
Kriing ..
Kriiiing ..
Bel istirahat telah berbunyi semua murid berbondong bondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka. Begitu pun dengan Amora dan kedua teman barunya yaitu Sindy dan Tiara
"Sin lo mending cari tempat duduk deh sama Mora, biar gue yang pesan makanan" titah Tiara
Sindy dan Amora mengangguk
"Pesan apa kalian? Tanya Tiara kepada Sindy dan Amora sebelum mereka memasuki kantin
"Gue samain sama lo" ucap Sindy
"Chicken katsu, air mineral, susu coklat" ucap Amora.
Setelah mereka sampai kantin Amora dan Sindy mencari tempat duduk yang kosong sedangkan Tiara dia memesan makanan untuk mereka.
Sindy melihat ada meja yang kosong yaitu meja dekat Clara dan teman temannya. Lalu Sindy mengajak Amora untuk duduk disana, Amora melihat tempat duduk itu berdekatan dengan meja milik Clara, lalu dibelakangnya meja yang suka ditempati oleh Ken dkk, dan dia tidak masalah dengan itu.
Amora dan Sindy berjalan menuju meja kosong tersebut lalu duduk disana, melihat kedatangan Amora Clara menatapnya sinis sedangkan Amora dia hanya acuh.
Tiara datang membawa makanannya dibantu dengan seorang gadis yang tidak Sindy dan Amora kenal, karena kalo membawa sendiri dia pasti kerepotan.
"Terimakasih" ucap Tiara tersenyum kepada gadis yang sudah membantunya
"Sama sama ka" ucap gadis yang membantu Tiara, lalu berlalu dari sana.
Mereka menikmati makanan mereka dengan khidmat tidak ada yang berbicara semuanya fokus pada makanan mereka masing masing.
Di tengah acara makan mereka, penghuni kantin yang asalnya berisik menjadi hening seketika karena kedatangan Ken dkk nya kantin menjadi hening.
Amora dan teman temannya merasa heran ada apa pikirnya lalu mereka melihat kedatangan Ken dan teman temannya Amora hanya melihat sekilas lalu lanjut memakan makanannya yang tinggal sedikit lagi.
Sedangkan Clara memperhatikan tatapan Ken sejak awal masuk kantin sampai sekarang duduk pun pandangannya tidak lepas dari Amora.
Hal itu membuat Clara geram, tapi tidak lama Clara tiba tiba tersenyum misterius setalah melihat ke depan.
seorang perempuan yang sedang membawa kuah soto yang masih panas berjalan mendekati meja Clara dan meja Amora, hal itu membuat ide jahat muncul di otak kecil Clara.
Clara menjulurkan kakinya sedikit keluar dari kursi duduknya untuk membuat gadis itu tersandung dan mengenai Amora.
"Aaaargh panas panas panas" ucap Clara mengipasi tangannya yang terkena kuah soto
__ADS_1
Teriakan Clara sontak membuat semua penghuni kantin menatapnya, tidak terkecuali Ken dan teman temannya karena tempat duduk mereka yang berdekatan.
Sedangkan gadis yang jatuh tersandung itu sudah terduduk lemas karena takut oleh amukan Clara
"Ma..maaf ka, ta..tadi aku tersandung" ucap gadis itu terbata dan menunduk karena merasa takut oleh Clara
Sedangkan Amora yang berdiri di sisi gadis itu hanya tersenyum miring. ketika Clara menjulurkan kakinya sedikit keluar Amora melihatnya, lalu Amora melihat ke depan dan dia sudah menebak rencana apa yang akan Clara lakukan.
Ketika gadis itu sudah semakin dekat dan tersandung kaki Clara, Amora langsung bangkit dari duduknya sebelum kuah itu mengenai dirinya dia mengarahkan tangan gadis itu dengan cepat ke arah Clara dan terjadilah pepatah yang mengatakan senjata makan tuan.
Amora membantu gadis yang ada di sampingnya untuk bangun.
"Lo sengaja kan buat dia jatuh lalu nyiram kuah soto panas ini sama gue?" tunjuk Clara emosi kepada Amora
"Apa tidak terbalik?" Amora santai
"Maksud lo, lo nuduh gue buat dia jatuh?" Clara yang semakin emosi
"Itu bukan tuduhan tapi fakta" Amora tersenyum miring
"Lo!" ucap Clara ingin menjambak Amora
Sebelum Clara berhasil menyentuh rambutnya, Amora lebih dulu menendang kursinya kedepan Clara hal itu membuat lutut Clara sakit.
"Aaaargh! Lo bener bener sialan!" teriak emosi Clara dia sudah tidak perduli dengan image nya
"Cla lebih baik kita obati tangan lo dulu, bakal bahaya kalo lebih lama di diemin" saran Meta untuk menyudahi pertengkarannya
"Iya bisa infeksi nanti, ayo!" ajak Lusi manarik lembut Clara
Sebelum kepergiannya, Clara menatap Amora dengan tatapan permusuhan, dia menjadi semakin membenci Amora.
Amora yang di tatap seperti itu hanya tersenyum manis, dia sangat senang ketika memainkan emosi Clara.
"Ra lo gapapa? Tanya Tiara
"Gak apa apa, tolong antarkan dia dulu ke Uks nanti aku menyusul" pinta Amora kepada Sindy dan Tiara
Mereka berdua mengangguk dan pergi membawa gadis itu ke Uks. Melihat kepergian teman temannya, Amora berbalik badan dan bersitatap dengan mata Ken. Amora memutuskan pandangan lebih dulu lalu menuju ke stan makanan setelah itu menyusul teman temannya ke Uks
Ken hanya tersenyum melihat kepergian Amora.
Sedari tadi Ken dan teman temannya melihat pertengkaran antara Clara dan Amora, Ken masih diam saat mereka masih berdebat tapi ketika Clara ingin menjambak rambut Amora Ken sudah akan berdiri tapi tidak jadi karena Amora sudah lebih dulu menendang kursi yang mengenai lututnya.
__ADS_1
Ken kembali duduk dan menatap Amora dengan tatapan bangga "thats my girl" batin Ken tersenyum sampai mata mereka bertemu dan Amora pergi dari sana Ken masih tersenyum.
"Udah kali senyumnya dia udah pergi noh" ucap David kepada Ken yang masih terus tersenyum menatap kepergian Amora.
Dia memang sangat senang menjahili temannya ini walaupun selalu tidak ada tanggapan darinya.
"Gue yakin nanti Clara ngadu ke bokap nyokap nya" ucap Rasya
"Iya secara dia kan anak papi" ucap Dion sambil memasukan bakso ke mulutnya
"Palingan besok mereka masuk BK paling parah langsung dipanggil kepala sekolah lalu dipanggil orangtua" ucap Nathan
Ken yang mendengar ucapan Nathan langsung pergi dari sana meninggalkan teman temannya yang masih belum menghabiskan makanannya
"Lah si ege malah pergi, ini makanannya masih utuh juga" ucap Dion
"Makan sama lo, lo kan sukanya gratisan" ucap Rasya
"Hehe bener juga lo, dari pada mubasir kan ya?" ucap Dion mengambil makanan Ken yang masih utuh belum sempat disentuhnya.
Mereka hanya menggelengkan kepala melihat Dion yang makan tidak ada kenyangnya.
...****************...
* Di UKS
Pintu uks terbuka dan Amora memasuki ruangan tersebut dengan menenteng satu plastik yang berisi makanan.
"Udah di obati?" tanya Amora kepada Tiara
"Udah, untung lukanya sedikit dan ga terlalu parah" ucap Tiara
"Lo bawa apaan?" tanya Sindy penasaran
"Makanan untuknya" jawab Amora menyerahkan kantong plastik tersebut kepada Sindy
Sindy mengangguk lalu menyerahkan makanan yang Mora bawa kepada gadis itu.
"Nih makan, tadi lo belum sempet makan kan? Ucap Sindi menyerahkan makanan
"Terimakasih ka, maaf merepotkan" ucap gadis tersebut
"Yasudah kalo begitu dimakan, kita kembali ke kelas dulu" ucap Sindy
__ADS_1
Mereka pergi meninggalkan gadis tersebut ketika temannya sudah datang, jadi mereka tidak meninggalkannya sendiri di Uks.
#bersambung