
Andi segera menghampiri adik kesayangan nya.
"Dek kenapa kaki kamu bisa terluka?" tanya Andi cemas menghampiri gadis cantik berlesung pipit sedang duduk di dalam pos keamanan taman hiburan.
"Hai! Kamu apakan adik ku?" Andi melihat judes pada Denis
"Tadi aku...." Denis ingin menjelaskan kejadian yang di alami diri nya dan Ficka, namun Ficka memotong pembicaraan nya
"Kakak, jangan marah ya! Aku tadi tak sengaja betabrakan dengan kak Denis hingga aku terjatuh, tapi kakak tenang saja, kak Denis telah mengobati luka di kaki ku kok kak" gadis cantik berlesung pipit memotong pembicaraan Denis dan menceritakan kejadian yang ia alami dengan Denis ke pada kakak nya.
"O seperti itu, kamu seharus nya lebih hati-hati, untung luka di kaki kamu telah di obati pria ini, kalo tidak aku tidak akan memaafkan pria ini!" Andi melirik Denis tidak suka
"Kakak, jangan seperti itu, bukti nya kak Denis bertanggung jawab kok, lihat ini luka di kaki ku telah di obati kak Denis" Ficka membela Denis ke pada kakak nya
"Ya sudah lah, kita pulang saja ya dek, lagian kaki mu seperti ini juga, mana bisa bermain-main lagi di taman" Andi menghela napas
"Iya kak, tapi jalan nya pelan-pelan saja ya" Ficka mencoba berdiri
"Tidak perlu, kakak akan gendong kamu ke mobil" Andi mendekat ke pada Ficka
"A, tidak perlu kak, aku sudah besar, kakak tuntun aku pelan-pelan saja ya kak" Ficka menolak di gendong Andi
"Sudah jangan bawel, kakak tidak mau kamu kesakitan! Adik kakak yang baik nurut ya dengan kakak" Andi membujuk adik kesayangan nya.
"Hmm, baik lah kakak" Gadis cantik berlesung pipit itu menurut dengan kakak tersayang nya.
"Nah gitu dong anak baik, nurut dengan kakak mu ini" Andi mengusap-usap kepala Ficka
"Iya iya, kakak berhenti mengusap kepala ku, rambut ku bisa berantakan kak" Ficka menahan tangan kakak nya lalu merapikan rambut nya.
Wahh.. Gadis cantik berlesung pipit ini ternyata sangat akrab sekali dengan kakak nya, hubungan mereka seperti teman baik saja, aku menjadi iri terhadap hubungan mereka.
Aku hanya lah anak tunggal tidak memiliki adik, seandai nya saja aku memiliki adik, aku pasti akan sangat menjaga dengan baik.
"Kak Denis, aku dan kakak ku pamit pulang dulu ya!" Ficka di gendong kakak nya
"Iya hati-hati ya, dan semoga kaki nya lekas sembuh" Jawab Denis mundur dari dari pintu
__ADS_1
"Iya kak Denis, terima kasih ya" Gadis cantik berlesung pipit tersenyum
"Iya" Denis tersenyum melihat Ficka di gendong kakak nya
"Da da kak Denis, sampai jumpa! Semoga kita bisa bertemu lagi di lain waktu.
"Uhuk. Terima kasih ya telah mengobati adik ku" Andi mengucapkan terima kasih namun tidak ikhlas
"Iya kak" Jawab Denis canggung
Ficka dan kakak nya pun pergi dari pos keamanan taman hiburan, sedangkan Denis melihati Ficka yang di gendong kakak nya dari pintu pos keamanan taman hiburan.
Sial sekali, seandai nya aku tidak betabrakan dengan gadis cantik berlesung pipit itu, mungkin aku sudah bisa bertemu dengan Adelia.
Aku tidak tau pasti yang aku lihat itu benar Adelia, tapi hati ku mengatakan yang aku lihat itu memang benar Adelia.
Adelia aku sangat rindu kamu!
Denis memandang foto Adelia di dompet nya.
Sudah lah! semoga di waktu yang lain aku bisa berjumpah dengan Adelia lagi, aku akan selalu setia menunggu kamu Adelia.
"Eh, ini kan ponsel gadis cantik berlesung pipit tadi, mengapa ada di sini? Seperti nya tertinggal saat siap menelpon kakak nya. Lebih baik ku simpan dulu ponsel ini, aku yakin kakak nya Ficka tidak akan lepas.
Di sisi lain.
"Kita sudah sampai di mobil, apa ada oleh-oleh yang kamu inginkan? Kakak akan belikan untuk kamu!" tanya Andi berdiri di samping pintu mobil yang terbuka
"Gak kak, aku gak mau apa-apa, o iya kak, tolong aku ya kak, ponsel ku tertinggal di pos keamanan taman hiburan kak, aku mintak tolong kakak jemput ya! Mungkin ponsel ku sudah di selamatkan sama kak Denis kak" Mohon Ficka menempelkan kedua telapak tangan nya
"Dasar kamu gadis bodoh yang ceroboh" Andi mengusap kepala Ficka
"Kakak, kamu mengacak rambut ku lagi" Ficka manyun
"Ya sudah tunggu kakak di sini ya, kakak akan pergi mengambil ponsel milik mu" Andi tersenyum melihat adik kesayangan nya manyun
"Iya kakak" Ficka tersenyum manja memamerkan lesung pipit nya
__ADS_1
Andi pergi ke pos keamanan taman hiburan tempat kerja nya Denis.
Di lain tempat dengan waktu yang bersamaan.
Hendra setelah makan menerima panggilan penting, setelah selesai menerima panggilan Hendra langsung menarik Dicky menjauh dari antara Adelia dan Riska.
"Gawat Ky! Gawat!" Hendra terlihat sangat Khawatir.
"Gawat apa? Bicarakan yang benar!" Dicky dingin.
"I itu Ky! Aku barusan dapat panggilan yang memberi informasi tentang preman yang jadi tahanan pada waktu itu. Ada orang yang menebus nya dengan merahasiakan identitas nya!" Hendra khawatir menjelaskan berita yang ia dapat dari panggilan tadi.
"Apa!!" Dicky terkejut
"Iya, kita harus secepat nya mengurus masalah ini ky! Jika terlalu lama maka kita akan lebih susah memecahkan masalah ini!" Jelas Hendra cemas
"Kamu benar, liburan ini harus sampai sini dulu, pada lain waktu kita ulang lagi!" Dicky berjalan dengan ekspresi yang campur aduk.
"Tuan kenapa? Apa kamu baik-baik saja?" Tanya Adelia bingung melihat suasana hati Dicky tiba-tiba menjadi buruk
"Sebelum nya aku mintak maaf ke pada nona Adelia, adik kecil dan juga Riska. Aku tidak dapat menemani kalian bermain hari ini, aku tiba-tiba ada urusan mendadak yang tidak bisa aku tinggalkan. Tapi aku janji di lain waktu aku akan menemani kalian main lagi. Ini sedikit uang untuk kalian bermain dan belanja di sini. Aku dan Hendra harus pergi dulu" Dicky mengeluarkan uang lembaran 100 ribu sebanyak 30 lembar dan meletakan uang itu di tangan Adelia.
"O baik lah tuan, aku bisa mengerti tuan, tapi ini uang nya kebanyakan tuan" Adelia menyodorkan kembali uang itu ke pada Dicky.
"Tak apa nona, kamu gunakan lah uang itu untuk menghibur diri mu juga adik kecil dan Chika" Dicky mendorong tangan Adelia.
"Baik lah tuan, terima kasih banyak ya, semoga semua urusan tuan secepat nya terselesaikan" Adelia berterima kasih ke pada Dicky.
"Aku dan Hendra pergi dulu!" Dicky dan Hendra pamitan pada Adelia, Riska dan Chika.
"Baik tuan/bos/kak tampan, hati-hati ya" jawab Adelia, Chika da Riska serentak.
**Bersambung.....
***Jangan lupa like, rate, vote dan jadikan favorit ya.♡♡
Di tunggu jejak nya...
__ADS_1
Terima kasih ♡^_^♡***