YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU

YANG KU CINTA TERNYATA ANAK KANDUNG AYAHKU
21. Si Lugu


__ADS_3

Apa-apaan ini? karena saking rindu nya pada Adelia hingga aku terbangun tengah malam (Dicky memandang ke arah jam dinding sudah menunjukkan pukul 03 : 03 pagi)


Arghhh..


Aku tidak bisa tidur (Dicky berguling-guling di atas kasur)


Pagi hari pun tiba....


Dicky kusut karena tidak bisa tidur hingga pagi...


Di kantor...


Dicky langsung pergi ke ruangannya, tak lama kemudian Hendra masuk ruang kerja Dicky.


"Dicky, nanti jam 10 : 10 rapat akan di mulai, semua berkas sudah aku siapkan dan ada satu berkas lagi di Adelia" kata Hendra mendekati Dicky.


"Iya, atur saja aku sangat mengantuk, aku ingin tidur sebentar, nanti 10 menit sebelum rapat di mulai bangunkan aku" Dicky menegakan kepala nya sambil mengucek mata nya.


"Hah... hantu..!!!" Hendra terkejut melihat Dicky kusut dan mata nya seperti mata panda


"Eh apa mata mu buta? aku ini Dicky boss kamu" Dicky kesal


"Aaa, ada apa dengan mu, keadaan mu seperti ini sangat memperhatinkan bahkan menakutkan, apa karena karena masalah di bar malam?" Hendra kaget dan juga bingung melihat Dicky yang biasa nya tidak pernah seperti itu


"Omong kosong! aku sangat mengantuk, jangan ganggu aku! pergilah dari sini dan bilang pada semua nya jangan ganggu aku sampai aku bangun untuk rapat nanti!" jelas Dicky merebahkan wajah nya di meja


"Oh.. baiklah" kata hendra berjalan meninggalkan ruang kerja Dicky


Hendra meninggalkan ruang kerja Dicky dan Dicky tertidur...


Di tempat yang lain...


"Chika besok gaun nya aku kembalikan ya! karena baru aku cuci pagi tadi" Adelia berjalan bersama Chika


"Ya tak apa, kapan pun kamu kembalikan tidak masalah" jawab Chika tersenyum


"Terima kasih Chika" Adelia membalas senyum Chika


"O ya minggu depan massa kosan aku akan berakhir, boleh tidak aku bergabung tinggal di kontrakan kamu? tanya Chika berharap


"Aa, kamu yakin Chika?" Adelia tercengang bertanya pada Chika


"Ya sangat-sangat yakin dan aku sangat serius" Chika serius menatap Adelia


"Chika, sebenar nya tidak masalah kamu mau tinggal di kontrakan bersama aku, tapi kontrakan nya kecil, apa kamu tidak keberatan? tanya Adelia

__ADS_1


"Tidak jadi masalah Adelia, yang penting aku bisa tinggal bareng sama kamu" jawab Chika serius


"Hmm begitu, tapi aku di kontrakan tinggal dengan adik ku dan kasur nya pun hanya cukup untuk 2 orang saja, aku takut kamu merasa tidak nyaman Chika" jelas Adelia ke pada Chika


"Tidak masalah, kalo masalah kasur mah gampang, aku punya kasur lipat dan lagian aku juga akan senang bila bisa berkumpul dengan kamu dan gadis kecil" jelas Chika tersenyum


"Baiklah Chika, jika kamu tidak keberatan, aku dengan senang hati mengizinkan kamu tinggal di kontrakan" Adelia tersenyum


"Adelia kamu lah yang terbaik, tenang saja aku juga akan membantu kamu membayar kontrakan dan juga aku akan menjadikan gadis kecil sebagai adikku sendiri, oke" Chika girang memeluk Adelia erat.


"Huk.. huk.. Chika apa kamu ingin membunuh ku? kamu sangat erat memeluk ku" Adelia terbatuk


"Maaf! maafkan aku Adelia! aku tidak sengaja, ini semua karena aku terlalu bahagia" Chika berbunga-bunga


" Aku telah sampai ruang kerja ku, nanti kita makan siang bareng yuk!" ajak Adelia berhenti di depan pintu ruang kerja nya


"Oke Adelia, nanti jam istirahat aku jemput kamu ke ruang kerja mu ya!" Chika berjalan meninggalkan Adelia ke ruang kerja nya


Di ruang kerja Adelia....


Ya ampun aku lupa! (Adelia menepuk kening) nanti tuan Dicky akan rapat, berkasnya sudah selesai semua tapi aku lupa mengantar berkas nya ke ruang tuan Dicky (Adelia melihat jam tangan sudah pukul 09 : 35) gawat! aku harus mengantar berkas ini secepat nya, seharus nya kalo aku antar berkas ini sekarang maka masih ke buru sebelum rapat di mulai (merapikan dan mengantarkan berkas ke ruang kerja Dicky)


Adelia berjalan cepat ke ruang kerja Dicky...


"Permisi pak, aku ada perlu dengan tuan Dicky" Adelia minta izin ke pada satpam untuk masuk ke ruang kerja Dicky


"Tapi aku ada perlu dengan tuan Dicky, sangat penting!" jelas Adelia


"Tidak boleh! tidak ada seorang pun yang boleh masuk ruang kerja boss Dicky sekarang" bentak satpam


" Maaf pak, aku akan segera pergi, eh... lihat itu pak! ada seorang yang jatuh pingsan di situ! cepat lihat lah orang itu pak!" Adelia mengelabui satpam


"Benarkah? Dimana? aku harus segera melihat orang itu!" kata satpam


"Di situ pak! cepatlah nanti nyawa nya akan dalam masalah!" Adelia meyakinkan satpam


"Baik lah aku harus selamatkan orang itu dulu" satpam segera pergi meninggalkan Adelia


"Maaf sekali ya pak! aku harus berbohong demi berkas penting ini! haha ternyata pak satpam itu gampang di bohongi juga" Adelia langsung masuk ke ruang kerja Dicky


"Tuan! tuan! maaf aku menerobos masuk, karena pak satpam tidak mengizinkan aku masuk, eh...?" Adelia tiba-tiba tercengang melihat Dicky tertidur di ruang kerja nya


"Hmm..." Dicky terbangun namun kepala nya tetap rebah di meja


"Maaf mengganggu tuan, aku hanya ingin mengantar berkas untuk rapat nanti tuan, tapi maaf sekali tuan, anda ada rapat yang sebentar lagi akan mulai, apakah tuan tidak enak badan?" Adelia meletakan berkas di atas meja dan ingin menyentuh kening Dicky

__ADS_1


tiba-tiba tangan Adelia di pegang oleh Dicky dan Dicky memutar arah Adelia hingga membelakangi Dicky.. Dicky menutup mata Adelia dengan ke dua tangan nya...


"Nona, tutup mata mu sebentar, jangan buka mata mu sampai aku suruh buka dan jangan kemana-mana" Dicky pergi ke toilet


"Huhh..." Dicky mencuci wajah dan merapikan rambut nya (aihhh.. mata ku seperti mata panda saja, ini karena aku begadang sampai pagi, setelah cuci muka seharusnya tidak parah lagi, masih jelas tapi ya sudah lah)


Ada apa dengan tuan Dicky? mengapa dia sangat aneh hari ini? Apa karena dia demam hingga pikirannya rusak? (Adelia bingung)


beberapa menit kemudian....


"Nona ada apa kamu mencari ku kemari?" tanya Dicky berjalan mendekati Adelia


"Maafkan aku tuan! aku hanya ingin mengantar berkas untuk rapat nanti dan aku.. aku... maaf telah mengganggu tidur tuan, tapi itu karena sebentar lagi tuan akan melaksanakan rapat, jadi aku telah mengganggu tuan, maafkan aku.." jelas Adelia pada Dicky dengan mata tertutup


"Pufff.. Sampai kapan kamu mau menutup mata mu? hahahaha..." Dicky tiba-tiba tertawa


"Hah..???" Adelia bingung


"Whahahaha" Dicky tertawa


"Tuan, apa kamu baik-baik saja? apa kamu demam hingga pikiran mu menjadi error?" Adelia membuka mata membalikan badan dan secara spontan menyentuh kening Dicky


"Hai! kamu sedang apa? aku ini baik-baik saja" Dicky berhenti dari tawa nya


"Hah.. maaf! maaf tuan, aku.. aku.." Adelia tiba-tiba menutup mata nya kembali


"Ssstttt! tidak usah di jelaskan, hahahahaha" Dicky menyodorkan telunjuk kanan ke bibir Adelia menyuruh Adelia diam, tiba-tiba Dicky ngakak melihat Adelia menutup mata nya lagi


"?????" Adelia kebingungan


"Apa kamu ini bodoh? mengapa kamu menutup mata mu lagi?" Dicky sentil kening Adelia


"Aww.... tapi bukan nya tuan suruh aku untuk menutup mata? dan tidak boleh membuka mata hingga tuan menyuruh aku membuka nya?" jelas Adelia menyentuh kening yang kena sentil Dicky


"Kamu ini sangat polos atau bodoh sih? Aku hanya bercanda saja, kalo sudah bicara harus nya kamu buka saja mata mu!" Dicky mencubit hidung Adelia


Degh.. degh.. degh..


"Aku.. aku... aku ada urusan di luar, jadi aku harus pergi dulu tuan" Adelia gerogi hingga pamit dan lari sekencang kilat keluar


"Hehhh???" Dicky bingung


**Hai teman! tetap tunggu ya kelanjutan nya! cerita nya akan semakin seru lo!


silahkan beri like, rate dan jadikan favorite, jika berkenan beri vote pada novel ini, jika ada masukan dan kritikan silahkan beri komentar ya!

__ADS_1


Aku tunggu ya! ^_^


__ADS_2