membenci Amora sampai ke tulang tulang.


Sedangkan Meta dan Lusi sudah kembali ke sekolah dan Clara mengiyakannya karena orangtuanya sedang dalam perjalanan menuju kesini.


Selesai di obati Sintia dan Bram masuk dengan muka panik


"Apa yang terjadi?" tanya Bram


"Papa" Clara memeluk Bram dan menangis


"Ini semua gara gara perempuan itu pa hiks.." adu Clara sambil menangis


"Perempuan mana yang kau maksud?" tanya Bram sambil mengusap pucuk rambut Clara


"Dia Zamora, dia yang telah merebut Ken juga dariku pah hiks.. " Clara


"Ken?" Sintia


"Iya ma, semenjak ada dia Ken jadi dekat dengannya, di berubah dia semakin jauh dariku ma, dia juga yang telah melukai tanganku" ucap Clara menangis memeluk Sintia setelah melepaskan pelukannya dari Bram


"Pah ini tidak bisa di biarkan, dia harus tanggung jawab atas perbuatannya terhadap Clara" ucap Sintia menatap Bram emosi


"Besok kita datang ke sekolah dan meminta dia untuk di keluarkan dari sekolah bila perlu" ucap Bram membuat Clara tersenyum miring


"Rasain lo, ini akibat lo berani main main sama gue" batin Clara


...****************...


* Mansion Aberald


Ken mengantar Amora pulang dan telah sampai di mansion nya, sebelum Amora turun ada hal yang harus dia sampaikan kepada Ken tapi dia tidak tau Ken akan menerimanya atau tidak, dicoba saja dulu pikirnya.


"Besok tidak usah mengantar jemput ku lagi" ucap Amora


"Kenapa?" tanya Ken heran


"Aku ingin mengendari motorku sendiri Ken" Amora


"Tidak bisa! Perjanjian tetap perjanjian!" Kekeh Ken


"Ken! Pokoknya aku tidak peduli jangan antar jemput aku lagi!" ucap Amora dan membuka seatbelt nya


"Aku juga tidak peduli aku akan setiap hari mengantar jemput mu, kalo tidak aku akan membongkar rahasiamu kepada tante Wilona!" kekeh Ken memberhentikan Amora untuk membuka pintu mobil


"Seminggu dua kali bagaimana" Amora


"Lima kali" Ken


"Tiga kali, deal" final Amora menatap Ken dan mengulurkan tangannya

__ADS_1


Ken tidak langsung menerimanya dia menatap lamat mata Amora. Lalu menghela nafas kasar


"Oke deal tiga kali seminggu aku mengantar jemput mu" ucap Ken membalas uluran tangan Amora


Amora tersenyum senang lalu dia membuka pintu mobil dan mengucapkan terimakasih dengan tersenyum manis kepada Ken.


"Terimakasih Ken dan hati hati dijalan, bye bye" ucap Amora menunjukan senyum terbaiknya. Lalu berjalan memasuki mansion nya.


Bagaimana Ken bisa marah kepada Amora kalo Amora semenggemas kan ini pikirnya.


Ken menggelengkan kepala lalu menjalankan mobilnya kembali.


...****************...


* Mansion Barnett


Ken sampai di mansion nya lalu memarkirkan mobilnya. Ken memasuki mansion nya lalu berjalan menuju kamar untuk membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuhnya.


Jam sudah menunjukan pukul 19:00


Selama itu Ken tertidur karena hari ini Ken merasa lelah, Ken terbangun karena suara ketukan pintu kamarnya.


Tok ..


Tok ..


Ken berjalan menuju pintu, lalu membukanya


Ceklek ..


"Mom" Ken dengan muka bantal


"Iya mom Ken ketiduran, ada apa mom?" tanya Ken


"Ayo kita makan malam, kamu cuci muka terlebih dulu" titah Kayla


Ken hanya mengangguk lalu berjalan ke kamar mandi.


* Ruang Makan


Di meja makan Rayyan dan Kayla sudah menunggu anaknya untuk makan malam bersama.


"Maaf membuat kalian menunggu" ucap Ken yang langsung duduk


"Tidak apa apa son ayo kita makan" ucap Rayyan


Setelah mereka semua selesai makan malam, sekarang mereka sedang menonton tv bersama ditemani dengan berbagai macam camilan dan minuman.


"Ken bagaimana dengan keadaan teman mu, siapa namanya mommy lupa? Tanya Kayla


"Sudah lebih baik, Zamora mom"jawab Ken tanpa mengalihkan pandangannya dari handphonenya


"Syukurlah, lain kali ajak ke rumah ya mommy pengen kenal" pinta Kayla


Ken hanya mengangguk.


"Siapa Zamora? Apa kekasih Ken?" tanya Rayyan

__ADS_1


"Belum sayang, cinta Ken belum di terima tapi di pending" Kayla terkekeh saat mendengar cinta anaknya belum di terima


Sedangkan Ken menekuk wajahnya.


"Maksudnya bagaimana?" tanya Rayyan tidak mengerti pasalnya Rayyan orang yang selalu to the point


"Begini loh, putramu yang tampan ini menyukai perempuan yang bernama Zamora nah dia belum bisa menerima ken dia perlu pembuktian honey. Kau mengerti sekarang?" jelas Kayla


Rayyan menganggukkan kepala tanda mengerti lalu menatap putranya yang sedang menekuk wajahnya


"Berarti dia perempuan yang memiliki prinsip dan berpikir menggunakan logikanya juga tidak hanya menggunakan perasaannya saja son jangan patah semangat, kalau kau benar benar mencintainya maka buktikan apa lagi dia dari keluarga baik baik perjuangkan daddy mendukungmu" ucap Rayyan menyemangati anaknya


"Selama Ken mengenal dia, dia perempuan baik baik dad dia perempuan mandiri, cerdas dan tentunya cantik dan dia dari keluarga Aberald" ucap Ken tersenyum sambil membayangkan wajah Amora


"Aberald?" tanya Rayyan


"Iya dadd tuan Arshan Gavina Aberald itu nama daddy nya" ucap Ken


"Daddy tau, dia rekan bisnis daddy dan daddy cukup dekat dengannya" beritahu Rayyan kepada Kayla dan Ken


"Benarkah, kalo begitu kapan kapan kita ajak saja makan malam dirumah kita honey" antusias Kayla


"Ken setuju" Ken langsung menyahuti ucapan Kayla


"Nanti aku bicarakan" ucap Rayyan membuat Ken dan Kayla tersenyum


Melihat kelakuan anak dan istrinya Rayyan hanya menggelengkan kepala.


...****************...


* Mansion Aberald


Seorang gadis cantik sedang berperang dengan berbagai peralatan dapur, ya gadis itu Amora.


Pagi pagi sekali Amora sudah memasak membuat bekal rencananya bekal ini akan di berikan kepada Ken atas ucapan terimakasihnya, entahlah Amora hanya ingin saja memberikan tanda terimakasih


"Sayang sedang apa"? tanya Wilona heran karena Amora pagi pagi sudah berkecimpung di dapur


"Mom aku sedang membuat bekal makan siang" ucap Amora yang sedang menata masakannya agar terlihat cantik.


"Tumben sekali membawa bekal" Wilona heran


"Ini untuk Ken mom" ucap Amora yang tidak sengaja keceplosan, setelah sadar dia memejamkan matanya lalu menggigit bagian dalam bibirnya.


"Omg sayang, apa kau telah melabuhkan hati untuk Ken?" tanya Wilona heboh memegang bahu Amora


"Bukan seperti itu mom" Amora berusaha menjelaskan


"Mommy setuju kau dengan Ken sayang, selama mommy mengenal Ken dia pemuda yang baik, dia tulus kepadamu sayang dan tentunya pemuda yang tampan" ucap Wilona dengan mata berbinar setelah di mengatakan tampan


Amora memutar bola matanya malas setelah Wilona mengatakan kata terakhirnya.


"Sudahlah mom, aku siap siap dulu" pamit Amora meninggalkan Wilona yang masih di dapur


"Inget pesan mommy sayang terutama dia pemuda kaya" teriak Wilona menggoda Amora yang sudah pergi meninggalkan dapur


Sedangkan Amora hanya menggelengkan kepalanya saja mendengar teriakan mommy nya. Amora jadi teringat tentang Ken yang menyatakan perasaannya tempo hari lalu tanpa di sadari Amora tersenyum manis.

__ADS_1


Ah sudahlah untuk saat ini Amora tidak ingin terlalu memikirkannya jalani saja dulu. Lalu Amora memasuki kamarnya untuk bersiap siap pergi ke sekolah.


#bersambung


__ADS_2