YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
1. Tamat Sekolah


__ADS_3

Hari ini adalah acara perpisahan sekolah ku.


"Ibu aku berangkat ke sekolah dulu ya" kataku.


"Iya nak, hati-hati ya nak, hari ini anak ibu cantik sekali" ungkap ibu.


Hallo! namaku adalah Adelia Riskya, aku baru saja tamat sekolah dan melaksanakan perpisahan sekolah, aku adalah anak yang hanya memiliki ibu, aku tak pernah tau ayahku masih hidup atau sudah meninggal, karena setiap kali aku bertanya pada ibu, ibu selalu marah dan menangis, oleh karena itu aku tidak pernah tau tentang ayah.


"Adelia, tunggu aku!" kata Tika sambil mengejar Adelia dari belakang dengan berlari kecil.


"Iya tika, jangan lari nanti kamu jatuh, hari ini kan acara perpisahan sekolah kita, jangan sampai kamu kenapa-napa" jawab Adelia.


"Tika! Adelia! tunggu aku!" kata Tio menghampiri Tika dan Adelia.


"Mana Denis? kok gak bersama kamu Tio?" tanyaku kepada Tio.


"Gak tau, masih dirumah kali, Denis kan biasa suka terlambat, mungkin dia ketiduran" jawab Tio sambil tertawa kecil.

__ADS_1


"Hai, aku gak ketiduran kok, aku sudah siap dari tadi, cuman aku balik ke rumah karena ada sesuatu yang penting tertinggal di rumah" ungkap Denis menghampiri Adelia, Tika dan Tio.


Tika, Tio dan Denis merupakan sahabat setiaku, kemana-mana kami selalu bersama. Aku dan 3 sahabatku berjalan bersama ke sekolah. Kami pun telah tiba di sekolah.


Pelaksanaan perpisahan sekolah di mulai. para murid berkumpul di lapangan.


"Anak-anak ku sekalian! hari ini kita melaksanakan perpisahan sekolah sebagai balasan atas kesuksesan kalian semua saat ujian! Ibu harap kalian bisa mencapai cita-cita dan menggapai kesuksesan!" ibu guru memberi motivasi kepada para murid.


Acara bebas di mulai murid bebas ingin bernyanyi, menari atau kegiatan lain. Saat acara bebas di mulai, aku sedang berkumpul dengan para sahabat di hampiri oleh Selvi, Selvi ini merupakan murid ternakal dan paling benci terhadapku. Aku tak tau apa yang menyebabkan Selvi benci terhadapku.


Selvi datang membawa air dengan gelas, dan pura-pura terjatuh lalu menumpahkan air itu di bajuku.


"Kamu sengaja ya! cepat minta maaf kepada Adelia" kata Tika dengan wajah yang tidak suka.


"Iya cepat minta maaf pada Adelia!" kata Denis dan Tio serentak.


"Sudah-sudah tak apa, nanti aku bersihkan di toilet" ungkap Adelia.

__ADS_1


"Tu kalian dengarkan Adelia! dia saja gak keberatan atas kejadian ini, kenapa kalian yang tidak senang?" kata Selvi dengan bangga.


"Ya sudahlah aku pergi ke toilet dulu ya" ungkap Adelia sambil berjalan ke toilet.


Selvi pergi meninggalkan Tika, Tio dan Denis.


"Kamu jangan macam-macam dengan Adelia ya! atau kamu akan tau akibatnya!" ungkap Denis tegas mengancam.


"Kamu kenapa sih selalu membela Adelia yang sok cantik itu? Kamu lebih baik mendukung aku yang cantik ini!" ungkap Selvi dengan bangga.


"Kamu itu gak bisa di tandingkan dengan Adelia, Adelia itu sempurna dia cantik, baik, pintar dan setia kawan, tidak kamu jahat, licik dan sombong" ungkap Denis sambil meninggalkan Selvi.


"Adelia aku ingin memberimu sesuatu, semoga kamu suka!" ungkap Denis mengeluarkan kotak kecil dan memperlihatkan isi kotak itu.


"Wah Denis ini cantik sekali!" ungkap Adelia terkejut.


"Biar aku pasangkan pada tanganmu" ungkap Denis memasangkan gelang pada tangan Adelia.

__ADS_1


"Ter.. terima kasih banyak Denis, ini sangat cantik" ungkap Adelia bahagia.


__ADS_2