
Setelah semua selesai Arshan dan Wilona berpamitan untuk pulang sedangkan Amora dia masih berada di mansion Barnett ada sesuatu yang ingin di bicarakan oleh Kayla.
Keluarga Barnett sekarang sudah berada di ruang keluarga bersama Amora. Kayla ingin menanyakan langsung tentang kedua orangtuanya.
"Mora?" tanya Kayla yang sudah meneteskan air matanya
Amora yang melihat Kayla menangis menjadi panik ada apa pikirnya.
"Kenapa tante menangis?" ucap Amora menatap Kayla tapi Kayla masih sibuk dengan tangisannya
Lalu Amora menatap Ken dan Rayyan meminta jawaban kenapa tante Kayla menangis? Tapi Ken dan Rayyan hanya menggelengkan kepala kompak .
Melihat itu Amora semakin bingung. Di tengah kebingungannya Amora, Kayla memegang tangan Amora dan menatapnya
"Apa benar kamu anak dari mendiang Ane Anastasya Frederic?" tanya Kayla
Deg ..
Amora tidak menjawab, dia terpaku dengan pertanyaan dari Kayla
"Mora?" tanya Kayla menyadarkan Amora
Amora langsung tersadar dari bayangan masa lalunya yang menyakitkan.
"Iya" jawab Amora menunduk dan langsung meneteskan air matanya.
Amora tidak kuat jika di tanya tentang masa lalu tentang orang tuanya. Selemah itu dia jika menyangkut soal keluarga.
Greep ..
Kayla langsung memeluk Amora. Dan memberitahukan bahwa dirinya sahabat mommy nya dulu
"Aku menemukan anakmu Ane aku menemukannya" gumam Kayla ketika memeluk Amora.
Mendengar hal itu Amora melepaskan pelukan Kayla dan bertanya kepadanya.
"Tante mengenal kedua orangtua ku?" tanya Amora
"Aku sangat mengenal mommy mu" Kayla
"Bagaimana bisa?" ucap lirih Amora
"Karena dia sahabatku" ucap Kayla dengan mata yang kembali berkaca kaca
Flashback on
Di rumah yang mewah dengan hamparan rumput yang luas seorang wanita cantik sedang duduk di taman belakang mansion dengan menggendong seorang bayi laki laki yang sangat tampan sedang asyik memberikan kabar satu sama lain lewat telepon dengan sahabatnya.
Dia adalah Kayla Angelica Barnett, dan seseorang di sebrang telepon itu sahabatnya yaitu Ane Anastasya Frederic. Ane menceritakan tentang dirinya yang baru beberapa hari melahirkan dan memiliki bayi perempuan yang sangat cantik.
Kayla berpisah dengan Ane semenjak masa kuliah karena papa dari Ane dipindah tugaskan keluar kota dan itu tentu saja mau tidak mau Ane dan mama nya ikut pindah.
Mereka sampai menikah hingga memiliki anakpun tidak pernah hilang kontak, selalu memberi kabar
__ADS_1
Hingga saat di mana Kayla mengajak Ane untuk bertemu setelah sekian tahun lamanya tidak pernah bertemu sampai memiliki anak yang sudah besar pun tidak pernah bertemu, Kayla mencoba menghubungi Ane tapi ponsel Ane tidak bisa di hubungi lagi.
Tentu saja hal itu membuat dirinya panik dan sempat mencari tau tentang keberadaan sahabatnya yang sempat menghilang.
Sampai beberapa hari kemudian dirinya mendapat kabar bahwa mansion keluarga Frederic Liston mengalami kebakaran dan tidak ada yang selamat, begitupun dengan berita yang mengabarkan bahwa Frederic Liston memiliki banyak utang kepada Bramana Listanto.
Mendengar hal itu tentu saja Kayla sangat syok.
Flashback Off
Ketika Amora mendengar Kayla mengatakan daddy nya banyak meninggalkan utang kepada Bramana Amora marah dia tidak terima orangtuanya di fitnah, Amora mengepalkan tangan hingga buku tangannya memutih
Ken yang melihat Amora sedang emosi dia lantas memegang tangan Amora untuk menenangkannya. Semenjak Kayla mulai bercerita Ken sudah berpindah duduk di dekat Amora.
"Dia memfitnah daddy ku, bahkan dia telah mencuri semua aset milik daddy ku dengan memfitnah bahwa Frederic memiliki banyak utang kepadanya" Amora menatap Kayla
Keluarga Barnett baru mengetahui tentang fakta ini setelah mereka tau nya bahwa Bramana telah membunuh kedua orangtua Amora.
"Benar benar biadab" Rayyan marah ketika mendengar cerita Amora.
Ken pun sama dia mengepalkan tangan satunya lagi ketika mendengar Bramana tidak hanya membunuh bahkan mengambil semua aset milik kedua orangtua Amora.
Sedangkan Kayla dia sudah tidak bisa mengatakan apa apa lagi, dia terlalu syok ketika mendengar fakta yang berturut turut.
Semuanya hening menahan kekesalan dan amarah yang di tunjukan untuk Bram.
Di tengah keheningan itu Rayyan memberikan kabar baik untuk semuanya terutama Amora.
"Daddy sudah menarik semua saham di perusahaan Bram dan secara perlahan kemungkinan perusahaan Bram akan bangkrut" ucap Rayyan
"Terimakasih om" Amora
"Kalau kamu ingin berterimakasih, panggil kami daddy dan mommy mulai sekarang" ucap Rayyan
Amora menatap Ken, lalu ken tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Terimakasih daddy" Amora
Lalu Amora menatap Kayla yang sedang tersenyum
"Terimakasih Mommy" ucap Amora tersenyum
Kayla mengangguk tersenyum
"Terimakasih juga kau telah bertahan sampai sejauh ini" kayla memegang tangan kanan Amora, sedangkan tangan kiri Amora di genggam oleh Ken.
Melihat hal itu Kayla menatap Ken lalu mendelik, sedangkan Ken hanya memasang wajah datar.
Amora hanya mengangguk dan tersenyum menjawab ucapan Kayla.
Rayyan dan Kayla serta Ken tersenyum hangat menatap Amora.
......................
__ADS_1
Setelah obrolan mereka yang cukup menguras air mata sekarang Ken dan Amora dalam perjalanan menuju mansion Aberald.
Ken mengantarkan Amora pulang, walaupun Kayla memaksa Amora untuk menginap saja tapi Amora tetap ingin pulang dengan alasan besoknya dia harus belajar karena lusa sudah mulai ujian untuk kelulusan.
Karena Kayla tidak ingin memaksa lagi akhirnya Kayla mengijinkan Amora pulang dan di antar oleh Ken.
"Ken?" Amora memecah keheningan
"ada apa honey, kau ingin membeli sesuatu?" Ken menoleh sebentar kepada Amora lalu memfokuskan kembali mata nya kedepan
"Bukan" Amora
"Lalu?" ucap Ken penasaran lalu menepikan sebentar mobilnya di pinggir jalan yang tidak banyak di lalui oleh kendaran lain
"Ada apa hm?" tanya Ken lagi Karena Amora tidak kunjung menjawab
Amora menatap mata Ken dengan perasaan yang entahlah tidak bisa di jelaskan. Amora langsung memeluk Ken tanpa aba aba dan Ken membalas pelukan Amora
"kenapa? Jangan membuatku khawatir?" tanya Ken lagi dengan mengusap lembut punggung Amora
"Terimakasih telah hadir dalam hidupku Ken" Amora
"Aku yang seharusnya berterimakasih kepadamu honey karena kau telah membuat hariku berwarna, dan karena kau aku mengenal kata cinta" Ken
"Terimakasih" ucap Amora lirih
"Aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk selalu melindungi mu, tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu" ucap Ken menangkup kedua pipi Amora setelah melepaskan pelukannya.
Amora meneteskan air mata ketika Ken mengatakan kata kata yang menghangatkan hatinya.
Ken mengusap air mata Amora dengan kedua ibu jarinya.
"Aku tidak suka melihat kau bersedih Amor" ucap Ken mendekatkan wajahnya dengan wajah Amora sampai hidung mereka bersentuhan.
Amora hanya membalas dengan senyuman, melihat Amora tersenyum Ken menatap bibir pink Amora dan mengusapnya lembut dengan ibu jari tangannya lalu memiringkan kepalanya sedangkan Amora sudah menutup matanya.
Bugh ..
Bugh ..
"Turun lo!" teriak seorang pemuda dari luar mobil Ken
#bersambung
Mohon dukungannya dan tinggalkan jejak kalian. Karena dukungan kalian membuatku semangat untuk terus up tiap eps nya🤍
Kenzio Alluca Barnett
Zamora Aberald
__ADS_1