
**Happy reading readers 📖📖
Jangan lupa klik like👍🏻 dan beri vote sebanyak-banyak nya ya readers🙏🏻😘
Kritik dan saran dari readers akan sangat membantu author dalam berkarya 🙏🏻😘
Jangan lupa juga jadikan novel ini sebagai favorit❤️ ya readers, agar readers semua tidak ketinggalan setiap up episode nya.
Semangat terus bagi readers yang sedang berjuang menggapai cita-cita nya dan semoga sehat selalu ya💪🏻💪🏻😇
Salam hangat dari author😘😘
alsya suci maesya putri**
Di kantor..
Dicky meninggalkan banyak pekerjaan pada semua karyawan di kantor nya dan akan kembali lagi besok untuk memeriksa hasil pekerjaan karyawan nya.
Dicky pergi meninggalkan kantor menuju tempat orang yang sudah berusah menyakiti Adelia, Riska dan Panji.
Dicky menyiramkan air pada orang misterius yang telah berusaha menyakiti Adelia, Riska dan Panji.
"Aahhh.." Orang misterius terkejut dan terbangun.
"Sudah puaskah kamu tidur? Atau ingin tidur lebih lama atau bahkan selama nya aa!!" Hardik Dicky menekan wajah orang misterius.
"B b bos.. Dicky.. ma maafkan aku.. aku.. aku hanya.." Orang misterius bicara terbata-bata takut pada Dicky.
__ADS_1
Plakk...
Satu tamparan mendarat di wajah orang misterius.
"Maaf kata kamu aa! Gampang sekali kamu menyebut nya! Nyawa 3 orang terhancam dan kamu hanya bilang maaf! Aku gak habis pikir dengan apa yang ada di pikiran kamu!
Jika aku membuat mu sekarat atau bahkan kehilangan nyawa mu, lalu aku bilang maaf apakah itu akan setimpal a??" Bentak Dicky penuh amarah pada orang misterius.
"Jangan boss Dicky, maafkan aku! Aku berjanji tidak akan mengulangi nya lagi! Aku benar-benar menyesal boss.
Aku aku melakulan ini semua karena alu mencintai kamu boss.
Apa kurang nya aku di banding dengan wanita jal*ng itu?" Teriak orang misterius.
Plakkk...
Tamparan kedua mendarat di wajah orang misterius.
Dan kamu ingat ya! Aku dan Adelia adalah sepasang kekasih, kamu tidak punya hak untuk mengatur-atur atau bahkan menyakiti Adelia!
Jika kamu berani macam-macam aku akan membuat hidup mu dan keluarga mu menderita di bandingkan dengan kematian!" Hardik Dicky penuh amarah.
"..Huhuhu" Orang misterius menangis tersedu-sedu.
"Dan satu lagi, kamu adalah penjahat yang sebulan lalu mencelakai adik-adik ku dan juga Hendra kan?" Dicky melotot menekan erat wajah orang misterius.
"Apa!! Jangan sembarang tuduh ya! Aku walau pun tidak suka bahkan sangat membenci Adelia, aku juga masih punya hati!
__ADS_1
Mengapa aku harus menyakiti orang lain yang tidak bersalah!
Kamu dengar ya jika aku menyakiti orang lain yang tidak bersalah!
Mengapa 2 bocah itu tidak aku habisi saja sekalian! Mengapa aku hanya menyergap mereka, itu pun aku hanya memberi mereka obat tidur pada makanan mereka.
Jika kamu tidak percaya tanyakan saja langsung pada 2 bocah itu jika memang benar aku menyakiti mereka!" Bentak orang misterius menangis.
"...." Dicky terdiam sejenak melepas tangan nya yang menekan wajah orang misterius.
"Apa!! Kamu tak percaya pada ku? Aku benci kamu Dicky! Aku benci kamu! Huhuhu...." Orang misterius menangis tersedu-sedu.
"Jika kamu tidak percaya terhadap ku, kamu tak usah repot-repot memenjarakan aku! Kamu langsung saja bunuh aku! Huhuhu..." Orang histeris misterius menangis tersedu-sedu.
Apa!! Ternyata yang mencelakai Hendra bukan lah Mella, lalu siapa yang mencoba menyakiti Hendra?
Apa mungkin... Orang yang sama yang telah membunuh ayah Panji? Kemungkinan nya sangat besar adalah orang yang sama, tapi mengapa orang sekitar ku yang menjadi target nya..
Jangan-jangan yang menjadi target utama nya penjahat itu adalah aku!!
Dicky berjalan ke luar meninggalkan orang misterius yang ternyata adalah Mella.
**Bersambung..
Salam dari...
❤️Kisah rumah angker👻
__ADS_1
❤️Beautiful ceo love story💖
❤️Berinkarnasi menjadi istri boss dingin💖**