
**Happy reading readers 📖📖
Jangan lupa klik like👍 dan beri vote sebanyak-banyak nya ya readers🙏😘
Kritik dan saran dari readers akan sangat membantu author dalam berkarya🙏😘
Jangan lupa juga jadikan novel ini sebagai favorit❤️ ya readers, agar readers semua tidak ketinggalan setiap up episode nya.
Semangat terus bagi readers yang sedang berjuang menggapai cita-cita nya dan semoga sehat selalu ya💪💪😇
Salam hangat dari author😘😘
alsya suci maesya putri**
"Kak Hendra...! Kamu jahat! Mengapa kamu terus menyiksa aku? Mengapa a? Dulu kamu bilang kamu sayang pada ku dan ingin aku menjadi milik mu!
Tapi mengapa sekarang saat aku benar-benar ingin bersama mu, kamu malah tidak mau bangun! Bangun kak! Bangun! Huhuhu...
Aku rindu pada mu kak, aku sangat rindu... Jika kamu tidak juga bangun! Aku akan pergi selama-lama nya dari dari dunia ini!
Biar kamu tahu betapa berarti nya kamu dalam hidup ku! Jika kamu tidak juga bangun! Ini adalah saat awal dan akhir cinta ku pada mu...
Huhuhu..." Chika mengangkat pisau di tangan nya ingin menusuk perut nya sendiri.
"Chika..!! Jangan!!" Teriak Adelia dan Dicky serentak.
__ADS_1
"Kak Hendra, selamat tinggal.. Aku mencintai mu.." Chika menangis perlahan mata nya ia tutup dan tangan nya gemetar memegang pisau yang perlahan di ayunkan ke arah perut nya.
"Tidak!!!" Teriak Hendra tiba-tiba sadar dari koma nya, mata nya berlinang dengan air mata.
!!!!!!!!!!!
Chika terkejut mendengar teriakan yang suara nya tidak asing di telinga nya.
Air mata Chika tak berhenti mengalir senyuman bahagia tiba-tiba terbit di wajah nya, pisau yang di pegang di tangan nya terjatuh.
"Kak Hendra!" Chika berlari dan langsung memeluk Hendra yang baru saja tersadar dari koma nya.
Tubuh Chika gemetar memeluk Hendra.
Hendra memeluk balik Chika yang memeluk nya.
"Gadis bodah" Kalimat yang Hendra ucapkan saat menusuk kening Chika dengan jari telunjuk nya.
"Aduhh..." Chika tak peduli kening nya di tusuk Hendra dengan jari telunjuk nya.
"Chika, maafkan aku telah membuat mu khawatir!" Hendra sedih meminta maaf pada Chika.
Hendra mengusap kening Chika yang ia tusuk di jari telunjuk nya.
"Tidak kak! Aku yang harus nya minta maaf pada kakak, aku yang sudah membuat kakak seperti ini! Maafkan aku kak! Huhuhu..." Chika menangis terus meminta pada maaf pada Hendra.
__ADS_1
"Jangan seperti itu! Itu semua bukan salah mu!" Hendra mengusap air mata Chika.
"Huhuhu.. Jangan seperti ini lagi kak! Jangan pernah sakit lagi! Kakak tak tau aku rasa nya ingin mati saja jika kakak seperti itu! Aku mencintai mu kak, aku sangat sayang pada mu dan aku sangat rindu kamu" Chika memeluk Hendra dan tak ingin melepas nya.
"!!!!!!!!" Hendra terkejut dengan mendengar pernyataan Chika terhadap nya.
"Kamu.. kamu.." Hendra bicara terbata-bata.
"Kamu tak salah dengar kak, itu benar-benar isi hati ku yang paling dalam kak" Chika mencium pipi Hendra.
Deg.. deg.. deg..
Detak jantung Hendra berdetak kencang tidak karuhan.
Hendra terdiam wajah nya merona dan terasa panas bagai terbakar.
"Chika..!" Hendra memeluk dan mencium Chika.
**Bersambung..
Salam dari...
❤️Kisah rumah angker👻
❤️Beautiful ceo love story💖
__ADS_1
❤️Berinkarnasi menjadi istri boss dingin💖**