
**Happy reading readers♡♡
Selamat membaca ya readers, semoga suka dengan cerita ku ini.
Jangan lupa beri like dan vote juga ya readers. Aku tunggu ni jejak nya readers♡♡
Dukungan yang readers berikan sangat berarti bagi author♡♡
Semoga readers selalu di berikan kesehatan♡♡
Salam hangat dari author♡♡
#alsya suci maesya putri**
》》》》》》》》》》》》》》》》
Beberapa hari kemudian.
"Dek, tas mu sudah kakak isi dengan perlengkapan belajar, uang jajan dan bekal mu juga sudah kakak masukan" Adelia meletakan tas Riska di atas meja.
"Iya kak" Jawab Riska mengikatkan tali sepatu.
"Yuk kita berangkat dek! Di hari pertama kamu sekolah, jangan sampai telambat dek" Adelia semangat menantikan Riska memakai sepatu.
"Iya kakak, aku udah siap ni pakai sepatu nya" Riska tersenyum bahagia memakai sepatu baru di hari pertama sekolah.
Adelia dan Riska berangkat menuju sekolah Riska.
Sesampai nya di sekolah Riska.
"Dek, belajar yang rajin ya! Semangat belajar nya! Jangan nakal dan dengarkan kata-kata ibu guru, supaya kamu menjadi anak yang pintar" Perintah Adelia ke pada Riska.
"Baik kakak" Riska tersenyum melihat Adelia.
"Ya sudah kamu masuk ke dalam kelas, nanti pulang sekolah kakak akan jemput kamu, sekarang kakak berangkat kerja dulu ya dek" Jelas Adelia mencium kening Riska.
"Baik kakak, semangat kerja nya ya kak" Jawab Riska memeluk Adelia.
__ADS_1
"Iya adek ku sayang, sana masuk ke kelas dulu" Adelia menyuruh Riska masuk ke kelas.
"Baik kakak, da da kakak" Riska salim ke pada Adelia dan melambaikan tangan pergi meninggalkan Adelia yang berdiri di depan gerbang sekolah menuju kelas.
"Da da" Adelia melambaikan tangan nya.
Adelia berangkat menuju kantor. Tak beberapa lama setelah Adelia pergi, Dicky pun tiba di sekolah Riska.
"Panji, ini sekolah baru mu, kamu harus yang rajin ya sekolah nya" Jelas Dicky ke pada anak preman.
"Iya kak" Jawab Panji singkat.
"Nanti pulang sekolah kakak jemput kamu" Jelas Dicky membuka pintu mobil.
"Iya kak" Panji membuka pintu mobil juga.
"Ini uang jajan kamu, kakak berangkat kerja dulu ya!" Dicky memberi uang jajan pada Panji dan pergi perlahan meninggalkan Panji.
"Tunggu kak!" Panji berlari ke arah Dicky.
"Ada apa? Mengapa kamu mengejar ku?" Tanya Dicky bingung.
"...." Dicky terkejut melihat Panji.
"Anak pintar!" Dicky mengusap-usap kepala Panji.
Panji tersenyum melihat Dicky yang mengusap-usap kepala nya.
"Da da kak, aku pergi ke kelas dulu" Panji melambaikan tangan pergi meninggalkan Dicky menuju kelas.
"....." Dicky tersenyum melambaikan tangan nya.
Dicky pun berangkat ke kantor, dalam perjalan Dicky melihat Adelia berjalan sendirian.
Tiitttt... Dicky mengklakson Adelia yang sedang berjalan sendirian.
"Aa, siapa sih membuat ku terkejut saja, eh, seperti nya mobil ini aku pernah lihat deh, tapi di mana ya?" Adelia terkejut melihat arah mobil.
__ADS_1
Puff, aku tak sengaja membuat Adelia terkejut.
"Hai nona Adelia, mau ke kantor ya? Bareng yuk!" Ajak Dicky.
"Ah eh tuan Dicky, tidak usah tuan, aku jalan kaki saja, lagian sudah dekat kok tuan" Jawab Adelia.
"Jangan menolak nona! Ayo naik!" Dicky membuka pintu mobil.
"Baiklah tuan, makasih ya" Adelia tersenyum masuk ke mobil Dicky.
Sesampai di kantor, Adelia berjalan menuju ruangan nya.
"Dorrr!!!" Chika berdiri di samping ruangan mengejutkan Adelia.
"Aaa" Adelia terkejut.
"Hahahahaha.." Chika tertawa melihat Adelia yang terkejut.
"Ii Chika kamu iseng sekali" Adelia manyun mengusap dada.
"A iya maaf, Adelia aku hari ini pindah ke kontrak kamu ya?" Chika sok imut.
"Iya Chika, o iya Riska hari ini sekolah lo" Adelia tersenyum menceritakan Riska.
"Wahh, nanti pulang sekolah Riska, aku mau ikut juga ya?" Chika memohon.
"Oke Chika" Jawab Adelia.
"Asik!" Chika girang lompat-lompatan.
"Hahahaha" Adelia menutup mulut tertawa kecil.
Hendra lewat melihat ke arah Chika yang sedang lompat-lompatan.
"Pufff" Hendra menahan tawa melihat tingkah konyol Chika.
"Apa lihat-lihat! Eh!!!" Pipi Chika memerah karena malu di lihat Hendra dan tak sengaja Chika terjatuh di pelukan Hendra saat berhenti melompat.
__ADS_1
"Eh.." Hendra terkejut tiba-tiba Chika jatuh di pelukan nya.
Bersambung.....