Unforgiven (Tak Termaafkan)

Unforgiven (Tak Termaafkan)
13


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 17:00 dan Ken masih berada di mansion Amora. Ken ke asyikan mengobrol dengan Wilona, sedangkan Amora dia masih berada di dalam kamar nya dia enggan menemui Ken karena kejadian tadi.


"Tante Ken pamit pulang ini sudah sore mungkin mommy menungguku dirumah" pamit Ken


"Iya, kapan kapan main lagi kesini ya" pinta Wilona


"Siap tante" ucap Ken tersenyum


"Tunggu, tante panggil Amora dulu" Wilona


"Baik tante" ucap Ken


Wilona pergi meninggalkan Ken sendiri diruang tamu


"Sayang" panggil Wilona dari balik pintu


"Iya mom sebentar" saut Amora dari dalam kamar


Amora sendiri sudah mengganti bajunya dengan baju rumahan yaitu celana pendek sepaha dan kaos oversize yang membuat Amora terlihat cantik dan menggemaskan.


Amora berjalan ke arah pintu sambil mengikat rambutnya asal.


Ceklek ..


Pintu terbuka


"Ada apa mom?" tanya Amora


"Kamu ini bisa bisanya melupakan temanmu sendiri dibawah, Ken mau pulang temui dulu dia sebentar ya sayang" pinta Wilona


"Hmm" Amora, sebenarnya Amora malu untuk bertemu dengan Ken tapi bagaimana lagi mommy nya malah menyuruh menemui Ken.


Dengan sangat terpaksa Amora memenuhi permintaan Wilona untuk menemui Ken yang akan pulang.


Ken yang melihat kedatangan Amora dan Wilona langsung berdiri. Ken melihat penampilan Amora yang menurutnya sangat cantik dan euurrrgh sexy itu tanpa sadar menelan saliva nya kasar.


"Tan Ken pamit pulang" Ken


"Iya Ken hati hati, kapan kapan kesini lagi" pinta Wilona


"Iya tante" ucap Ken tersenyum tapi matanya mengarah kepada Amora yang sedari tadi hanya diam


Wilona yang tau arah pandangan Ken terus menatap putrinya langsung menyuruh Amora untuk mengantarkannya ke depan.


"Sayang anterin Ken sampai depan ya, mommy mau ke atas dulu" pinta Wilona


Amora hanya mengangguk


Amora mengantar Ken ke depan, sampai depan kedua insan itu tidak ada yang membuka obrolan.


Ken menaiki motornya dan memasang helm full face nya lalu Ken mendekatkan wajahnya dan membisikan sesuatu kepada Amora yang membuat Amora membelalakan matanya langsung.

__ADS_1


"Bilangin ke daddy dapet salam dari calon mantunya" bisik Ken di telinga Amora setelah itu dia langsung menancapkan gasnya.


"Keeeeeeeeen" teriak Amora kepada Ken yang sudah mulai menjauh dari pandangan Amora.


Sedangkan Ken yang mendengar teriakan Amora hanya terkekeh dibalik helmnya.


...****************...


* Mansion Barnett


Ken memasuki pekarangan mansion nya, melihat ada mobil asing yang terparkir di garasinya Ken pikir mungkin mommy atau daddy nya kedatangan tamu.


Ken memasuki mansion nya dan benar saja terlihat diruang keluarga mommy dan daddy nya sedang mengobrol dengan rekan bisnis nya yaitu Bramana Listanto serta anak dan istrinya.


Clara yang melihat kedatangan ken langsung tersenyum cerah sedangkan Ken hanya menatapnya datar.


Clara sudah biasa dengan tatapan atau sifat dinginnya Ken, itu tidak membuat Clara menghilangkan cintanya kepada Ken justru itu yang membuat Clara jatuh cinta dengan Ken sifat dinginnya yang susah sekali di dekati oleh banyak perempuan.


"Ken kau baru pulang?" tanya Kayla


Ken hanya mengangguk sebagai jawaban


"Mom Ken ke atas dulu" ucap Ken


"Kami tunggu di meja makan ya sayang kita makan malam bersama" ucap Kayla kepada anaknya


"Hm" Ken hanya berdehem lalu pergi dari sana.


* Makan Malam


Makan malam telah siap, sedangkan Ken masih di atas. Kayla meminta tolong kepada Clara untuk memanggil Ken ke atas, dengan senang hati Clara memanggil Ken.


Ken yang mendengar pintu kamarnya di ketuk langsung membukanya. Ken menatap datar perempuan yang ada di hadapannya


"Ken tante Kayla menyuruhku mema....." ucap Clara terpotong karena Ken langsung pergi ke bawah meninggalkan Clara yang berdiri mematung.


Clara yang tersadar langsung mengejar Ken, dan memegang tangannya tapi Ken langsung menepisnya


"Ken, sesulit itu membuka hati buat aku?" tanya Clara yang mulai berkaca kaca


"Gue ga cinta sama lo, dan gue juga gamau memberi harapan ataupun kesempatan" ucap Ken tegas lalu pergi meninggalkan Clara dengan ari matanya.


Clara mengusap air matanya dia menguatkan hatinya untuk tidak boleh menyerah. Clara lalu menyusul langkah Ken.


Ken sampai di meja makan dan disusul oleh Clara di belakangnya.


"Maaf Ken telat" ucap Ken


"Tidak apa apa Ken, kami pun baru selesai mempersiapkannya" ucap Sintia ramah


Ken hanya diam tidak menanggapi ucapan Sintia

__ADS_1


"Cla duduk disini dekat Ken" ajak Kayla kepada Clara


"Iya tante" ucap Clara dan langsung duduk di dekat Ken


Mereka memulai makan malam dengan keheningan hanya ada suara sendok yang berdenting.


Setelah selesai makan malam bersama, Bram Sintia dan Clara berpamitan untuk pulang.


"Tuan Rayyan kapan kapan kalian yang harus berkunjung ke rumahku" ucap Bram ramah


"Akan saya usahakan Tuan Bram" ucap Rayyan tersenyum


Bram hanya tersenyum menanggapinya.


"Nak Ken kalian satu sekolah kan dengan Clara tante minta tolong titip Clara ya disekolah karena dia masih seperti anak kecil yang suka ceroboh" ucap Sintia ramah dan tersenyum


Ken hanya diam tidak berniat untuk menjawab ucapan Sintia. Ken hanya ingin basa basi ini cepat berkahir dan langsung tidur.


"Nyonya Sintia jangan khawatir Ken pasti menjaga Clara bukannya sesama teman harus saling menjaga. Iyakan sayang?" ucap Kayla tidak enak karena Ken tidak menjawab permintaan Sintia


Dan Ken terpaksa mengangguk. Tidak mau mempermalukan kedua orangtuanya.


Bram dan Sintia yang mendengar ucapan Kayla hanya tersenyum masam. Teman? Bram dan Sintia inginkan lebih dari sekedar teman kalau bisa mereka tunangan lalu menikah. Siapa yang tidak mau memiliki calon besan yang kaya raya.


Sedangkan Clara yang mendengar ucapan Kayla hatinya berdenyut sakit apa bisa berteman pikirnya.


...****************...


Setelah kepergian Bram dan keluarganya Ken pun beranjak dari sana tapi sang daddy menahannya


"Tunggu son daddy ingin bertanya kepadamu" tanya Rayyan.


"Tanya apa dad?" jawab Ken


"Apa kamu tidak memiliki perasaan apapun sama sekali dengan Clara?" tanya Rayyan penasaran


"Tidak ada" ucap Ken


Ken sebenarnya malas membahas tentang Clara tapi Ken harus meluruskannya biar orangtua nya tidak salah paham lalu mulai menjodoh jodohkan nya. Ken tidak mau itu sampai terjadi.


"Kamu tidak mau mencobanya Ken? Tanya Rayyan lagi


"Tidak dadd aku tidak mencintainya, dan aku tidak mau mencobanya" ucap Ken tegas


Rayyan mendengar jawaban tegas anaknya hanya mengangguk kan kepalanya.


"Baiklah son, daddy tidak akan menjodohkan kan mu dengan Clara atau dengan perempuan lainnya kau berhak memilih kebahagiaanmu sendiri asal wanita itu dari keluarga baik baik daddy tidak akan ikut campur" Rayyan


"Daddy tenang saja kalo aku sudah menemukan calonnya aku akan memperkenalkannya" ucap Ken tersenyum ketika membayangkan wajah Amora yang cemberut dan menahan kesal.


Rayyan dan Kayla mendengar ucapan Ken saling pandang, apalagi sampai senyum senyum sendiri jarang sekali mereka melihat Ken tersenyum seperti itu. Apa jangan jangan Ken sedang jatuh cinta pikir mereka.

__ADS_1


Kalo memang benar Ken sedang jatuh cinta, suami istri itu menjadi penasaran perempuan mana yang sudah mencairkan es kutub ini?


#bersambung


__ADS_2