
**Happy reading readers!
Jangan lupa klik like dan beri vote sebanyak-banyak nya ya readers.
Jangan lupa juga jadikan novel ini sebagai favorit ya readers, agar readers semua tidak ketinggalan setiap up episode nya.
Salam hangat dari author
alsya suci maesya putri**
Dicky dan Adelia pergi menjemput Panji dan Riska ke sekolah.
.
.
.
Dicky dan Adelia sampai di sekolah Panji dan Riska.
"Tuan, biar aku saja yang menjemput Riska dan Panji ke dalam sekolah" Adelia membuka sabuk pengaman di dalam mobil.
"Aku juga ikut ya ke dalam? Aku malas sendiri di mobil" Tutur Dicky memandang Adelia.
__ADS_1
"Terserah tuan saja deh" Adelia turun dari mobil.
"Oke, aku akan ikut ke dalam juga" Dicky turun dari mobil lalu menghampiri Adelia.
"Yuk tuan!" Adelia berjalan perlahan.
"Iya" Dicky mengikuti Adelia dari belakang.
"Kok sepi sekali ya? Tuan, sekarang sudah jam berapa?" Tanya Adelia khawatir.
"Jam 2 lewat" Dicky melihat jam tangan nya.
"Apa!! Kita telat menjemput Riska dan Panji tuan, Panji dan Riska jam 1 sudah keluar tuan" Adelia khawatir berlari keliling pekarangan sekolah mencari Riska dan Panji.
Adelia dan Dicky mencari Riska dan Panji di sekolah dan sekitar nya, namun Riska dan Panji tidak juga ketemu.
"Kamu tenang lah dulu, mungkin Riska dan Panji sudah pulang duluan" Jawab Dicky tenang.
"Tidak tuan, Riska tidak akan pulang duluan, karena aku pernah bilang pada Riska jangan ke mana-mana setelah pulang sekolah.
Tunggu aku yang jemput nya baru kita pulang bersama dan Riska tak pernah membantah perintah ku tuan!
Aku benar-benar khawatir, perasaan ku sangat kacau, aku punya firasat buruk akan terjadi, tapi aku tak tau ini akan terjadi pada siapa" Adelia khawatir menahan air mata.
__ADS_1
"Kamu tenang dulu ya! Kita cari Riska dan Panji sekarang juga" Dicky berusaha menenangkan Adelia.
"Baik tuan" Jawab Adelia lesuh.
Dicky dan Adelia mencari Riska dan Panji ke segala tempat yang pernah mereka datangi namun tidak juga ketemu.
"Hu hu hu hu hu hu.. Tuan, Riska dan Panji belum juga ketemu, ke mena mereka berdua? ini.. ini semua salah ku.. hu hu hu.. Maafkan kakak dek.. hu hu hu.." Adelia menangis khawatir pada Riska dan Panji yang belum juta ketemu.
"...." Dicky diam tak berdaya.
Dicky mengantar Adelia ke kontrakan nya.
"Kamu tenang ya! Kamu tunggu di kontrakan saja, aku dan anggota ku akan mencari Riska dan Panji sampai ketemu, sudah jangan menangis lagi!" Dicky memeluk Adelia sembari mengelus-elus kepala nya.
"Tidak tuan! Aku mau ikut mencari Riska dan Panji juga! Aku tak mau pulang!" Teriak Adelia dengan suara serak sembari mendorong Dicky yang memeluk tubuh nya.
"Sekarang sudah malam! Jangan membantah! Menurut lah! Aku dan anggota ku akan segera membawa Riska dan Panji pulang!" Bentak Dicky pada Adelia.
".... Hisk hisk hisk" Adelia terkejut menangis tersedu-sedu oleh bentakan Dicky.
Bersambung....
**Salam dari...
__ADS_1
♡Kisah Rumah Angker
♡Beautiful Ceo Love Story**